Jakarta -
Bunda pernah mendengar istilah hoarding behavior? Istilah tersebut merujuk pada kebiasaan seseorang menimbun peralatan di rumah.
Melansir dari Mayo Clinic, hoarding behavior didefinisikan sebagai kesulitan berkepanjangan yang dialami seseorang untuk membuang alias berpisah dengan barang-barangnya lantaran percaya bahwa dia perlu menyimpannya. Seseorang yang mengalami hoarding behavior secara berjenjang menyimpan alias mengumpulkan sejumlah besar barang, terlepas dari nilai sebenarnya.
Perilaku menimbun peralatan berkisar dari ringan hingga berat. Dalam beberapa kasus, perilaku menimbun peralatan mungkin tidak banyak berakibat pada kehidupan. Namun dalam kasus lain, perihal itu bisa sangat memengaruhi kegunaan hidup seseorang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Psychology Today, penelitian terbaru menghubungkan kebiasaan menimbun peralatan dengan karakter kepribadian tertentu. Studi ini dilakukan dengan menggunakan Millon Clinical Multiaxial Inventory-III, perangkat penilaian psikologis yang terdiri dari 175 item benar-salah yang didasarkan pada teori kepribadian pencetusnya.
Teori tersebut menyatakan bahwa gangguan psikologis muncul dari pola kepribadian yang mendasari yang dikombinasikan dengan tekanan psikososial tertentu. Hasil studi mengungkapkan bahwa sejumlah besar peserta penelitian mempunyai skor tinggi untuk beberapa sifat kepribadian, terutama sifat menghindar, dependen, depresif, dan skizoid.
Ciri kepribadian orang yang suka menimbun barang
Melansir dari beberapa sumber, berikut 13 karakter kepribadian orang yang suka menimbun peralatan di rumah:
1. Sensitif terhadap penolakan
Orang yang suka menimbun peralatan condong mempunyai kepribadian menghindar. Mereka sangat sensitif terhadap penolakan dan kritik, yang dapat menyebabkan kesulitan untuk membuang barang-barang lantaran takut membikin keputusan yang salah yang dapat dikritik.
2. Memiliki halangan dalam hubungan sosial
Individu yang suka menimbun condong sangat pemalu dan tersendat secara sosial. Hal itu dapat memperburuk pola isolasi yang mereka lakukan dan sering terlihat dalam kebiasaan menimbun barang.
3. Memiliki emosi tidak bisa melakukan sesuatu
Rasa tidak bisa dalam melakukan sesuatu bisa menjadi karakter kepribadian orang yang suka menimbun, Bunda. Rasa tidak bisa yang meluas dapat menyulitkan perseorangan untuk terlibat secara percaya diri dalam perawatan alias kegiatan terapeutik.
4. Kebutuhan bakal validasi
Seseorang yang sering menimbun peralatan umumnya menunjukkan kebutuhan yang berlebihan untuk diperhatikan alias mendapatkan validasi. Hal tersebut mungkin bermanifestasi sebagai keengganan untuk membikin keputusan tentang membuang peralatan tanpa kepastian yang berlebihan dari orang lain.
5. Cenderung takut bakal perpisahan
Mereka yang cuka menimbun peralatan sering kali mempunyai ketakutan yang mendalam bakal perpisahan dan pengabaian. Rasa takut itu tercermin dalam kebiasaan mengakumulasi kekayaan barang dan barang.
6. Kesulitan untuk membikin keputusan
Sifat ini dapat muncul lantaran kebiasaan. Mereka yang mempunyai perilaku hoarding behavior tidak dapat memutuskan apa yang kudu disimpan dan apa yang kudu dibuang sehingga menyebabkan akumulasi peralatan di rumahnya.
7. Sering merasa sedih
Orang yang suka menimbun peralatan biasanya sering merasa sedih, Bunda. Perasaan sedih yang mendalam dan terus-menerus dapat mengurangi motivasi dan daya untuk terlibat dalam kegiatan merapikan alias latihan terapeutik.
8. Rendah diri
Perasaan rendah diri dapat menyebabkan kurangnya inisiatif, yang diperlukan untuk mengatasi penimbunan barang. Perasaan rendah diri semakin intens jika dikombinasikan dengan emosi tidak berbobot yang dialami oleh orang dengan hoarding behavior.
9. Mudah putus asa
Rasa putus asa yang menyeluruh dapat membikin seseorang percaya bahwa situasinya tidak dapat membaik. Hal tersebut dapat menjadi penghalang yang signifikan untuk terlibat dalam pengobatan.
10. Memiliki sikap dingin
Orang yang suka menimbun peralatan sering tampak menyendiri alias terlepas dari hubungan sosial yang normal. Hal tersebut pada akhirnya dapat menghambatnya mendapatkan jaringan support dan menjalani proses pengobatan.
11. Rentang ekspresi emosional yang terbatas
Individu dengan perilaku hoarding behavior mungkin tidak banyak mengekspresikan emosinya. Hal itu sering kali menyulitkan terapis dan personil family untuk memahami perjuangan dan kebutuhan mereka.
12. Suka menyendiri
Mereka yang suka menimbun peralatan sering dianggap anti-sosial alias suka menyendiri. Preferensi untuk menyendiri ini dapat mengurangi kesempatan untuk mendapatkan support sosial, yang sangat krusial bagi perseorangan yang berjuang dengan perilaku menimbun barang.
13. Sulit dalam melakukan perencanaan alias pengorganisasian
Ciri terakhir dari orang yang suka menimbun peralatan adalah susah dalam melakukan perencanaan alias pengorganisasian. Mereka terlalu banyak menyimpan peralatan dalam susunan yang tidak teratur. Mereka juga sering membeli peralatan yang 'tak dibutuhkan' secara spontan untuk ditimbun di dalam rumah.
Demikian 13 karakter kepribadian orang yang suka menimbun peralatan di rumah. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·