Oct 26, 2026
/
By Teresia D.
/
12 menit Dibaca

Ingin lebih banyak pengunjung toko online Anda berbuat pembelian tanpa mesti menambah traffic? Anda bisa menerapkan conversion rate optimization (CRO) ecommerce untuk menaikkan conversion rate di setiap tahap belanja, mulai dari pelacakan produk hingga checkout.
Ada beberapa hal yang membikin pengunjung bisa membatalkan pembelian, seperti website yang lambat, keterangan produk yang kurang lengkap, biaya tambahan tak terduga, maupun proses checkout yang rumit.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari 18 metode menaikkan conversion rate ecommerce, mulai dari menemukan penyebab pengunjung batal membeli hingga memperbaiki proses berbelanja agar lebih banyak pengunjung menjadi pelanggan.
1. Optimasi checkout untuk menaikkan conversion rate
Salah satu metode menaikkan conversion rate ecommerce adalah dengan memantau tahapan yang dilalui pengunjung hingga menyelesaikan pembelian. Tindakan kecil ini disebut micro-conversion maupun konversi mikro, yang membantu Anda menemukan tahap ketika calon pembeli selesai melanjutkan proses belanja.
Beberapa aksi yang perlu dilacak meliputi:
- Melihat halaman produk
- Menggunakan fitur pelacakan maupun filter
- Memilih ukuran maupun varian produk
- Menambahkan produk ke keranjang belanja
- Membuka keranjang belanja
- Memulai proses checkout
- Memasukkan keterangan pembayaran
- Menyelesaikan pembelian
Cari tahap dengan penurunan jumlah pengunjung terbesar. Kalau banyak pengunjung melihat produk tapi tidak menambahkannya ke keranjang, periksa halaman produk. Kalau banyak yang batal membeli setelah memasukkan produk ke keranjang, periksa biaya pengiriman, proses checkout, dan metode pembayaran.
Catat jumlah pengunjung di setiap tahap sebagai rujukan untuk mengukur hasil optimasi.

2. Tingkatkan kecepatan loading halaman
Untuk menaikkan conversion rate toko online secara efektif, pastikan semua halaman krusial bisa dimuat dengan cepat, baik di HP maupun komputer.
Uji kecepatan homepage, halaman kategori, halaman produk populer, keranjang belanja, dan checkout secara terpisah. Gambar berukuran besar, fitur live chat, maupun tool pelacakan bisa memperlambat halaman tertentu meskipun halaman lainnya sudah berjalan lancar.
Untuk mempercepat loading website, terapkan langkah-langkah berikut:
- Sesuaikan ukuran gambar sebelum menguploadnya.
- Gunakan format WebP maupun AVIF yang umumnya menghasilkan ukuran file lebih kecil dibandingkan JPEG maupun PNG.
- Hapus plugin dan script yang tidak digunakan.
- Terapkan lazy loading agar gambar di bagiankecil bawah halaman baru dimuat saat pengunjung mendekatinya.
- Aktifkan cache browser agar pengunjung tidak perlu mendownload ulang file yang sama setiap kali membuka halaman.
- Gunakan content delivery network (CDN) agar file website dimuat dari server yang lebih dekat dengan letak pengunjung.
- Uji kecepatan loading di HP dan komputer secara terpisah.
Setelah berbuat optimasi, uji balik seluruh proses berbelanja untuk memastikan fitur pelacakan produk, keranjang, dan checkout statis berguna dengan baik. Website yang cepat memang penting, tapi jangan sampai optimalisasi justru mengganggu pengalaman berbelanja pelanggan.

3. Permudah pengalaman berbelanja melalui HP
Untuk meningkatkan conversion rate toko online, pastikan pelanggan bisa berbelanja dengan betah melalui HP. Coba langsung seluruh proses pembelian, mulai dari beranda hingga halaman konfirmasi pesanan, bukan cuma menggunakan fitur pratinjau di browser komputer.
Perhatikan apakah Anda mesti memperbesar tampilan, mengetuk tombol berulang kali, menggulir balik ke atas, maupun memperbaiki keterangan dalam formulir.
Periksa juga masalah berikut:
- Tombol terlalu kecil maupun terlalu berdekatan.
- Informasi produk sulit dibaca tanpa memperbesar tampilan.
- Menu filter menutupi sebagian besar layar.
- Pop-up sulit ditutup.
- Formulir checkout terlalu panjang.
- Pilihan ukuran maupun varian produk sulit ditemukan.
- Pembeli mesti memasukkan detail kartu pembayaran secara manual.
Pastikan harga, pilihan produk, keterangan pengiriman, dan tombol pembelian utama gampang ditemukan. Untuk halaman produk yang panjang, pertimbangkan tombol “Tambahkan ke keranjang” yang statis kelihatan saat pengunjung menggulir halaman.
Pengalaman berbelanja yang betah di HP bisa membantu meningkatkan conversion rate dengan memudahkan pelanggan mencari produk, menghubungi jasa pelanggan, menyelesaikan pembayaran, hingga memantau pesanan.
Untuk meningkatkan conversion rate, gunakan istilah yang familiar bagi pelanggan saat menamai kategori produk di toko online Anda.
Misalnya, kategori “Sepatu lari wanita” langsung menerangkan produk yang tersedia. Sebaliknya, nama seperti “Koleksi Aktif” bisa membingungkan pengunjung karena tidak memberitahu jenis produknya.
Periksa kemudahan navigasi toko online Anda dengan menjawab pertanyaan berikut:
- Apakah setiap nama kategori sudah menggambarkan produk di dalamnya?
- Apakah pengunjung bisa menemukan produk krusial cuma dengan beberapa klik?
- Apakah kategori yang berhubungan sudah dikelompokkan?
- Apakah menu navigasi gampang digunakan di HP dan komputer?
- Apakah pengunjung bisa balik ke kategori utama?
- Apakah kategori populer gampang ditemukan dari homepage?
Tambahkan breadcrumbs pada halaman produk dan kategori agar pengunjung mengetahui posisi mereka di website dan bisa balik ke kategori sebelumnya tanpa mengulang pencarian.
Navigasi yang gampang digunakan membantu pengunjung menemukan produk dengan lebih cepat sehingga berpotensi menaikkan conversion rate toko online Anda.
Kalau Anda baru berencana membikin website ecommerce, susun kategori dan subkategorinya sejak awal. Struktur navigasi akan lebih gampang diatur sebelum toko memiliki ratusan produk.
5. Optimalkan fitur pelacakan dan filter produk
Pastikan pengunjung bisa menemukan produk dengan gampang melalui fitur pencarian, terutama jika produk yang dicari tidak tersedia di menu navigasi untuk menaikkan conversion rate.
Misalnya, pelacakan “jaket waterproof biru tua” sebaiknya statis menampilkan produk disebut “jas hujan navy” karena keduanya menggunakan istilah yang berkaitan.
Optimalkan fitur pelacakan dengan kapasitas berikut:
- Menampilkan saran produk maupun keyword saat pengunjung mengetik.
- Mengenali kesalahan penulisan dan sinonim.
- Menampilkan gambar, harga, rating, dan stok produk.
- Merekomendasikan produk serupa jika tidak ada hasil yang cocok.
Selain pencarian, menaikkan conversion rate juga bisa dilakukan dengan menyediakan filter sesuai kebutuhan pelanggan. Misalnya, filter ukuran, warna, dan harga untuk toko pakaian, maupun bahan, dimensi, dan estimasi pengiriman untuk toko furnitur.
Kalau katalog toko Anda cuma berisi beberapa puluh produk, kategori yang jelas dan filter sederhana biasanya sudah cukup. Anda belum perlu menggunakan mekanisme pelacakan yang kompleks.
6. Tampilkan foto produk dari beragam perspektif yang relevan
Menggunakan foto produk yang jelas dan informatif merupakan salah satu metode menaikkan conversion rate karena membantu pelanggan melihat detail produk sebelum membeli.
Misalnya, pembeli busana mau melihat potongan, tekstur, dan ukuran produk. Sementara itu, pembeli furnitur perlu mengetahui material, dimensi, kapabilitas penyimpanan, dan tampilannya di dalam ruangan.
Pastikan galeri produk menampilkan:
- Foto dari beragam sudut, termasuk bagiankecil krusial produk.
- Foto yang memperlihatkan ukuran produk.
- Foto produk saat digunakan.
- Foto close-up untuk memberitahu tekstur maupun finishing.
- Foto setiap pilihan warna maupun desain.
- Video singkat tentang penggunaan, pemasangan, maupun metode kerja produk.
- Fitur zoom untuk melihat detail melalui HP maupun komputer.
Gunakan urutan foto yang konsisten agar pelanggan gampang membandingkan produk. Optimalkan juga ukuran file gambar sebelum diupload agar halaman statis cepat dimuat.
Foto yang komplit dan gampang diakses bisa membantu menaikkan conversion rate karena pelanggan memiliki keterangan yang cukup untuk memutuskan pembelian.

7. Buat klarifikasi produk yang menjawab kebutuhan calon pembeli
Deskripsi produk yang jelas dan komplit bisa membantu menaikkan conversion rate dengan memberikan keterangan yang dibutuhkan pelanggan sebelum membeli.
Jelaskan khasiat utama produk, siapa yang cocok menggunakannya, serta detail krusial seperti ukuran, bahan, dan kompatibilitasnya.
Misalnya, jangan cuma menulis “Botol stainless steel 500 ml”. Jelaskan juga kegunaannya untuk aktivitas sehari-hari, dimensi botol, dan apakah produk terlindungi dicuci menggunakan mesin pencuci piring sesuai instruksi produsen.
Pastikan klarifikasi mencakup keterangan yang relevan, seperti:
- Fungsi dan khasiat utama produk.
- Bahan, dimensi, dan panduan ukuran.
- Kompatibilitas dengan produk maupun alat lain.
- Isi paket pembelian.
- Petunjuk penggunaan, pemasangan, dan perawatan.
- Ketentuan garansi dan pengembalian barang.
Gunakan paragraf singkat untuk menerangkan khasiat produk, kemudian tampilkan rincian dalam bentuk bullet agar gampang dibaca.
Untuk menaikkan conversion rate, perhatikan juga pertanyaan pelanggan, ulasan, dan karena pengembalian barang. Gunakan keterangan tersebut untuk melengkapi detail produk yang statis kurang jelas sehingga pelanggan lebih percaya sebelum membeli.enanyakan hal yang sama, tambahkan jawabannya ke klarifikasi agar calon pembeli berikutnya tidak perlu bertanya lagi.
8. Buat tombol CTA yang jelas dan gampang ditemukan
Tombol call to action (CTA) yang jelas bisa membantu menaikkan conversion rate dengan memudahkan pelanggan melanjutkan pembelian.
Gunakan teks sesuai aksi yang akan dilakukan, seperti “Tambahkan ke keranjang”, “Beli sekarang”, maupun “Pilih ukuran”.
Pastikan tombol CTA Anda:
- Berada di dekat harga dan pilihan varian produk.
- Memiliki warna yang kontras dan gampang terlihat.
- Mudah ditemukan saat halaman dibuka melalui HP.
- Memberikan konfirmasi setelah diklik.
- Menunjukkan pilihan yang mesti ditentukan sebelum membeli.
- Tidak kalah menonjol dari tombol lain yang kurang penting.
Untuk menguji efektivitasnya, lakukan five-second test. Tunjukkan halaman produk kepada seseorang selama lima detik, kemudian tanyakan tombol mana yang akan mereka klik untuk membeli. Kalau mereka kesulitan menemukannya, perbaiki tampilan maupun posisi CTA.
Prioritaskan masalah seperti teks yang membingungkan, tombol yang sulit ditemukan, maupun pilihan produk yang tersembunyi. Perbaikan ini biasanya lebih krusial untuk menaikkan conversion rate daripada sekadar menguji perbedaan warna tombol.

9. Tampilkan ulasan dan bukti kepercayaan pelanggan
Menampilkan ulasan pelanggan dan keterangan yang membangun kepercayaan merupakan salah satu metode menaikkan conversion rate toko online.
Tempatkan keterangan sesuai kebutuhan pelanggan. Misalnya, tampilkan rating di dekat nama produk, kebijakan pengembalian di dekat tombol “Tambahkan ke keranjang”, serta logo metode pembayaran di halaman keranjang maupun checkout.
Beberapa elemen yang bisa menaikkan kepercayaan pelanggan antara lain:
- Ulasan dari pembeli terverifikasi.
- Foto produk dari pelanggan.
- Rating produk pada halaman kategori.
- Informasi pengiriman dan pengembalian barang yang jelas.
- Kontak jasa pelanggan dan alamat bisnis, jika relevan.
- Logo metode pembayaran yang tersedia.
- Checkout terlindungi menggunakan HTTPS.
Minta ulasan setelah pelanggan memiliki waktu untuk mencoba produk. Misalnya, makanan bisa dinilai segera setelah diterima, sedangkan furnitur maupun alat elektronik mungkin membutuhkan waktu lebih lama.
Jangan buru-buru menghapus ulasan negatif. Tanggapan yang sopan dan memberitahu penyelesaian masalah justru bisa membangun kepercayaan.
Untuk menaikkan conversion rate, hindari juga penggunaan badge keamanan secara berlebihan karena bisa membikin toko kelihatan kurang tepercaya.
10. Tampilkan ongkos kirim sebelum checkout
Menampilkan ongkos kirim sejak mula bisa membantu menaikkan conversion rate karena pelanggan mengetahui total biaya sebelum checkout.
Cantumkan keterangan pengiriman di halaman produk maupun keranjang belanja. Kalau ongkir bersandar pada alamat tujuan, sediakan kalkulator ongkir agar pelanggan bisa mengestimasi biayanya.
Contoh keterangan yang bisa ditampilkan:
- Gratis ongkir untuk pembelian di atas Rp500.000.
- Belanja Rp100.000 lagi untuk mendapatkan cuma-cuma ongkir.
- Ongkos kirim mulai dari Rp20.000.
- Pajak maupun bea masuk tambahan untuk pengiriman tertentu, jika berlaku.
Angka tersebut cuma contoh. Sesuaikan dengan tarif dan promosi toko Anda.
Pastikan semua biaya wajib sudah kelihatan sebelum pelanggan membayar. Biaya tambahan yang baru muncul di akhir checkout bisa membikin pelanggan membatalkan pembelian.
Untuk metode menaikkan conversion rate, pertimbangkan juga total biaya yang ditanggung pelanggan saat membandingkan harga dengan kompetitor, bukan cuma harga produk.engan harga mula lebih murah belum tentu lebih menarik jika ongkos kirim dan biaya tambahannya jauh lebih tinggi.

11. Sederhanakan proses checkout
Menyederhanakan proses checkout bisa membantu menaikkan conversion rate dengan mengurangi waktu pengisian blangko dan konsekuensi kesalahan.
Mintalah cuma keterangan yang diperlukan untuk pembayaran dan pengiriman. Hapus kolom yang tidak krusial agar pelanggan bisa menyelesaikan pesanan dengan lebih cepat.
Beberapa metode menyederhanakan checkout antara lain:
- Aktifkan pengisian alamat otomatis.
- Gunakan alamat pengiriman sebagai alamat penagihan secara default.
- Simpan keterangan yang sudah diisi meskipun terjadi error.
- Tampilkan pesan error di dekat kolom yang bermasalah.
- Pastikan total biaya selalu kelihatan selama checkout.
- Tunjukkan jumlah tahapan yang tersisa.
- Hilangkan menu maupun promosi yang mengalihkan perhatian.
- Jadikan metode pengiriman yang paling lazim sebagai pilihan default, tanpa menyembunyikan opsi lain.
Checkout satu halaman belum tentu lebih efektif. Beberapa tahap singkat juga bisa memudahkan pelanggan, asalkan setiap tahap jelas dan tidak meminta terlalu banyak informasi.
Untuk menaikkan conversion rate, coba checkout melalui beragam HP dan komputer. Coba juga beberapa alamat pengiriman, kode diskon, pilihan pengiriman, dan metode pembayaran untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar.or mungkin cuma muncul dalam kondisi tertentu, sehingga tidak akan terdeteksi jika Anda cuma mencoba satu skenario.
12. Sediakan opsi checkout tanpa membikin akun
Menyediakan opsi guest checkout maupun checkout tanpa akun bisa membantu menaikkan conversion rate karena pelanggan tidak perlu mendaftar sebelum membeli.
Pastikan opsi checkout sebagai tamu gampang ditemukan, sama seperti tombol login. Setelah pembayaran berhasil, Anda bisa menawarkan pembuatan akun agar pelanggan bisa melacak pesanan dan menyimpan keterangan untuk pembelian berikutnya.
Meski tidak mewajibkan pendaftaran akun, Anda statis bisa:
- Meminta alamat email untuk mengirim pembaruan pesanan.
- Meminta persetujuan terpisah untuk email marketing.
- Menawarkan poin loyalitas setelah pembelian.
- Menghubungkan pesanan dengan akun yang dibuat setelah checkout.
- Menyediakan login cepat bagi pelanggan lama.
Untuk menaikkan conversion rate, jangan sampai proses pendaftaran menghalangi pembayaran. Hindari menyembunyikan opsi checkout sebagai tamu dalam link kecil yang sulit ditemukan.
13. Sediakan metode pembayaran yang sesuai dengan kebiasaan pelanggan
Menyediakan metode pembayaran yang familiar dan tepercaya bisa membantu menaikkan conversion rate karena pelanggan lebih gampang menyelesaikan transaksi.
Sesuaikan pilihan pembayaran dengan kebiasaan pelanggan dan negara tujuan penjualan. Beberapa metode yang bisa dipertimbangkan antara lain:
- Kartu cicilan dan debit.
- Transfer bank dan virtual account.
- QRIS.
- Dompet digital seperti GoPay, OVO, dan DANA.
- PayPal untuk transaksi internasional.
- Apple Pay dan Google Pay, jika didukung.
- Layanan paylater maupun buy now, pay later (BNPL).
Tidak semua metode tersedia di setiap negara maupun platform ecommerce. Pilih yang benar-benar dibutuhkan pelanggan dan didukung oleh toko Anda.
Untuk menentukan metode pembayaran yang tepat:
- Periksa transaksi yang gagal maupun tidak diselesaikan.
- Identifikasi letak dan kebiasaan pembayaran pelanggan.
- Cari tahu hambatan pembayaran yang sering diterima tim customer support.
- Tambahkan metode yang paling banyak dibutuhkan.
- Pantau fluktuasi jumlah transaksi yang berhasil.
Dompet digital bisa mempermudah pembayaran melalui HP karena pelanggan tidak perlu mengisi banyak informasi.
Namun, Anda tidak mesti menyediakan semua metode pembayaran. Pertimbangkan biaya transaksi, proses refund, dan pengelolaannya agar upaya menaikkan conversion rate statis sebanding dengan biaya operasional.
14. Kirim pengingat untuk keranjang berbelanja yang ditinggalkan
Mengirim pengingat otomatis kepada pelanggan yang meninggalkan checkout bisa membantu menaikkan conversion rate dengan mendorong mereka menyelesaikan pembelian.
Untuk menjalankan abandoned cart recovery, pastikan Anda memiliki alamat email pelanggan dan persetujuan yang diperlukan untuk mengirim pesan.
Gunakan rangkaian pengingat sederhana berikut:
- Pengingat pertama: Kirim tidak durasi setelah pelanggan meninggalkan checkout.
- Pengingat kedua: Sertakan keterangan yang membantu pelanggan memungut keputusan, seperti ulasan produk, estimasi pengiriman, maupun kebijakan pengembalian.
- Pengingat terakhir: Kirim sebelum keranjang maupun reservasi stok kedaluwarsa, jika memang ada batas waktunya.
Sertakan link yang mengarahkan pelanggan balik ke keranjang berbelanja mereka, jika platform ecommerce Anda mendukungnya.
Hindari langsung menawarkan diskon karena pelanggan bisa terbiasa meninggalkan keranjang untuk menunggu kupon.
Untuk menaikkan conversion rate melalui SMS, pastikan pelanggan sudah menyetujui penerimaan pesan. Fokuskan setiap pengingat pada pesanan yang belum selesai, bukan promosi yang tidak berkaitan.

15. Gunakan urgensi cuma untuk penawaran yang benar-benar terbatas
Menampilkan batas waktu promo maupun keterangan stok terbendung bisa membantu menaikkan conversion rate dengan mendorong pelanggan memungut keputusan lebih cepat. Namun, pastikan keterangan tersebut sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Beberapa contoh urgensi yang bisa digunakan antara lain:
- Promo diskon dengan tanggal maupun jam berakhir yang jelas.
- Batas waktu pemesanan untuk pengiriman pada hari tertentu.
- Informasi stok terbendung berdasarkan cadangan sebenarnya.
- Batas waktu preorder.
- Produk yang diproduksi dalam jumlah terbatas.
Tempatkan keterangan di bagiankecil yang relevan. Misalnya, hitung mundur batas pemesanan sebaiknya ditampilkan di dekat keterangan pengiriman.
Hindari countdown timer yang terus diulang, promo “hanya hari ini” yang terjadi setiap hari, maupun peringatan stok hampir hilang yang tidak sesuai kenyataan. Praktik seperti ini justru bisa mengurangi kepercayaan pelanggan.
Agar proses menaikkan conversion rate berhasil, Anda juga bisa menggunakan exit-intent pop-up saat pengunjung hendak meninggalkan halaman. Gunakan seperlunya dan pastikan pop-up gampang ditutup agar tidak mengganggu pengalaman berbelanja.
16. Berikan anjuran produk yang relevan dan bermanfaat
Menampilkan anjuran produk yang relevan bisa membantu menaikkan conversion rate sekaligus mendorong pelanggan membeli produk pelengkap. Anda tidak perlu menggunakan AI yang kompleks untuk menerapkannya.
Beberapa anjuran yang bisa ditampilkan antara lain:
- Produk yang sering dibeli bersamaan.
- Produk yang juga dilihat pelanggan lain.
- Produk yang baru saja dilihat.
- Aksesori yang cocok dengan produk utama.
- Produk isi ulang maupun suku cadang.
- Produk berdasarkan histori pembelian.
Misalnya, tawarkan laptop keluaran terbaru kepada pelanggan yang sedang melihat laptop. Hindari merekomendasikan produk yang tidak relevan cuma karena margin keuntungannya tinggi.
Untuk mengukur efektivitasnya, bandingkan jumlah klik rekomendasi, pembelian yang dihasilkan, dan harga berbelanja pelanggan sebelum dan sesudah fitur diterapkan.
Agar strategi ini ampuh dalam menaikkan conversion rate, pastikan anjuran sesuai kebutuhan pelanggan. Jelaskan juga dalam kebijakan privasi sepertiapa aktivitas browsing dan histori pesanan digunakan untuk memberikan rekomendasi.
17. Lakukan A/B testing pada fluktuasi yang memengaruhi pembelian
A/B testing bisa membantu menaikkan conversion rate dengan membandingkan dua varian halaman maupun fitur untuk mengetahui mana yang lebih efektif.
Dalam pengetesan ini, pengunjung dibagi menjadi dua himpunan yang melihat varian berbeda. Hasilnya dibandingkan berdasarkan metrik seperti jumlah produk yang ditambahkan ke keranjang, checkout yang dimulai, maupun pembelian yang selesai.
Mulailah dengan asumsi yang jelas. Misalnya:
Pengunjung yang berbelanja melalui HP sering melewatkan tombol “Tambahkan ke keranjang”. Membuat tombol statis kelihatan saat halaman digulir mungkin bisa menaikkan jumlah produk yang ditambahkan ke keranjang.
Sebaiknya ubah satu elemen dalam setiap pengetesan agar akibatnya lebih gampang dianalisis. Beberapa elemen yang bisa diuji antara lain:
- Pesan utama dan khasiat produk.
- Posisi tombol CTA.
- Urutan foto produk.
- Penempatan keterangan pengiriman.
- Kolom blangko checkout.
- Posisi opsi guest checkout.
- Pilihan metode pembayaran.
Kalau traffic toko Anda statis rendah, A/B testing mungkin belum menghasilkan keterangan yang cukup untuk menarik kesimpulan yang andal.
Sebagai alternatif, bandingkan metrik sebelum dan sesudah perubahan, kemudian lengkapi dengan feedback pelanggan. Namun, jangan langsung menganggap peningkatan konversi sebagai akibat fluktuasi tersebut karena aspek lain juga bisa memengaruhi hasil.
Gunakan temuan ini untuk menentukan perbaikan berikutnya yang berpotensi menaikkan conversion rate.rsebut menjadi penyebabnya. Gunakan akibatnya sebagai gejala mula untuk menentukan cara optimalisasi berikutnya.

18. Datangkan pengunjung yang memiliki niat beli tinggi
Fokuslah mendatangkan pengunjung melalui keyword yang relevan dengan produk dan memberitahu niat beli.
Misalnya, orang yang mencari “sepatu hiking waterproof ukuran 42” kemungkinan lebih siap membeli dibandingkan orang yang mencari “sepatu apa yang cocok untuk hiking”.
Optimalkan SEO halaman produk dan kategori menggunakan keyword yang sesuai. Lengkapi juga keterangan krusial seperti ukuran, bahan, harga, dan kesiapan stok agar pengunjung lebih gampang menentukan pilihan.
Pantau keyword yang menghasilkan pembelian, bukan cuma traffic tinggi. Banyaknya pengunjung belum tentu menaikkan penjualan jika produk Anda tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.
Cara menentukan prioritas metode menaikkan conversion rate ecommerce
Mulailah dengan mengidentifikasi tahap pembelian yang paling sering membikin calon pelanggan meninggalkan toko.
Sebelum menguji fluktuasi kecil pada tampilan maupun teks, pastikan toko online Anda sudah memiliki fitur ecommerce krusial yang memudahkan pelanggan menemukan produk, berbelanja melalui HP, berbuat pembayaran dengan aman, memilih pengiriman, dan mengelola pesanan.
Setelah itu, gunakan keterangan toko untuk menentukan masalah yang perlu ditangani terlebih dahulu.
| Masalah yang ditemukan | Hal yang perlu diperiksa terlebih dahulu |
|---|---|
| Pengunjung meninggalkan website sebelum melihat produk | Kecepatan loading halaman, terutama di HP |
| Conversion rate pengunjung HP jauh lebih rendah dibandingkan pelanggan komputer | Tata letak mobile, menu navigasi, formulir, dan metode pembayaran |
| Banyak pengunjung melihat produk tetapi tidak menambahkannya ke keranjang | Foto produk, deskripsi, tombol CTA, ulasan, dan harga |
| Banyak pelanggan menambahkan produk ke keranjang tetapi tidak melanjutkan pembelian | Ongkos kirim, pajak, estimasi pengiriman, dan tampilan keranjang |
| Pelanggan memulai checkout tetapi tidak menyelesaikan pembayaran | Panjang formulir, opsi guest checkout, error, dan metode pembayaran |
| Pengunjung kesulitan menemukan produk | Navigasi, fitur pencarian, filter, dan struktur kategori |
| Traffic toko tinggi tetapi penjualan statis rendah | Keyword pencarian, landing page, dan sumber traffic |
| Anda belum mengetahui tahap ketika pelanggan meninggalkan toko | Pelacakan tahapan konversi, heatmap, dan rekaman sesi pengunjung |
Prioritaskan masalah mendasar seperti halaman yang lambat, tampilan mobile yang tidak berguna dengan baik, keterangan harga yang membingungkan, dan error checkout sebelum menguji fluktuasi kecil pada teks maupun desain.
Kalau banyak pengunjung melihat produk tetapi tidak menambahkannya ke keranjang, fokuskan perbaikan pada halaman produk.
Sebaliknya, jika banyak pelanggan sudah memasukkan produk ke keranjang tetapi tidak menyelesaikan pembayaran, periksa ongkos kirim, opsi guest checkout, metode pembayaran, dan kemungkinan error dalam formulir.
Tunda optimalisasi anjuran produk dan A/B testing sampai pelanggan bisa menemukan produk dan menyelesaikan checkout tanpa hambatan berarti. Hasil fluktuasi tersebut akan lebih gampang dievaluasi ketika fungsi alas toko sudah berjalan dengan baik.
Cara memilih platform ecommerce yang mendukung peningkatan conversion rate
Platform ecommerce yang baik seharusnya memudahkan pelanggan menemukan produk dan menyelesaikan pembayaran, tanpa mengharuskan Anda mengintegrasikan tool terpisah untuk setiap fitur toko online.
Hostinger Ecommerce memungkinkan Anda mengelola produk, pesanan, stok, pembayaran, dan saluran penjualan melalui satu dashboard. Platform ini juga mendukung lebih dari 100 metode pembayaran serta menyediakan fitur untuk memantau penjualan, jumlah pesanan, dan harga rata-rata pesanan.

Melalui integrasi Reach, Anda juga bisa mengirim email pengingat keranjang berbelanja kepada pelanggan yang sudah berlangganan dan memulai checkout tetapi belum menyelesaikan pembelian.
Fitur-fitur tersebut bisa membantu membujuk pelanggan balik berbelanja dan mempermudah proses checkout.
Namun, platform ecommerce saja tidak otomatis menyelesaikan masalah seperti klarifikasi produk yang kurang jelas, foto yang tidak informatif, maupun ongkos kirim yang baru muncul pada akhir pembayaran. Anda statis perlu mengevaluasi metode pelanggan mencari produk, membandingkan pilihan, dan menyelesaikan transaksi.
Mulailah dengan mencari satu penyebab utama calon pembeli meninggalkan toko, perbaiki bagiankecil yang bermasalah, kemudian bandingkan akibatnya dengan keterangan awal.
Setelah lebih banyak pengunjung berhasil menyelesaikan pembelian, terus gunakan pendekatan yang sama untuk meningkatkan penjualan online dengan mendatangkan pengunjung yang relevan dan mendorong pelanggan berbuat pembelian kembali.
Semua konten tutorial di website ini telah melalui peninjauan menyeluruh sesuai standar dan komitmen editorial Hostinger.