20 Jenis Ikan Hias Kecil Warna-warni Dan Tips Merawatnya

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Ikan hias mini warna warni– Berbagai jenis ikan hias mini warna-warni dapat menjadi pilihan menarik untuk menghiasi akuarium. Keindahan corak dan warnanya tidak hanya memikat mata, tetapi juga dapat membantu mengurangi stres dan menciptakan suasana nan tenang bagi pemeliharanya.

Meski begitu, setiap orang mempunyai preferensi nan berbeda-beda dalam memilih jenis ikan hias nan mau dipelihara. Ada nan tertarik pada ikan hias berukuran besar, ikan predator, alias apalagi ikan hias unik.

Bagi Grameds yang tetap pemula dan tertarik pada ikan hias unik, mungkin Anda bakal merasa bingung dalam memilih jenis mana nan bakal menambah keelokan di dalam akuarium kamu. Hal ini tidaklah mengherankan mengingat banyaknya ragam corak dan warna nan dimiliki oleh ikan hias unik.

Grameds bisa membaca Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar untuk mengetahui beragam jenis ikan hias. Buku ini menjelaskan nama ilmiah, famili, nama daerah, asal ikan, ukuran, morfologi, pemeliharaan, dan perkembangbiakan dari jenis ikan hias air tawar nan dikenal di Indonesia.

Ensiklopedia Ikan Hias Air Tawar

Melalui kitab ini, Grameds dapat menambah wawasan mengenai ikan hias air tawar. Jika Grameds seseorang nan kegemaran untuk memelihara ikan, Anda dapat lebih mengenal hewan peliharaanmu, sehingga dapat lebih maksimal dalam memeliharanya.

Oleh lantaran itu, ikan hias mini nan berwarna-warni merupakan pilihan tepat untuk menambah keelokan dalam akuarium Grameds, misalnya, ikan cupang, rainbow fish, dan juga ikan guppy. Ikan-ikan hias ini sungguh memikat hati. Ragam jenis ikan hias mini ini menawarkan karakter dan kecantikan nan tak terbantahkan.

Bagi nan sedang mencari referensi ikan hias mini berwarna-warni untuk mempercantik akuarium, tulisan ini merupakan sumber nan tepat. Kali ini, kita bakal mengulas beragam jenis ikan hias mini dengan warna nan memikat hati. Tak hanya itu, kita juga bakal membahas langkah merawatnya agar tetap sehat dan menawan dalam lingkungan akuarium. Mari kita mulai pembahasan ini!

Jenis-Jenis Ikan Hias Kecil Warna-Warni

1. Neon Tetra

(Sumber foto: www.fishhobbyst.net)

Ikan warna-warni pertama nan bakal kita telaah adalah Neon Tetra. Dikenal dengan warna biru terang pada bagian punggungnya dan perut merah cerah, Neon Tetra hidup berkelompok. Untuk merawatnya, pastikan akuarium dilengkapi dengan tanaman dan area persembunyian, serta menjaga pH air dan kebersihan akuarium.

Dengan ukuran nyaris sama dengan ikan Guppy yaitu panjang sekitar 2,2 cm, mereka senang berkelompok dalam akuarium. Cocok untuk organisasi mini lantaran sifatnya nan damai. Warna cerah dengan garis biru mendatar menjadikan mereka pilihan menarik.

Neon Tetra menarik perhatian dengan warnanya nan berkilauan, terutama dalam kondisi gelap. Ikan ini relatif mudah dirawat, namun tetap memerlukan air bersih meski tidak memerlukan makanan khusus, sehingga cocok bagi para pemula.

Dengan warna terang dan berkilau serta garis mendatar berwarna biru dan merah menjadi karakter khasnya, Neon Tetra sanggup menjadi sorotan dalam akuarium, terutama dalam kondisi sinar nan agak gelap.

2. Guppy

(Sumber foto: shutterstock/fishex88)

Guppy adalah ikan mini berwarna-warni nan menarik. Dikenal dengan adaptabilitasnya nan baik, Guppy menjadi salah satu ikan hias nan paling diminati. Selain itu, warna indahnya membuatnya sangat menarik untuk dipelihara.

Ikan mini ini dikenal lantaran warnanya nan elok dan beragam. Jantan Guppy memiliki warna cerah nan beragam, sementara betinanya lebih sederhana.

Selain mempunyai penampilan nan menarik, ikan Guppy juga dikenal mudah dalam pemeliharaannya dan dapat beradaptasi dengan sigap terhadap lingkungan baru. Meski Guppy merupakan ikan nan ini mudah dipelihara, tetap pastikan akuarium dilengkapi dengan filter dan pemanas air nan stabil.

Ikan Guppy menampilkan karakter pada warna dan bentuknya nan seperti rok nan dipakai oleh wanita. Sifatnya nan tidak terlalu agresif, tetapi aktif, membuatnya cocok untuk dipelihara berbareng dengan ikan lain dalam satu akuarium. Guppy bisa menjadi pilihan nan tepat untuk pemula.

Sukses Budi Daya Ikan Hias Air Tawar

Dalam kitab Sukses Budi Daya Ikan Hias Air Tawar dijelaskan bahwa saat ini terdapat lebih dari 300 jenis ikan nan telah sukses dibudidayakan dan diperjualbelikan di beragam bagian dunia.

Namun, tidak hanya itu, ragam dalam corak subspecies alias varian/varietas juga melimpah, di mana satu jenis ikan dapat mempunyai ratusan varian, seperti albino, kumpay/slayer (berekor panjang), dan beragam warna mutasi. Contohnya, ikan Mas Koki, Koi, Discus, dan Guppy, semuanya merupakan satu jenis ikan, namun tampil dalam beragam jenis nan menarik.

Buku ini membahas teknik budi daya 160 jenis ikan hias nan sudah sukses dibudidayakan di Indonesia. Mulai dari pengetahuan dasar tentang wadah alias tempat nan cocok untuk memelihara ikan hias, hingga pemahaman mendalam tentang kualitas air, pakan nan tepat, proses pemijahan baik alami maupun melalui teknik kawin suntik, serta langkah menetaskan telur dan membesarkan bibit ikan hias, semua dibahas secara rinci dalam kitab ini.

Grameds bakal dibimbing melalui proses pemijahan 160 jenis ikan hias air tawar nan sukses dibudidayakan di Indonesia, dengan penjelasan nan mudah dipahami dan langkah-langkah praktis nan dapat diikuti. Dengan membaca kitab ini, Grameds bakal mendapatkan pengetahuan nan berbobot dan keahlian nan diperlukan untuk meraih kesuksesan dalam budi daya ikan hias air tawar.

3. Platy

(Sumber foto: shutterstock)

Platy alias Platies merupakan ikan berukuran kecil, namun aktif. Ikan ini bisa menjadi pilihan menarik untuk menghiasi akuarium kamu. Dengan ragam warna nan nyaris tak terbatas, mereka cocok untuk akuarium organisasi dengan Guppy dan Molly.

Tangki 10 galon diperlukan untuk 5 ekor ikan Platy. Meskipun kecil, Platy sangat aktif dan senang bergerombol. Kehadirannya bisa menjadi pemandangan nan menyenangkan, terutama saat ditempatkan berbareng ikan lain nan bersahabat.

Ikan Platy mempunyai tubuh mini dan bulat dengan warna cerah seperti merah, kuning, hijau, dan biru. Ikan ini mudah dipelihara dan cocok untuk akuarium kecil, namun pastikan terdapat tanaman dan area persembunyian nan cukup.

4. Betta Fish/Cupang

(Sumber foto: Pixabay/rethinktwice)

Siapa nan tak kenal dengan Betta Fish alias nan sering kita kenal sebagai cupang? Ikan ini terkenal lantaran warnanya nan cerah dan mudah perawatannya. Betta jantan dikenal agresif, sehingga satu saja cukup dalam satu akuarium.

Ikan ini tidak hanya terkenal sebagai ikan adu, tetapi juga dikenal lantaran keelokan jenis dan warnanya. Keunikan cupang terutama terlihat pada bagian ekor dan siripnya.

Ikan air tawar asal Asia Tenggara ini mempunyai tubuh mini dengan sirip nan bagus dan paduan warna nan unik. Meski agresif, Betta Fish alias cupang tetap menjadi pilihan terkenal dalam bumi perikanan hias.

Jantan Betta Fish mempunyai sirip panjang nan indah, sementara betinanya lebih kecil. Dikenal dengan warna dan pola nan menarik, Betta Fish garang dan memerlukan perhatian unik dalam perawatannya.

5. Dwarf Gourami

(Sumber foto: Pixabay/ivabalk)

Ikan Dwarf Gourami mempunyai tubuh mini dengan warna cerah seperti biru, merah, dan hijau. Mudah dipelihara dan cocok untuk akuarium mini dengan tanaman dan area persembunyian nan memadai.

6. Rasbora

(Sumber foto: ikantani.com)

Rasbora mempunyai warna cerah seperti merah, oranye, dan kuning, serta hidup berkelompok. Mudah dipelihara, namun pastikan akuarium dilengkapi dengan tanaman dan area persembunyian.

7. Cherry Barb

(Sumber foto: thesprucepets.com)

Cherry Barb mempunyai warna merah cerah dan mudah dipelihara sebagai kawan bagi ikan hias mini lainnya. Pastikan terdapat area persembunyian dan hindari ikan nan garang di dalam akuarium.

Cherry Barb mempunyai nama nan sesuai dengan warna jantan saat bertelur. Mereka memerlukan tangki minimal 25 galon dan merupakan omnivora nan suka dengan segala jenis makanan.

8. Kuhli Loach

(Sumber foto: dzargon.com)

Ikan Kuhli Loach merupakan jenis ikan air tawar nan berasal dari wilayah Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia. Ikan ini termasuk dalam family Cobitidae dan mempunyai cirinya sendiri, ialah corak tubuh nan memanjang dan ramping dengan corak belang-belang nan sangat khas. Kuhli Loach mempunyai tubuh panjang dan ramping dengan warna nan agak suram. Ikan ini mudah dipelihara, tapi pastikan terdapat area persembunyian dan tanaman nan cukup.

9. Corydoras

(Sumber foto: ikanesia.id)

Meskipun mirip dengan ikan sapu, Corydoras mempunyai karakter tersendiri dengan kebiasaannya berenang di dasar akuarium, terutama jika ditempatkan di dasar dengan pasir.

Corydoras mempunyai tubuh gendut dengan warna cerah seperti oranye dan hijau. Ikan ini mudah dipelihara dan cocok untuk akuarium mini dengan tanaman dan area persembunyian nan memadai.

10. Endler’s Livebearer

(Sumber foto: masbidin.net)

Endler’s Livebearer mirip dengan Guppy dengan warna-warni nan menarik. Mudah dipelihara dan cocok untuk akuarium mini dengan area persembunyian nan memadai.

11. Molly

(Sumber foto: faunadanflora)

Meskipun kecil, Molly memiliki tubuh gendut nan menggemaskan. Berbagai warna dan pola nan dimilikinya menambah daya tarik tersendiri.

Ikan Molly memiliki corak tubuh nan unik dengan perut nan buncit, sehingga sering disebut sebagai ikan balon. Kemampuannya untuk beradaptasi dengan beragam kondisi air membuatnya menjadi pilihan nan mudah dalam pemeliharaannya. Selain itu, sifatnya nan adaptif memungkinkannya untuk berbaur dengan beragam jenis ikan lainnya di dalam akuarium.

12. Zebra

(Sumber foto: shutterstock)

Seperti namanya, ikan Zebra menampilkan corak kulit nan menyerupai Zebra. Disarankan untuk memelihara ikan Zebra dalam jumlah nan cukup banyak agar dapat terlihat lebih bagus saat berenang bergerombol. Terdapat dua jenis ikan Zebra, ialah jenis Tetra dan Danio, dengan ragam warna nan menarik.

13. Glofish

(Sumber foto: pixabay)

Ikan Glofish menawarkan karakter dengan warna-warni nan cerah dan apalagi bisa menyala, terutama saat ditempatkan di bawah lampu khusus. Meskipun memerlukan perawatan nan nyaris sama dengan ikan hias lainnya, penggunaan lampu unik dapat membikin ikan ini tampak lebih menarik dengan perubahan warna nan dramatis.

14. Goldfish

(Sumber foto: pixabay)

Serupa dengan ikan Koi, Goldfish memiliki corak dan warna nan memukau, namun dengan ukuran nan lebih kecil. Perawatan nan tepat, termasuk penggantian air secara rutin bakal memastikan kesehatan ikan ini.

Goldfish seringkali dianggap sebagai ikan mangkuk kecil. Sebenarnya ikan ini dapat tumbuh hingga 14 inci di alam liar. Mereka memerlukan tangki minimal 20 galon dan penggantian air mingguan 10-15%.

15. Rainbowfish

(Sumber foto: agrozine.id)

Rainbowfish berasal dari Asia Tenggara dan Australia. Ikan ini menarik perhatian dengan warna-warna indahnya saat dewasa. Perawatan nan betul bakal membikin warna tubuhnya semakin memukau. Rainbowfish mempunyai keahlian tumbuh hingga 6 inci.

16. Swordtail

(Sumber foto: infoikan.com)

Swordtail, dengan corak mirip Platies dan Guppy, menampilkan tubuh nan sedikit lebih besar dengan sirip nan menyerupai pedang. Ikan ini ideal untuk pemula dan berkembang pesat dalam akuarium komunitas. Perlu diingat, menjauhkan burayak dari induknya diperlukan agar tidak dimakan.

17. Angelfish

(Sumber foto: freepik.com)

Angelfish mempunyai ukuran tubuh hingga 6 inci. Ikan ini datang dalam beragam warna dan pola. Meski bisa menyantap segalanya, Grameds perlu menjaga diet seimbang Angelfish dan memerhatikan keagresifannya.

18. Discus

(Sumber foto: unsplash)

Ikan Discus berasal dari sungai Amazon, Brasil. Ikan ini mempunyai pola garis warna nan bagus dan unik. Keunikan ini menjadikannya menarik bagi banyak pecinta ikan, khususnya fans ikan hias.

19. Black Ghost

(Sumber foto: ikanesia.id)

Dengan warna dominan hitam, Black Ghost menarik perhatian tidak hanya lantaran penampilannya, tetapi juga gerakannya nan anggun.

20. Botia

(Sumber foto: cjaquatic.com)

Botia merupakan ikan nokturnal nan aktif dan unik. Penampilannya nan menarik dan keluwesannya menjadikannya pilihan nan tepat untuk akuarium di rumah.

Dengan Grameds memilih salah satu alias beberapa jenis ikan hias unik ini, maka dapat memberikan keelokan dan keceriaan nan menyenangkan di dalam akuarium.

Itulah beberapa jenis ikan hias mini warna-warni nan sangat bagus untuk Grameds pelihara. Dengan beragam pilihan nan ada, memelihara ikan hias mini di rumah tidak hanya menghibur, tetapi juga dapat memberikan pengalaman nan memuaskan.

Jika Grameds sudah menentukan ikan mana nan paling memikat hatimu, maka perihal krusial selanjutnya nan kudu Grameds ketahui adalah langkah memeliharanya. Berikut beberapa tips merawat ikan hias mini warna-warni, khususnya untuk di air tawar.

Tips Merawat Ikan Hias Kecil Air Tawar

Pada dasarnya, ikan hias merupakan hewan vertebrata nan memesona dengan keelokan corak dan warnanya. Mereka dapat hidup dan berkembang biak di beragam jenis air, baik tawar, payau, maupun laut.

Berbeda dengan ikan nan dimanfaatkan sebagai bahan makanan, ikan hias dipelihara semata-mata untuk mempercantik lingkungan. Biasanya, mereka ditempatkan dalam akuarium alias kolam khusus.

Memelihara ikan hias dalam akuarium merupakan kesenangan tersendiri bagi para fans ikan mini berwarna-warni. Kehadiran mereka seringkali menjadi daya tarik bagi tamu nan berkunjung, bukan hanya lantaran bentuknya nan lucu, tetapi juga lantaran keelokan warna nan mereka tampilkan. Sifat lincah dan kebiasaan berenang berkelompok menjadikan mereka komponen nan sempurna dalam akuarium nan terawat dengan baik.

Setelah mengetahui beragam jenis ikan hias kecil, krusial untuk memahami langkah merawatnya agar tetap sehat dan menawan di dalam akuarium.

Berikut adalah beberapa tips merawat ikan hias mini warna-warni:

1. Pilih Akuarium nan Tepat

Pastikan akuarium cukup besar dan dilengkapi dengan filter dan pemanas air nan diperlukan.

2. Perhatikan Kualitas Air

Jaga kualitas air dengan melakukan penggantian air secara rutin dan menguji kondisinya secara berkala.

3. Pilih Makanan nan Tepat

Berikan makanan seimbang dan berbobot seperti pelet ikan, cacing darah, dan sayuran.

4. Hindari Overfeeding

Beri makan dengan porsi nan tepat untuk menghindari masalah kualitas air dan kesehatan ikan.

5. Jangan Menempatkan Ikan nan Bersifat Agresif Bersamaan

Pastikan ikan nan dipelihara mempunyai sifat nan serupa alias damai.

Dalam Buku Pintar Budi Daya Ikan Hias Air Tawar, dipaparkan pula pedoman komplit bagi para hobiis nan mau mempelajari dan memahami beragam jenis ikan hias air tawar populer.

Buku Pintar Budi Daya Ikan Hias Air Tawar

Buku ini menghadirkan info krusial tentang ikan-ikan dari beragam keluarga, termasuk cyprinid, characin, livebearer, catfish, killifish, dan cichlid. Membudidayakan ikan-ikan ini menjadi aktivitas nan banget mengasyikkan, meskipun beberapa memerlukan keahlian dan ketelitian nan lebih dari hobiis.

Detail teknik-teknik pemijahan untuk setiap jenis ikan disajikan dengan jelas dalam kitab ini, berbareng dengan tips perawatan anak ikan. Pembaca bakal diajak memahami strategi perkawinan nan menarik dari ikan air tawar di alam liar, serta diberikan pedoman tentang langkah mendorong terjadinya pemijahan alami dalam akuarium pembiakan.

Buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi mendetail tentang rancangan akuarium pembiakan untuk semua jenis ikan nan dibahas. Selain itu, pembaca bakal mendapatkan foto langkah demi langkah pembuatan sarana pemijahan dan kultur pakan untuk burayak secara praktis.

Kesimpulan

Ada banyak jenis ikan hias mini dengan warna-warni menarik untuk dipelihara di dalam akuarium. Dengan merawatnya dengan baik, kita dapat menyaksikan keelokan dan karakter ikan-ikan tersebut setiap hari.

Grameds juga bisa menambah pengetahuan mengenai ikan hias kecil  warna-warni dengan membaca buku-buku nan tersedia di gramedia.com. Sebab sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia bakal selalu memberikan info dan produk terbaik untuk kamu.

ePerpus adalah jasa perpustakaan digital masa sekarang nan mengusung konsep B2B. Kami datang untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan kitab dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk memandang laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog