3 Airdrop Besar Di Pasar Kripto Saat Ini: Not, Blast, Drift

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Tahun 2024 menjadi tahun nan menarik bagi para penanammodal kripto, terutama dengan adanya beberapa airdrop besar nan muncul. 

Tiga di antaranya adalah NOT, BLAST, dan DRIFT, masing-masing memberikan kesempatan unik dan potensi untung untuk para penerima airdrop maupun nan membeli di awal nilai peluncuran. 

Artikel ini bakal membahas mengenai tiga airdrop ini dan gimana langkah memanfaatkannya jika sukses menerima aidrop maupun jika hanya sebagai penanammodal nan mau membeli. 

  1. Notcoin (NOT)

NOT dari Notcoin telah menarik perhatian kebanyakan penanammodal mata uang digital terutama nan mempunyai kesukaan di industri GameFi. 

Hal ini disebabkan airdropnya nan dianggap menguntungkan namun sangat mudah, lantaran hanya perlu bermain game nan mudah. 

Token ini baru saja diluncurkan pada 16 Mei 2024 melalui beberapa exchange, sehingga penerima airdropnya sudah bisa mulai transaksi. 

Walau tidak menerima airdrop, banyak penanammodal dan trader nan tertarik, terbukti  dari volume transaksinya nan mencapai lebih dari $1 miliar kurang dari satu hari. 

Ketenaran dari proyek ini didukung oleh beberapa hal, ialah ikatannya dengan Telegram dan perusahaan game ternama di industri game secara umum ialah Riot Games. 

Hasilnya, sekarang banyak nan memprediksi bahwa bakal ada ekspansi besar sehingga membuka kesempatan untuk para penanammodal awal mendapatkan untung dalam jangka panjang. 

Walau begitu, untuk saat ini volatilitas tetap tinggi, lantaran NOT baru saja diluncurkan kemarin dan tetap banyak penerima airdrop nan menjual.

Kabar baiknya, harganya justru bergerak turun hingga jenuh dengan cepat, sehingga meminimalisir potensi koreksi dadakan dalam jangka panjang. 

Saat ini nilai NOT berada di sekitar $0.007 nan lebih rendah dari prediksi pasar pada $0.01, sehingga membuka ruang untuk untung lebih besar lantaran sangat mungkin token ini mencapai prediksi pasar di sekitar $0.01 hingga $0.1, apalagi $1, lantaran total persediaannya nan tidak membengkak. 

  1. Blast Network (BLAST)

Kedua adalah BLAST, token dari blockchain layer dua baru dalam ekosistem Ethereum. Blast Network mengabarkan bahwa bakal ada peluncuran airdrop nan direncanakan pada 26 Juni telah lanjutan dari airdrop-airdrop pemasaran nan dilakukan sejak meluncur. 

Tapi perlu diingat bahwa pengumuman ini adalah penundaan dari agenda aslinya. Kabar baiknya, untuk kompensasi penundaan, tim di kembali Blast berjanji untuk meningkatkan alokasi token sebagai kompensasi, menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan nilai lebih kepada para penggunanya. 

Setengah dari airdrop ini bakal diberikan kepada para developer di ekosistemnya melalui Blast Gold, sementara separuh lainnya bakal diberikan kepada pengguna awal nan telah menjembatani biaya mereka ke jaringan sebelum peluncuran mainnet Blast. 

Airdrop ini bakal menarik lantaran berfaedah nantinya developer bakal mendapatkan alokasi modal lebih, sehingga ada kemungkinan alokasi modal tersebut bisa dijadikan airdrop kembali untuk para pengguna aplikasinya masing-masing dalam beberapa bulan ke depan. 

  1. Drift Protocol (DRIFT)

Terakhir adalah Drift Protocol, sebuah decentralized exchange (DEX) nan bergerak di Blockchain Solana. 

Dikabarkan pada 16 Mei 2024, bahwa Drift bakal melaksanakan airdrop DRIFT, token utama dari ekossitemnya. 

Airdrop ini mencakup 120 juta Token DRIFT, nan merupakan 12% dari total persediaan tokennya secara menyeluruh. 

Salah satu karakter dari airdrop DRIFT adalah bingkisan 2% dari alokasi untuk pengguna nan diberikan secara berjenjang selama enam jam. 

Strategi ini dirancang untuk mencegah penjualan massal dan mengurangi beban jaringan, memastikan pengedaran token nan lebih stabil dan berkelanjutan. 

Pengguna nan telah berperan-serta dalam Drift V1 alias V2, berasosiasi dengan program poin Drift, alias merupakan Drift Keepers dengan volume transaksi minimal $1.000, berkuasa untuk berperan-serta dalam airdrop ini. 

Artinya jika trader alias penanammodal sudah sering menggunakan Drift alias Solana, ada baiknya mulai coba memandang apakah kelak bisa mendapatkan alokasi alias tidak. 

Ketiga airdrop ini mencerminkan dinamika dan kesempatan menarik di bumi kripto, terutama dalam sektor game Web3 dan decentralized finance (DeFi). 

Meskipun masing-masing mempunyai karakter unik, ketiganya menunjukkan potensi pertumbuhan nan menarik di bumi kripto. 

Namun, krusial untuk diingat bahwa investasi dalam mata duit mata uang digital selalu disertai dengan risiko. Volatilitas harga, menjadi perihal utama nan kudu dipertimbangkan, mengingat semau token ini tetap baru. 

Oleh lantaran itu ada baiknya penanammodal dan trader selalu melakukan kajian pribadi dan menjaga manajemen akibat agar bisa mengalokasikan biaya sesuai keahlian untuk mendapatkan hadiah nan menguntungkan. 

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis