Apakah pemimpin di tempat kerja sekarang mempunyai EQ tinggi? Bunda bisa memandang bos alias rekan kerja dengan EQ tinggi jika sering mengucapkan beberapa kalimat di bawah ini.
Kecerdasan emosional alias emotional intelligence (EQ) sekarang menjadi salah satu keahlian paling berbobot yang dicari perusahaan. Tak hanya keahlian teknis alias intelektual (IQ) yang menentukan keberhasilan seseorang, namun keahlian untuk memahami, mengelola, dan merespon emosi, baik milik sendiri maupun orang lain, juga berkedudukan besar dalam kesuksesan karier.
Penelitian selama beberapa dasawarsa telah membuktikan bahwa EQ merupakan salah satu prediksi terkuat bagi keberhasilan di tempat kerja. Bunda dengan EQ tinggi condong lebih bisa beradaptasi, bekerja sama, dan menyelesaikan bentrok dengan langkah yang positif.
Berbeda dengan keahlian teknis, EQ susah diukur lantaran melibatkan aspek empati, kesadaran diri, dan pengendalian emosi yang berkarakter internal. Mengutip CNBC Make It, salah satu langkah untuk menilai tingkat kepintaran emosional seseorang dengan memperhatikan langkah mereka berbincang di tempat kerja.
Kalimat yang sering diucapkan pegawai dengan EQ tinggi
Berikut tiga kalimat yang sering diucapkan pegawai dengan EQ tinggi.
1. “Saya menghargai upaya Anda”
Ungkapan sederhana ini mencerminkan empati dan kesadaran sosial yang kuat. Pegawai dengan EQ tinggi mempunyai keahlian untuk mengenali kerja keras orang lain apalagi ketika tidak terlibat langsung dalam hasilnya.
Dengan mengucapkan “Saya menghargai upaya Anda,” seseorang menunjukkan bahwa dia tidak hanya peduli pada hasil akhir, tapi juga menghormati proses dan dedikasi yang dilakukan rekan kerjanya.
Bentuk apresiasi ini tidak berkarakter bersyarat. Orang dengan EQ tinggi memahami bahwa rasa syukur dan penghargaan tidak kudu muncul lantaran untung pribadi.
Mereka memberikan pujian tulus kepada rekan yang telah bekerja dengan baik, meski kontribusi itu terjadi di kembali layar. Cara ini membantu membangun budaya kerja yang positif, meningkatkan motivasi, dan memperkuat rasa kebersamaan dalam tim.
2. “Beri tahu saya gimana perasaanmu tentang perihal itu?”
Kalimat ini mencerminkan keahlian empati yang matang. Pegawai dengan EQ tinggi tidak terburu-buru menebak alias mengasumsikan emosi orang lain, melainkan memberi ruang bagi mereka untuk mengungkapkan emosi secara mandiri.
Dengan mengatakan “Beritahu saya gimana emosi Anda,” seseorang menunjukkan rasa hormat terhadap perspektif dan pemisah pribadi rekan kerjanya. Han menjelaskan bahwa kalimat ini membuka ruang kondusif (safe space) bagi orang lain untuk berbagi pikiran dan emosi tanpa takut dihakimi.
Hal ini sangat krusial dalam komunikasi di tempat kerja lantaran menciptakan hubungan yang lebih terbuka dan saling percaya. Ketika tenaga kerja merasa didengar dan dipahami, tingkat stres menurun, kerjasama meningkat, dan suasana kerja menjadi lebih harmonis.
3. “Saya butuh beberapa waktu untuk mencobanya”
Kalimat ini menunjukkan tingkat kesadaran diri dan keahlian pengendalian emosi yang tinggi. Dalam situasi yang penuh tekanan alias konflik, pegawai dengan EQ tinggi tidak langsung bereaksi secara impulsif.
Mereka mengambil jarak untuk menenangkan diri, memahami emosi yang muncul, dan memikirkan respon terbaik. Menurut Han, tindakan ini bukan berfaedah menekan perasaan, melainkan mengatur langkah mengekspresikannya agar tetap produktif dan konstruktif.
Dengan mengambil waktu untuk memproses, seseorang dapat kembali ke percakapan dengan perspektif pandang yang lebih bening dan rasional. Sikap ini membantu menghindari pertikaian yang tidak perlu dan menjaga profesionalisme di tempat kerja.
Pentingnya EQ di tempat kerja
Kecerdasan emosional memainkan peran krusial dalam menentukan keberhasilan pekerjaan seseorang. Mengutip Forbes, penelitian yang dilakukan oleh master EQ Travis Bradberry, menunjukkan bahwa hanya 36 persen orang yang betul-betul mempunyai tingkat EQ tinggi.
Karyawan dengan EQ tinggi terbukti mempunyai keahlian lebih baik apalagi menurut studi TalentSmart, menghasilkan pendapatan rata-rata US$29 ribu (sekitar Rp480 jutaan) lebih tinggi per tahun dibanding mereka yang EQ-nya rendah.
Keuntungan punya EQ tinggi
Berikut untung punya EQ tinggi.
1. Meningkatkan komunikasi dengan rekan kerja
Salah satu argumen utama kenapa EQ krusial lantaran meningkatkan keahlian komunikasi. Karyawan dengan EQ tinggi bisa tetap tenang dalam situasi menegangkan, mengelola stres, serta menyampaikan buahpikiran secara jelas dan penuh percaya diri.
Mereka juga lebih pandai menyelesaikan bentrok tanpa menimbulkan drama. Mereka bisa memahami emosi sendiri dan orang lain.
2. Membangun hubungan yang kuat dengan rekan kerja
Selain itu, EQ membantu membangun hubungan yang lebih kuat antar rekan kerja. Orang dengan EQ rendah condong susah bekerja dalam tim, kurang mendengarkan, dan enggan mengakui kesalahan.
Sebaliknya, tenaga kerja dengan EQ tinggi menghargai pendapat orang lain dan terbuka terhadap umpan balik. Mereka bisa menjadi rekan yang suportif sehingga bisa menciptakan lingkungan kerja yang saling menghormati dan produktif.
3. Performa kerja lebih baik
Tidak hanya itu, beragam studi menunjukkan bahwa tenaga kerja dengan EQ tinggi juga mempunyai performa kerja yang lebih baik. Mereka lebih fokus, bisa mengelola tekanan, dan sigap beradaptasi terhadap perubahan.
Di sisi manajerial, pemimpin dengan EQ tinggi juga bisa mempertahankan tim lebih lama. Penelitian Korn Ferry menunjukkan bahwa 70 persen tenaga kerja memperkuat lebih dari lima tahun di bawah ketua yang mempunyai EQ tinggi.
4. Bagus untuk pengembangan karier
Terakhir, EQ juga menjadi aspek krusial dalam pengembangan karier. Banyak perusahaan sekarang menilai EQ sebagai parameter utama dalam promosi kedudukan alias kenaikan gaji.
Pemimpin yang empati, tenang, dan bisa berkomunikasi dengan baik bakal lebih dipercaya untuk memimpin tim besar alias proyek penting. Untuk itu, mengasah EQ melalui pelatihan, refleksi diri, dan komunikasi terbuka menjadi langkah krusial bagi Bunda yang mau berkembang dalam bumi profesional.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·