5 Tanda Orang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Kincaimedia– Pada bulan Ramadhan ada satu malam nan sangat spesial dan banyak diburu umat Islam. Malam tersebut berjulukan Malam Lailatul Qadar, peralatan siapa beragama pada malam spesial ini pahalanya sama seperti beragama seribu bulan. Nah berikut penjelasan perihal 5 tanda orang mendapatkan malam lailatul qadar

Dalam literatur Islam kita dianjurkan untuk senantiasa berambisi mendapatkan malam lailatul Qadar. Kendatipun tak dijelaskan secara pasti kapan tepatnya malam Lailatul Qadar, Rasulullah Saw memberi sedikit bocoran kapan Malam Lailatul Qadar itu terjadi beliau Rasulullah Saw berfirman sebagai berikut:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِفِي الْوِتْرِمِنَ الْعَشْرِالْأَوَاخِرِمِنْ رَمَضَانَ

Artinya : “Carilah malam Qadar itu pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan”. (HR. Al-Bukhari)

Rasulullah Saw dalam sabda diatas menginformasikan bahwa Malam Lailatul Qadar bakal terjadi pada tanggal ganjil di 10 terakhir bulan Ramadhan. Dikalangan ustadz berbeda pendapat dalam menentukan kapan Malam Lailatul Qadar.  

Salah satu pendapat nan banyak dikenal adalah pendapat Imam Ghazali dalam I’anatut Thalibin juz 2, laman 257 berikut:

قال الغزالي وغيره إنها تعلم فيه باليوم الأول من الشهر  فإن كان أوله يوم الأحد أو يوم الأربعاء فهي ليلة تسع وعشرين أو يوم الاثنين فهي ليلة إحدى وعشرين أو يوم الثلاثاء أو الجمعة فهي ليلة سبع وعشرين أو الخميس فهي ليلة خمس وعشرين أو يوم السبت فهي ليلة ثلاث وعشرين قال الشيخ أبو الحسن ومنذ بلغت سن الرجال ما فاتتني ليلة القدر بهذه القاعدة المذكورة. 

Artinya:”Jika awalnya jatuh pada hari Ahad alias Rabu, maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-29. Jika awalnya jatuh pada hari Senin maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-21. Jika awalnya jatuh pada hari Selasa alias Jum’at maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-27 .

 Jika awalnya jatuh pada hari Kamis maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-25. Jika awalnya jatuh pada hari Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam ke-23 Syekh Abul Hasan As-Syadzili berkata: “Semenjak saya menginjak usia dewasa Lailatul Qadar tidak pernah meleset dari agenda alias norma tersebut.”

Perihal karakter orang nan bakal berjumpa malam Lailatul Qadar telah dijelaskan dalam kitab Ash Shiyam Lil Husain berikut:

فالعلامات التي تكون في ليلة القدر تزيد في نشاط المؤمن وتحضّه على قيامها والعبادة فيها، والعلامة التي تكون في صبيحتها تحض على إكثار العبادة يومها التالي لها؛ فإن نور ليلة القدر وخيرها ينسحبان على اليوم الذي يليها، ولذلك نقل الإمام النووي في (المجموع» أنه يستحب أن يكون اجتهاد المؤمن في العبادة في اليوم بعد ليلة القدر كاجتهاده في ليلة القدر

Artinya: Tanda-tanda nan terjadi pada Malam Lailatul Qadar meningkatkan aktivitas orang beragama dan mendorongnya untuk bangun dan beragama pada malam itu, dan tanda-tanda nan terjadi pada paginya mendorongnya untuk memperbanyak ibadah pada hari berikutnya.

Cahaya dan kebaikan Lailatul Qadar meluas hingga hari berikutnya, dan untuk itu Imam al-Nawawi mengatakan dalam (Al-Majmu’) bahwa hendaknya seorang mukmin giat beragama pada hari setelah Lailatul Qadar. Sama dengan ketekunannya pada Lailatul Qadar.

Dengan demikian karakter orang nan bakal berjumpa Malam Lailatul Qadar adalah mempunyai antusiasme keagamaan nan sangat kuat dalam mendapatkan Malam Lailatul Qadar, sehingga mendorong seseorang untuk beragama pada malam itu lantaran sinar dan kebaikan Malam Lailatul Qadar. 

Demikian penjelasan mengenai 5 tanda orang mendapatkan malam Lailatul Qadar. Semoga berfaedah Wallahu a’lam bishawab. [Baca juga: Kapan Malam Lailatul Qadar? Ini Pendapat Imam Ghazali]

Selengkapnya
Sumber Bincang Syariah
Bincang Syariah