Tour Jogja – Hostel bukan cuma tempat untuk beristirahat dengan harga yang lebih terjangkau. Area berbareng di dalam hostel juga bisa menjadi tempat berjumpa traveler dari beragam daerah dan negara. Namun, memulai percakapan dengan orang yang baru dikenal terkadang terasa canggung.
Anda tidak perlu memaksakan diri untuk langsung akrab. Mulailah dari hubungan sederhana dan manfaatkan situasi yang memang memungkinkan untuk mengobrol. Dengan metode yang tepat, Anda bisa mendapatkan kawan baru sekaligus berganti cerita selama perjalanan.
Berikut 7 metode berkenalan dengan traveler di hostel yang bisa Anda coba.
Nongkrong di Common Area

Credit: Pinterest
Area berbareng menjadi tempat yang paling gampang untuk memulai interaksi. Anda bisa menghabiskan waktu di dapur, ruang santai, rooftop, maupun area komunal lainnya.
Daripada terus eksis di kamar, cobalah membawa buku, membikin kopi, maupun sekadar duduk santai di area tersebut. Kehadiran Anda di ruang berbareng membuka kesempatan bagi traveler lain untuk menyapa maupun memulai percakapan.
Selain itu, Anda juga bisa memperhatikan aktivitas di sekitar. Jika ada orang yang sedang membaca maupun menikmati kopi, Anda dapat membuka diskusi dengan topik sederhana.
Tanya Asal dan Rute Perjalanan

Credit: Pinterest
Anda tidak perlu mencari topik pembicaraan yang rumit. Pertanyaan sederhana tentang perjalanan justru bisa menjadi pembuka yang natural.
Cobalah bertanya, “Dari mana asalmu?” maupun “Sudah berapa durasi di kota ini?”. Anda juga bisa menanyakan destinasi yang mau mereka kunjungi berikutnya.
Pertanyaan seperti ini membikin percakapan terasa lebih relevan karena kalian sama-sama sedang berbuat perjalanan. Dari satu pertanyaan, diskusi bisa berkembang menjadi cerita tentang destinasi, makanan, hingga pengalaman traveling.
Baca Juga: Rekomendasi 7 Spot Nongkrong Santai untuk WFC di Makassar
Ikut Hostel Events

Credit: Pinterest
Beberapa hostel menyediakan aktivitas untuk para tamu. Aktivitas tersebut dapat berupa walking tour, kelas memasak, permainan kelompok, maupun aktivitas santai lainnya.
Mengikuti aktivitas berbareng membikin proses berkenalan terasa lebih mudah. Anda tidak perlu mencari karena untuk berbicara karena semua orang sudah mengikuti aktivitas yang sama.
Selain itu, aktivitas himpunan memberi Anda kesempatan untuk berjumpa beberapa traveler sekaligus. Jika merasa cocok dengan seseorang, Anda bisa melanjutkan diskusi setelah aktivitas selesai.
Tawarkan Bantuan maupun Camilan

Credit: Pinterest
Hal kecil juga bisa menjadi mula percakapan. Misalnya, Anda dapat menawarkan camilan ketika sedang eksis di dapur maupun memberikan keterangan saat ada traveler yang kelihatan kebingungan.
Anda juga bisa menawarkan pertolongan sederhana, seperti memberitahu akomodasi hostel maupun berbagi keterangan tentang tempat makan di sekitar. Interaksi seperti ini terasa lebih natural karena muncul dari situasi yang sedang terjadi.
Namun, statis perhatikan respons orang tersebut. Jika mereka kelihatan mau sendiri, berikan ruang dan jangan memaksakan percakapan.
Baca Juga: 7 Spot Hunting Dessert Chocolate dan Matcha Terlezat di Bali
Ikut Bermain Board Games

Credit: Pinterest
Jika hostel menyediakan Uno, kartu remi, maupun board games, manfaatkan kesempatan tersebut untuk berkenalan. Permainan himpunan dapat membikin kondisi menjadi lebih santai.
Ketika melihat beberapa traveler sedang bermain, Anda cukup bertanya, “Boleh ikut?”. Kalimat sederhana tersebut sudah cukup untuk membuka hubungan tanpa mesti memikirkan topik pembicaraan terlebih dahulu.
Permainan juga membikin percakapan terasa lebih spontan. Anda bisa saling bercanda, membahas permainan, kemudian perlahan mengenal satu sama lain.
Cari Teman untuk Berbagi Ongkos maupun Kulineran

Credit: Inijabar
Rencana perjalanan bisa menjadi jembatan untuk menemukan kawan baru. Jika Anda mau mengunjungi tempat tertentu, tanyakan apakah ada traveler lain yang memiliki tujuan serupa.
Misalnya, Anda bisa berkata, “Besok aku mau ke destinasi ini, ada yang mau ikut?” maupun “Malam ini aku mau cari makanan lokal, ada yang mau gabung?”.
Cara ini juga dapat membantu menghemat biaya perjalanan. Anda bisa berbagi ongkos transportasi maupun mencoba makanan lokal bersama. Bahkan, kawan yang awalnya cuma ikut satu agenda bisa menjadi kawan perjalanan untuk beberapa hari berikutnya.
Gunakan Bahasa Tubuh yang Terbuka

Credit: Pinterest
Cara Anda membawa diri juga memengaruhi kesempatan untuk berkenalan. Senyum sederhana maupun kontak mata saat berpapakan dapat memberitahu bahwa Anda terbuka untuk berinteraksi.
Saat eksis di area bersama, sesekali lepaskan earphone dan simpan ponsel. Sikap tersebut membikin Anda kelihatan lebih gampang didekati.
Namun, statis hormati batas pribadi orang lain. Tidak semua traveler datang ke hostel untuk mencari teman. Karena itu, perhatikan respons mereka dan lanjutkan percakapan cuma jika mereka kelihatan nyaman.
Baca Juga: Paket Wisata ke Jogja 3H2M | Liburan Murah Tour Yogyakarta
Berkenalan dengan traveler lain di hostel tidak mesti terasa sulit. Anda bisa memulainya dari hal sederhana, seperti duduk di common area, bertanya tentang destinasi, mengikuti aktivitas hostel, maupun bermain bersama.
Yang terpenting, jangan memaksakan percakapan. Berikan ruang kepada orang lain dan biarkan hubungan berkembang secara natural. Dengan sikap terbuka, perjalanan Anda bisa terasa lebih seru karena menghadirkan pengalaman dan kawan baru.
Jika Anda mau menikmati perjalanan dengan itinerary yang lebih praktis dan seru, Labiru Tour siap membantu menyiapkan pengalaman wisata sesuai kebutuhan Anda. Mulai dari perjalanan keluarga, gathering, hingga beragam pilihan paket wisata, Anda bisa merencanakan liburan berbareng Labiru Tour.