Bunda, siapa sih yang tidak mau punya kebebasan finansial? Semua orang pasti mau menjadi sukses dan kaya, tetapi rupanya ada kebiasaan susah kaya yang sering kita lakukan sehari-hari tanpa sadar. Dilansir dari Business Insider, Thomas C. Corley yang meneliti orang kaya dan orang miskin selama lima tahun membongkar rahasia ini.
Menurutnya, sukses itu adalah sebuah proses yang butuh waktu bertahun-tahun. Jauh sebelum mereka betul-betul kaya, mereka sudah punya kebiasaan hidup hemat.
Kebiasaan susah kaya yang kudu dihindari
Corley menemukan bahwa ada kebiasaan shopping yang dapat menghalangi Bunda mencapai kemandirian finansial. Berikut ini tujuh di antaranya!
1. Menggunakan kartu angsuran untuk kebutuhan sehari-hari
Ini dia yang paling sering orang-orang lakukan, Bunda. Jika terpaksa menggunakan kartu angsuran untuk menutupi biaya hidup bulanan yang biasa, artinya seseorang hidup di luar keahlian finansialnya. Mengumpulkan utang kartu angsuran adalah penyebab kebangkrutan ketiga terbesar, setelah kehilangan pekerjaan dan biaya medis. Utang kartu angsuran ini kudu dihindari sebisa mungkin, Bunda.
2. Mengeluarkan terlalu banyak duit untuk biaya tempat tinggal (lebih dari 25 persen dari penghasilan bersih)
Biaya tempat tinggal itu termasuk sewa, angsuran KPR, pajak properti, utilitas, asuransi, perbaikan, dan pemeliharaan. Corley menyarankan, Bunda sebaiknya tidak menghabiskan lebih dari 25 persen dari pendapatan bersih untuk semua biaya ini. Kalau Bunda menghabiskan lebih dari itu, biaya untuk investasi dan tabungan bakal terpotong banyak.
3. Boros untuk intermezo dan bingkisan (lebih dari 10 persen dari penghasilan bersih)
Kategori ini mencakup bar, restoran, bioskop, musik, buku, dan juga hadiah. Nah, makan di luar dan makanan siap saji yang Bunda beli juga masuk dalam anggaran intermezo ini. Bunda kudu membatasi pengeluaran di kategori ini agar tidak lebih dari 10 persen dari pendapatan bersih. Khusus untuk hadiah, mematuhi pemisah 10 persen ini juga bisa mencegah Bunda bersikap berlebihan saat memberi hadiah.
4. Boros untuk biaya transportasi (lebih dari 5 persen dari penghasilan bersih)
Biaya untuk mobil yang banyak orang gunakan untuk transportasi itu tidak hanya cicilan, Bunda. Termasuk juga sewa, pinjaman, asuransi, bensin, tol, biaya registrasi, perbaikan, dan pemeliharaan. Batas yang disarankan adalah tidak lebih dari 5 persen dari pendapatan bersih Bunda. Kalau Bunda sering berjalan dengan mobil, biaya ini bisa membengkak jika tidak dikontrol.
5. Pengeluaran impulsif
Pengeluaran yang terjadi secara spontan alias mendadak itu adalah buahpikiran yang kurang baik. Anda perlu menghilangkan emosi dari kebiasaan shopping Anda. Selalu ada waktu untuk merencanakan dan berbelanja sebelum Bunda menghabiskan duit yang sudah susah payah dicari. Seringkali, shopping impulsif ini membikin kita membeli peralatan yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
6. Terlalu royal untuk busana (lebih dari 5 persen dari penghasilan bersih)
Penulis kembali menyarankan agar Bunda tidak menghabiskan lebih dari 5 persen pendapatan bersih untuk pakaian. Corley apalagi menemukan bahwa banyak orang kaya membeli sebagian besar busana mereka di toko peralatan jejak lantaran toko tersebut sering menjual busana berbobot tinggi dengan potongan nilai besar. Mungkin perlu sedikit biaya tambahan untuk menjahit, tapi ini sangat sepadan.
7. Taruhan
Setiap duit yang dihabiskan untuk taruhan kudu dihindari jika Bunda mau mencapai kemandirian finansial. Kebiasaan ini adalah langkah pasti menuju kerugian, bukan kekayaan.
Cara mengatasi kebiasaan susah kaya
Mengendalikan pengeluaran bukanlah tugas yang mudah, Bunda. Namun, Bunda bisa mulai dengan membikin anggaran shopping untuk setiap kategori dan membiasakan diri untuk mencatat semua yang Bunda belanjakan.
Kebiasaan ini bakal membuka mata Bunda dan mungkin bakal mengejutkan saat mengetahui sungguh borosnya pengeluaran di kategori tertentu. Setelah menjadi kebiasaan sehari-hari, mengendalikan pengeluaran bakal menjadi terasa jauh lebih mudah. Jadi, yuk mulai dari sekarang ubah kebiasaan susah kaya ini agar angan finansial Bunda tercapai.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·