Agar Lancar Masuk Surga

Dec 02, 2024 10:03 PM - 1 bulan yang lalu 59881

KincaiMedia, JAKARTA -- Dalam sebuah sabda qudsi, Allah SWT berfirman, “Telah Aku siapkan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh, sesuatu yang (keindahannya) belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga, dan belum pernah tebersit dalam pikiran dan hati manusia” (HR Muslim). Sesuatu yang dimaksud itu adalah surga.

Tersedia dua jalan menuju ke sana. Pertama, jalan berlika-liku. Dalam arti, seorang Mukmin terlebih dulu “dicuci” di dalam neraka sebelum dia dimasukkan oleh Allah ke surga. Sebab, berat kebaikan kebaikannya lebih ringan daripada maksiat yang dilakukannya selama di dunia.

Kedua, langkah yang mulus. Bahkan, ada golongan orang-orang beragama yang Allah tetapkan bagi mereka masuk surga tanpa dihisab.

Nabi Muhammad SAW dalam sebuah sabda menjelaskan kriteria-kriteria hamba Allah yang saleh, yakni penunggu surga dengan melalui jalan yang lancar. Berikut adalah pemaparan tentang tiga kriteria yang dimaksud.

Senang menyebarkan salam

Pertama, menyebarluaskan salam (ifsya'us salam). Salam adalah angan yang diucapkan seorang Muslim dengan harapan, orang yang dijumpainya memperoleh kebahagiaan, keselamatan, dan kesejahteraan. Ibnu Mas'ud yang berbicara berasas sabda Nabi SAW.

Rasulullah SAW bersabda, “As-salam adalah salah satu nama dari nama-nama Allah SWT dan diperintahkan untuk disebarluaskan agar orang yang menerimanya mendapatkan keselamatan dan kesejahteraan dari Zat as-Salam (Yang Maha Sejahtera).”

Jangan meremehkan salam. Rasulullah SAW pernah menegur seseorang saat berjamu ke rumah tanpa mengucapkan salam. “Kembalilah, dan ucapkanlah salam terlebih dulu dan kemudian tanyakan, apa boleh masuk ke dalam rumah” (HR at-Tirmizi). Tentu, salam dapat dimaknai tidak hanya sebagai ucapan. Ia juga berbentuk sikap dan perbuatan yang membawa kepada kedamaian, kerahmatan, dan keberkahan.

Banyak bederma

Selengkapnya