Amalan Abu Dhamdham Yang Membuat Rasulullah Bangga

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia– Ada beberapa ibadah nan disebutkan dalam hadits dan riwayat bisa membikin Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bangga terhadap umatnya. Salah satunya adalah ibadah Abu Dhamdham, seorang sahabat Nabi, nan amalnya membikin Rasulullah bangga. Apa kebaikan tersebut? Simak penjelasannya.

Para sahabat Rasulullah Saw dikenal dengan ketaatan dan keagamaan mereka nan tinggi. Mereka senantiasa berupaya mengikuti aliran Islam dan meneladani adab Rasulullah Saw. Di antara mereka, terdapat kisah-kisah inspiratif tentang ibadah nan membikin Rasulullah Saw bangga. 

Salah satu sahabat nan menarik untuk diulas adalah Abu Dhamdham. Ia mempunyai ibadah nan membikin Rasulullah Saw bangga. Hingga suatu kesempatan beliau memuji ibadah Abu Dhamdham di depan para sahabat lain. lantas apa ibadah Abu Dhamdham nan membikin Rasulullah Saw bangga?

Sebenarnya nama Abu Dhamdham dikalangan ustadz tetap menuai perdebatan. Ada nan beranggapan dia adalah seorang sahabat. Pada sisi lain, ada juga nan mengatakan termasuk umat terdahulu. Namun perihal tersebut bukanlah perihal urgen untuk diulas. nan terpenting kita bisa meneladani dan menjalankan ibadah Abu Dhamdham ini. 

Ada 2 riwayat nan menjelaskan mengenai ibadah Abu Dhamdham nan membikin Rasulullah Saw bangga. Riwayat pertama terdapat dalam kitab Tartibu As Suluk karya Imam Abi Hasan Ali Bin Maimun Al Ghumari berikut:

الأول : ربط الحزم مع الله تعالى قبل الخروج من المنزل على العفو عن المسيئين، إذ الأسواق محل المخاصة والمقاولة، ولذلك قال رسول الله ﷺ : أيعجز أحدكم أن يكون كأبي ضمضم ؟ قيل: ومن أبو ضمضم؟ قال : كان رجلا فيمن كان قبلكم إذا خرج من بيته يقول : اللهم إني تصدقت بعرضي على المسلمين، فمن شتمه أو سبه لا يرد عليه شيئًا

Artinya:”Yang pertama: Mengikat tali silaturahmi dengan Allah Swt sebelum keluar rumah untuk mengampuni orang nan zalim, lantaran pasar adalah tempat pesta dan perjanjian pribadi, dan untuk itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:” 

Apakah ada di antara kalian nan tidak bisa menjadi seperti Abu Dhamdham” Beliau bersabda: Ada seorang laki-laki di antara orang-orang sebelum kalian nan ketika keluar rumahnya dia berkata: “Ya Allah, saya telah bersedekah dengan kehormatanku kepada kaum muslimin.” Maka barangsiapa nan mencaci alias memakinya, dia tidak bakal membalasnya sama sekali.

Riwayat kedua terdapat dalam Sunan Abu Daud hadits ke 4886 bab tentang seorang laki laki nan mengampuni orang nan mencaci makinya berikut:

حدثنا محمد بن عبيد، حدثنا ابن ثور، عن معمر عن قتادة، قال: أيعجز أحدكم أن يكون مثل أبي ضَمْضَم، أو ضَمْضَم – شك ابن عبيد ، كان إذا أصبح قال : اللهم إني قد تصدقت بعرضي على عبادك

Artinya:”Diriwayatkan dari sahabat Muhammad Bin Ubaid dari Ibnu Tsaur dari Ma’mar dari Qatadah Ra. Rasulullah saw bersabda:”Apakah ada di antara kalian nan tidak bisa menjadi seperti Abu Dhamdham alias Dhamdham (Sahabat Ibnu Ubaid ragu perihal nama Abu Dhamdham) setiap pagi dia berkata:”Ya Allah, saya telah bersedekah dengan kehormatanku kepada hamba hambamu.”

Dengan demikian dari penjelasan diatas ibadah Abu Dhamdham nan membikin Rasulullah Saw bangga adalah sikap pemaaf nan ada pada dirinya. Sehingga dia sanggup mengampuni dan berlapang dada kepada orang nan mencaci, mencela dan merobohkan kehormatannya apalagi tanpa diminta sekalipun.  Inilah ibadah nan patut kita teladani dan praktekkan dalam kehidupan nyata, terlebih lagi di era degradasi moral saat ini. Sikap pemaaf kudu kita pupuk sedini mungkin. 

Demikian pembahasan mengenai ibadah Abu Dhamdham nan membikin Rasulullah Saw bangga. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bissawab. 

Selengkapnya
Sumber Bincang Syariah
Bincang Syariah