Anak 14 Tahun Alami Gagal Ginjal, Kenapa Bisa Terjadi? Ini Penjelasan Idai

Mar 15, 2026 10:20 AM - 4 minggu yang lalu 10604

Jakarta -

Gangguan ginjal sekarang tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga menyerang anak-anak. Kondisi ini dialami langsung oleh seorang remaja berjulukan Sulistia asal Tangerang.

Ia kudu menghadapi penyakit serius sejak usia belia dan didiagnosis kandas ginjal stadium 5 ketika di usia 14 tahun. Sebelum mendapatkan pemeriksaan pasti, Sulistia sempat acapkali memeriksakan diri ke beragam klinik.

Namun, master awalnya selalu mengaitkan keluhannya itu dengan gangguan pencernaan. Sayangnya, sebelum kontrol berikutnya, kondisinya semakin memburuk hingga tak sadarkan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Sampainya di sana, saya langsung dilarikan ke ruang ICU selama dua minggu keadaan saya koma, terus cuci darah rutin selama dirawat," ungkap Sulistia, mengutip dari detikcom.

"(Kena kandas ginjal) 2021, di umur 14 tahun, sekarang saya sudah 18 tahun, umurnya, jadi kena kandas ginjal sudah empat tahun," lanjutnya.

Terkait perihal ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memaparkan lebih jauh tentang gangguan ginjal yang bisa terjadi pada anak. 

Fungsi ginjal dan akibat gangguan pada anak

Menilik dari unggahan di akun IG @idai_ig, ginjal adalah organ tubuh yang kudu dijaga dengan baik lantaran ginjal mempunyai kegunaan yang sangat vital, seperti:

  • Menyaring racun dan sisa metabolisme dari darah
  • Mengatur keseimbangan cairan tubuh
  • Mengontrol tekanan darah
  • Menjaga keseimbangan elektrolit dan keasaman darah
  • Membantu pertumbuhan tulang

Sementara itu, kita juga perlu memahami bahwa tidak semua anak mempunyai akibat yang sama terhadap gangguan ginjal. Beberapa anak ada yang lebih rentan lantaran kondisi tertentu sejak lahir alias riwayat penyakit keluarga.

Berikut ini kondisi anak yang berisiko menderita gangguan ginjal:

  • Riwayat jangkitan saluran kemih berulang
  • Lahir prematur alias Berat Badan Lahir Rendah (BBLR)
  • Lupus alias penyakit autoimun
  • Diabetes
  • Riwayat batu ginjal

Tanda awal gangguan ginjal pada anak

IDAI membeberkan bahwa gangguan ginjal pada anak sering kali susah dikenali di awal. Namun, ada beberapa indikasi yang sebaiknya orang tua perhatikan lebih serius, di antaranya:

  • Bengkak di kelopak mata alias kaki
  • Urine berbusa
  • Urine kemerahan alias kecoklatan seperti teh
  • Jarang buang air mini alias terlalu sering
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Tekanan darah tinggi
  • Berat badan susah naik
  • Anak tampak pucat dan lemas

Pentingnya penemuan awal gangguan ginjal pada anak

Tak hanya memperhatikan tanda awal, IDAI juga menekankan pentingnya membawa anak untuk penemuan dini. Dengan begitu, Bunda dan Ayah bisa memantau kesehatan ginjal anak secara lebih tepat dan cepat.

Orang tua bisa melakukan beberapa pemeriksaan awal untuk mendiagnosis gangguan ginjal pada anak, seperti:

  • Tekanan darah
  • Pemeriksaan urine dan darah
  • USG ginjal

Ajarkan anak untuk menjaga kesehatan ginjal

Menanggapi temuan kasus kandas ginjal pada anak, IDAI menyarankan beberapa langkah agar anak dapat menjaga kesehatan ginjal sejak dini. Salah satunya adalah memastikan tubuh mereka tetap terhidrasi.

Selain itu, orang tua perlu mengajarkan anak beberapa kebiasaan sehat, seperti:

  • Tidak menahan buang air kecil
  • Jaga kebersihan area genital
  • Makan cukup serat
  • Kontrol tekanan darah
  • Batasi makanan tinggi garam dan makanan olahan
  • Minum obat sesuai dengan resep dokter

Lebih lanjut, IDAI menegaskan bahwa gangguan ginjal pada anak kerap tidak menunjukkan indikasi di awal. Oleh lantaran itu, banyak orang tua yang baru menyadari masalah saat kondisi anak sudah serius.

Ketika orang tua rutin membujuk anak untuk melakukan penemuan dini, penanganan tentu bisa dilakukan dengan lebih sigap dan tepat.

Itulah ulasan tentang gangguan ginjal pada anak. Dengan memahami perihal ini, orang tua bisa lebih sigap mengambil langkah untuk menjaga kesehatan ginjal anak.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

Selengkapnya