Anak Masih Bisa Berbakti Pada Orang Tua Yang Wafat, Begini Caranya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA --  Setiap anak pasti mau berkhidmat kepada orang tuanya di dunia. Bagi orang tuanya nan tetap hidup, anak bisa berkhidmat dengan beragam langkah nan bisa membahagiakan orang tua. Namun, gimana bagaimana langkah berkhidmat kepada orang nan sudah meninggal dunia?

Di momen lebaran Idul Fitri 1445 H ini, umat Islam banyak nan melakukan silaturahim. Silaturahim dilakukan untuk beramaaf-maafan alias mempererat tali persaudaraan. Tidak hanya itu, ternyata silaturahim juga bisa menjadi sebuah cara berkhidmat kepada orang tua yang sudah meninggal dunia.

Selain mendoakannya, seorang anak bisa berkhidmat kepada orang tua nan sudah meninggal bumi dengan langkah bersilaturahim mengunjungi para sahabat almarhum. Tujuannya untuk menjaga hubungan baik orang tua kita dengan mereka dan memintakan maaf bagi orang tua kita nan sudah meninggal.

Barangkali semasa hidupnya, orang tua kita pernah ada salah dan khilaf antara mereka, juga untuk menanyakan masalah utang piutang. Barangkali orang tua kita tetap mempunyai utang nan belum diselesaikan. Karena itu, menjadi tanggungjawab kitalah untuk menyelesaikannya.

Dalam kitab 7 Amalan Penarik Rezeki karya Muhammad Syafi’ie El-Bantanie dijelaskan Abi Usaid Malik bin Rabiah As-Sa’di menceritakan sewaktu mereka duduk dalam majelis berbareng Rasululullah datang seorang laki-laki dari Bani Salmah, dia berkata,

“Ya Rasulullah, apakah ada kebaikan nan dapat saya lakukan sebagai kebaikan kepada orang tua nan telah meninggal dunia?” Rasulullah menjawab, “Ya, Anda bermohon untuk keduanya, memintakan maaf untuk keduanya, memenuhi janjinya, menghubungkan silaturahim dengan orang nan berangkaian dengan keduanya, dan memuliakan kawan-kawannya.” (HR Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)

Hadits lain menerangkan, Abi Bardah datang ke Madinah, lampau datang pula Abdullah bin Umar, dia berkata, “Apakah Anda mengetahui kenapa saya menjumpaimu?” Abi Bardah menjawab, “Aku tidak tahu.”

Abdulah bin Umar berkata, “Karena saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Siapa nan suka berasosiasi dengan orang tuanya nan sudah dalam kuburan, maka hendaklah dia menghubungkan silaturahim dengan kawan-kawan orang tuanya.’ Sesungguhnya antara ayahku, Umar bin Khathab, dan ayahmu terdapat persaudaraan, maka saya mau meneruskan hubungan tersebut.” (HR Ibnu Hibban).

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam