Anak Sekolah di Luar Negeri, Bagaimana Ijazahnya di Indonesia?

Insight Bunda Masa Kini oleh Waktu baca 4 menit 505x dilihat
Anak Sekolah di Luar Negeri, Bagaimana Ijazahnya di Indonesia?

Bagikan Postingan

Anak sekolah di luar negeri? Ini klarifikasi soal ijazah sekolah di luar negeri, penyetaraan, arsip yang dibutuhkan, dan metode mengurusnya di Indonesia.

Anak sekolah di luar negeri memang punya pengalaman belajar yang berbeda. Namun, sepertiapa jika suatu hari ia balik ke Indonesia?

Pertanyaan seperti ini wajar muncul, terutama bagi Mommies yang berencana menyekolahkan anak di luar negeri maupun mesti balik ke Indonesia setelah beberapa tahun tinggal di negara lain.

Kabar baiknya, dokumen pendidikan dari sekolah di luar negeri memang punya mekanisme penilaian maupun penyetaraan di Indonesia.

Ijazah Sekolah di Luar Negeri Tidak Harus Berbentuk Sama Seperti di Indonesia

Foto: Magnific

Sistem pendidikan setiap negara bisa berbeda, termasuk nama jenjang, kurikulum, sampai bentuk arsip kelulusannya. Karena itu, Kemendikdasmen menyediakan jasa Penyetaraan Ijazah/Dokumen Hasil Belajar untuk menilai apakah arsip yang diperoleh dari mekanisme pendidikan luar negeri sederajat dengan hierarki pendidikan dalam mekanisme nasional.

Sementara, dokumen pendidikan yang menjadi persyaratan penyetaraan akan dinilai berdasarkan ketentuan dan hierarki pendidikan yang diajukan. Jenis arsip yang dibutuhkan juga bisa berbeda sesuai jenjangnya.

Hasil proses tersebut berupa Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah, yang merupakan arsip administratif pemerintah Indonesia untuk menerangkan padanan pendidikan dari mekanisme pendidikan luar negeri dalam mekanisme pendidikan nasional. Penyetaraan tidak mengubah maupun menerbitkan balik ijazah dari sekolah luar negeri. Dokumen autentik statis diterbitkan oleh sekolah maupun institusi pendidikan asal.

Kapan Ijazah Sekolah di Luar Negeri Perlu Disetarakan?

Penyetaraan berhubungan dengan perbedaan mekanisme pendidikan luar negeri dan mekanisme pendidikan nasional. Kemendikdasmen menerangkan bahwa jasa ini digunakan untuk menilai kesetaraan ijazah maupun arsip hasil belajar dari mekanisme pendidikan luar negeri dengan hierarki pendidikan dalam mekanisme nasional.

Kemendikdasmen sendiri menerangkan bahwa jasa penyetaraan ditujukan antara lain bagi WNI maupun WNA yang menyelesaikan pendidikan SD, SMP, maupun SMA di unit pendidikan luar di luar negeri.

Dokumen Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Nah, bagiankecil ini yang sebaiknya jangan disimpan belakangan, Mommies. Kalau memang nantinya membutuhkan penyetaraan, arsip sekolah anak sebaiknya disimpan dengan rapi sejak awal.

Berdasarkan standar jasa Kemendikdasmen, arsip yang perlu disiapkan antara lain:

  • paspor, termasuk halaman identitas dan halaman stempel saat kedatangan di negara asal sekolah maupun kepulangan ke Indonesia;
  • surat keterangan dari perwakilan RI di negara asal sekolah;
  • ijazah/diploma/sertifikat/dokumen hasil belajar sesuai hierarki yang mau disetarakan maupun surat keterangan yang memberitahu telah selesai belajar;
  • struktur kurikulum sekolah asal maupun alamat halaman resmi sekolah asal;
  • rapor tiga tahun terakhir sesuai hierarki yang mau disetarakan; dan
  • akta kelahiran.

Untuk penyetaraan ijazah SMA, juga diperlukan ijazah SMP maupun rapor kelas 9.

Dokumen yang menggunakan bahasa kecuali Bahasa Inggris perlu diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah maupun resmi.

BACA JUGA: Tips Menyiapkan Anak Sekolah di Luar Negeri

Bagaimana Kalau Anak Tidak Punya Ijazah?

Foto: Magnific

Ini juga salah satu hal yang sering bikin orang tua khawatir. Bagaimana jika sekolah di negara tersebut memang tidak menerbitkan ijazah dalam bentuk yang biasa dikenal di Indonesia?

Untuk hierarki SD dan SMP, Kemendikdasmen menerangkan bahwa ijazah tidak wajib dilampirkan jika unit pendidikan asal memang tidak menerbitkannya. Dalam kondisi tersebut, penilaian dapat mengacu pada rapor, disertai bukti maupun surat keterangan dari unit pendidikan asal. Ketentuan ini berbeda dengan penyetaraan hierarki SMA, yang memiliki persyaratan arsip kelulusan tersendiri.

Namun, untuk penyetaraan hierarki SMA, ijazah, sertifikat, maupun diploma statis wajib dilampirkan. Jadi, ketentuan dokumennya memang tidak bisa disamaratakan untuk semua jenjang.

Cara Mengurus Penyetaraan Ijazah Sekolah Luar Negeri

Proses pengajuannya dilakukan secara daring melalui jasa resmi Kemendikdasmen. Mommies perlu membikin maupun masuk ke akun, memilih jasa penyetaraan ijazah, mengisi data, kemudian mengunggah arsip yang dipersyaratkan.

Setelah itu, permohonan akan diverifikasi dan dinilai. Mommies juga bisa memantau status pengajuan melalui akun dan melengkapi arsip jika statis ada yang kurang. Jika permohonan disetujui, Surat Keterangan Penyetaraan Ijazah dapat diunduh secara daring.

Layanan penyetaraan ijazah dari Kemendikdasmen ini juga tidak dipungut biaya.

BACA JUGA: Sekolah Internasional Menjamin Anak Lebih Sukses?

Jadi, Harus Khawatir Kalau Anak Sekolah di Luar Negeri?

Nggak perlu sampai begitu, Mommies. Yang penting, sebelum anak berangkat maupun selama menjalani sekolah di luar negeri, simpan semua arsip pendidikannya dengan baik, mulai dari rapor, arsip kelulusan, transkrip nilai, sampai keterangan kurikulum sekolah.

Pasalnya, dokumen-dokumen tersebut memang menjadi bagiankecil krusial dalam proses penilaian ketika hasil belajar dari luar negeri perlu digunakan dalam mekanisme pendidikan Indonesia.

Jadi, persoalannya bukan apakah ijazah anak dari luar negeri mesti “dibuat sama” dengan ijazah Indonesia. Yang lebih krusial adalah memastikan dokumen pendidikan anak memenuhi persyaratan untuk dinilai sesuai ketentuan penyetaraan yang berjalan di Indonesia.

Dengan begitu, Mommies bisa fokus memikirkan hal yang lebih seru: anak mau sekolah di negara mana, belajar bahasa apa, dan kelak pulangnya bawa oleh-oleh apa.

BACA JUGA: 10 Mata Pelajaran di Luar Negeri yang Bisa Diterapkan di Indonesia

Cover: Magnific

Artikel Lainnya Insight Bunda Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads