Analis Belanda Klaim Bitcoin Mungkin Akan Turun Lagi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Setelah sebelumnya nilai Bitcoin (BTC) terangkat lantaran pernyataan Donald Trump, sekarang nilai mata uang digital utama tersebut justru mengalami penurunan kembali dengan nomor nan cukup signifikan. Dari info CoinMarketCap.com, nilai BTC saat ini berada di nilai US$ 60.752, nan mencerminkan penurunan sebesar 3,24 persen dalam 24 jam.

Mengenai perihal ini, seorang analis mata uang digital asal Belanda berjulukan Michael van de Poppe, menyatakan bahwa Bitcoin sedang dalam tahap nan disebut ‘periode akumulasi akhir’. Berdasarkan info diagram nan dia bagikan, tampak bahwa area support krusial nan dia tandai ada di nomor US$ 60.748 hingga US$ 61.200. 

“Periode akumulasi terakhir tetap berlangsung, termasuk volatilitas rendah dan penurunan besar,” ungkap Poppe.

Poppe menjelaskan bahwa selama periode ini, nilai Bitcoin bergerak mendatar. Hal ini biasanya terjadi sebelum ada perubahan nilai besar. 

Gambar

Menurutnya, Bitcoin mendekati area support krusial. Ia menjelaskan bahwa jika nilai Bitcoin turun lagi ke posisi paling bawah, ialah tingkat antara US$ 52.000 hingga US$ 55.000.

“Jika support krusial tidak bertahan, maka US$ 52.000 – US$ 55.000 adalah akhir tahapan dari koreksi,” ujarnya.

The final accumulation period is still happening.

That includes: low volatility & chop. #Bitcoin dropping back to the important area of support.

Not holding? Then we're looking at $52-55K which would be the final stage of the correction. pic.twitter.com/F3o7UvL6jq

— Michaël van de Poppe (@CryptoMichNL) May 10, 2024

Sementara itu, menurut info dari firma intelijen web3 berjulukan Santiment, tampaknya hanya sedikit trader nan tertarik untuk membeli Bitcoin saat harganya turun. 

“Trader menunjukkan minat nan lemah untuk memborong pada retrace terbaru Bitcoin ke level US$ 60.200 hari ini,” kata Santiment.

Biasanya, membeli saat nilai turun adalah langkah untuk mendapatkan untung ketika nilai naik lagi. Namun, kurangnya minat ini menunjukkan bahwa banyak nan ragu bahwa nilai Bitcoin bakal sigap pulih.

Gambar

Santiment, nan menganalisis info ini, mengatakan bahwa kekurangan minat beli ini bisa jadi adalah tanda baik. Dalam banyak kasus, ketika sedikit orang nan mau membeli lantaran takut nilai bakal terus turun, itu sering menandakan bahwa nilai mungkin sudah mencapai titik terendah. Ini terjadi lantaran sudah tidak banyak lagi orang nan mau menjual Bitcoin mereka dengan nilai rendah.

“Secara umum, kurangnya kepercayaan masyarakat merupakan tanda kuat bahwa nilai mendekati bottom,” pungkas Santiment.

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, minta simak disclaimer di bawah artikel

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis