Analis Belanda Yang Rajin Beri Analisa Harga Kini Jual Semua Bitcoin Miliknya, Ada Apa?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Michael van de Poppe, seorang analis, trader apalagi juga influencer di bumi mata uang digital memberikan pengakuan nan mengejutkan pada Kamis (16/5/2024). Pasalnya, dalam postingan media sosial X terbarunya, dia mengumumkan bahwa dirinya telah menjual seluruh kepemilikannya bakal Bitcoin (BTC). 

“Saya tetap percaya pada masa depan Bitcoin. Penjualan ini saya lakukan sebagai langkah untuk memperoleh lebih banyak lagi Bitcoin di masa nan bakal datang,” ungkap Poppe.

Poppe menjelaskan salah satu argumen utamanya adalah bukan lantaran dia pesimis. Sebaliknya, dia lebih optimis untuk jangka panjang Bitcoin dan pasar bull run saat ini. Menurutnya, penjualan ini adalah langkah nan bisa dibilang taktis untuk memanfaatkan kondisi pasar sekarang.

“Jadi ini adalah strategi saya, dengan memanfaatkan kondisi pasar saat ini. Ketika nilai Bitcoin turun ke level nan lebih rendah, maka disana saya bakal membeli,” ujarnya.

Dalam perihal ini, dia juga meyakini bahwa minat dan antusiasme nan tinggi dari kalangan institusional, seperti biaya pensiun, perusahaan asuransi dan hedge fund besar telah meningkatkan status Bitcoin sebagai aset investasi. Poppe juga menilai bahwa kehadiran Bitcoin Spot ETF dan Futures ETF menjadikan Bitcoin sebagai aset nan lebih matang.

“Tapi perlu diingat juga bahwa ini artinya siklus tradisional 4 tahunan mungkin juga bakal berubah. Sebab, lembaga condong konsentrasi pada pengelolaan akibat dan kondisi ekonomi makro. Mereka condong meminimalisir kerugian ketika liquiditas menurun dan dolar menguat,” kata Poppe.

Di postingan tersebut, Poppe juga membagikan beberapa strategi untuk mendapatkan Bitcoin:

1. Jual di Harga Tinggi dan Beli di Harga Rendah: Strategi ini umum tetapi berisiko lantaran sulitnya menentukan waktu nan tepat.

2. Gunakan Leverage untuk Posisi Long/Short: Strategi ini susah diterapkan di Belanda lantaran batas regulasi.

3. Kumpulkan Bitcoin Melalui Pendapatan: Metode paling sederhana dengan mendapatkan dan menabung Bitcoin dari pendapatan.

4. Perdagangan Altcoin: Cara paling berisiko, ialah dengan memperdagangkan altcoin dalam ekosistem Web 3.0 untuk memperoleh lebih banyak Bitcoin.

“Saya memilih nan keempat meskipun risikonya tinggi, lantaran saya mempunyai pengalaman nan cukup di pasar mata uang digital sejak 2017,” paparnya.

Selain itu, dia juga meyakini bahwa ekosistem terdesentralisasi nan berkembang memerlukan kesuksesan di luar Bitcoin. 

“Prediksi saya, nantinya bakal ada banyak aset nan ditokenisasi dalam ruang Web 3.0. Ini menciptakan kesempatan besar bagi altcoin. Transisi ini bakal membikin altcoin semakin krusial dalam ekonomi terdesentralisasi,” tutur Poppe. 

Menurutnya, untuk mempunyai ekosistem nan berfaedah dengan baik, keberhasilan kudu dicapai dengan aset selain Bitcoin. Persetujuan Spot Bitcoin ETF baru-baru ini juga telah menarik likuiditas besar ke pasar kripto, dimana institusional memegang peran nan signifikan. 

Kendati demikian, Poppe juga mengomentari lanskap izin nan sekarang dikenacangkan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika (SEC). Ia memberikan peringatan mengenai ketidakpastian seputar status norma Ethereum dan dampaknya pada pasar kripto. 

“Karena itu, kesempatan persetujuan Ethereum ETF mendekati nol adalah saatnya untuk bangun. Mengapa? Biasanya ini menjadi peristiwa ‘Sell the Rumour, Buy the News’. Semua orang mengharapkan nan terburuk. Jika nan terburuk terjadi, beritanya keluar dan keadaan bisa berbaik,” pungkas Poppe.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis