Analis Ini Beberkan Kenapa Harga Altcoin Turun Terus

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Seorang analis papan atas berjulukan Benjamin Cowen, pada hari Kamis (18/4/2024) turun ke media sosial X, untuk memberikan pandangan mengenai trading mata uang digital perdagangan jangka pendek dan kekuasaan atas keahlian Bitcoin.

Dalam postingannya, Cowen menggarisbawahi pentingnya membedakan antara pandangan jangka pendek dan strategi investasi jangka panjang dalam bumi mata uang digital nan bergerak cepat.

Cowen mengakui bahwa seringkali pandangan jangka pendeknya bisa salah, tetapi dia tidak terlalu khawatir. Dia menjelaskan bahwa walaupun pandangannya mungkin keliru, dia tidak membikin keputusan perdagangan nan terburu-buru. 

“Justru saya lebih suka mematuhi tingkat akibat nan telah saya tetapkan sebelumnya,” ungkap Cowen.

Mengenai prediksinya tentang nilai Bitcoin (BTC), Cowen secara jujur mengakui bahwa dirinya sempat meremehkan keahlian mata duit mata uang digital utama tersebut di tahun 2023. Awalnya, dia memperkirakan Bitcoin hanya bakal mencapai US$ 35.000, tetapi rupanya lonjakan terjadi hingga level di atas US$ 44.000, apalagi lebih. 

“Ini mengingatkan saya bahwa membikin prediksi nilai bisa berisiko. Dari niat nan mau membantu, kita bisa-bisa mendapat kritik alias apalagi hinaan dari orang lain, terlepas dari jeli alias tidaknya,” ujarnya.

Cowen juga menjelaskan bahwa meskipun banyak nan mengira dia melakukan banyak perdagangan, kenyataannya dia hanya melakukan beberapa perdagangan setiap tahun. Dia berbagi pengalaman tentang keputusan perdagangannya di masa lalu, termasuk membeli Bitcoin saat harganya turun pada November 2022 dan menukarkan koin pengganti (ALTs) menjadi Bitcoin lantaran dia percaya kekuasaan Bitcoin bakal meningkat.

“Saya juga secara terbuka memberi tahu orang-orang bahwa saya mengonversi Altcoin milik saya menjadi BTC dan ETH pada tahun 2022. Ini lantaran menurut saya kekuasaan BTC bakal meningkat dari 38 persen menjadi 60 persen,” kata Cowen.

Selain itu, dia juga berbincang tentang kelelahannya dengan obrolan nan tak kunjung usai tentang kekuasaan Bitcoin dan keahlian altcoin. Cowen mengatakan bahwa kebanyakan respons dari organisasi mengenai topik ini didorong oleh kepentingan pribadi dalam koin-koin tertentu, dan dia membujuk para penanammodal untuk memandang gambaran besar pasar mata uang digital daripada terfokus pada aset individual.

Kendati demikian, di akhir postingannya Cowen menjelaskan tentang pola siklus pasar kripto. Ia menyebut bahwa biasanya kekuasaan Bitcoin meningkat selama 3 dari 4 tahun, dan ada satu tahun di mana koin-koin pengganti (altcoin) condong tumbuh lebih baik. 

“Alangkah baikya penanammodal secara berkala menukarkan untung dari altcoin kembali menjadi Bitcoin untuk menghindari kerugian dalam jangka panjang,” pungkas Cowen.

My short-term views can often be wrong, and that is ok. But because my short-term views are wrong, I make an effort not to trade those short-term views.

Instead, I stick to the risk levels (as I have mentioned since 2019). #BTC performed better than I thought it would in… pic.twitter.com/H03eXfKGgq

— Benjamin Cowen (@intocryptoverse) April 17, 2024

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis