Analis Klaim Bitcoin Kemungkinan Bakal Capai Ath Baru Di Bulan Berikut

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Bitcoin (BTC) beberapa jam lampau sempat mendobrak pemisah nilai tertinggi sepanjang masa (ATH) pada tahun 2021 lalu, ialah US$ 69.000. Pada Sabtu (9/3/2024) dinihari, aset mata uang digital utama tersebut diketahui menanjak naik ke nomor US$ 70.170, namun mengalami koreksi nan menyebabkan harganya kembali ke kisaran US$ 68.284.

Banyak dari kalangan analis hingga trader berpengalaman, nan meyakini bahwa Bitcoin bakal meraih ATH baru dengan beragam prediksi. Beberapa dari ahli, menyatakan bahwa nilai bakal menyentuh US$ 100.000, namun ada juga nan tidak ragu untuk mengatakan nilai bakal naik hingga US$ 1 juta.

Salah seorang analis terkenal berjulukan Ali Martinez pun kembali membeberkan opininya mengenai perkiraan ATH baru-baru ini. Dalam postingannya di media sosial X, Martinez menyatakan bahwa berasas pergerakan historis, saat Bitcoin mencapai nilai tertinggi baru, biasanya butuh waktu sekitar 8 hingga 11 bulan untuk mencapai puncaknya. 

Gambar

“Secara historis, setiap kali Bitcoin menembus titik tertinggi sepanjang masa sebelumnya, secara konsisten diperlukan waktu sekitar 8 hingga 11 bulan untuk mencapai puncak pasar,” ungkap Martinez.

Sekarang, lantaran Bitcoin sedang naik ke nilai tertinggi baru lagi, dia memperkirakan bahwa kemungkinan besar puncak pasar selanjutnya bakal terjadi antara akhir tahun 2024 dan awal 2025.

“Dengan BTC saat ini melonjak ke rekor tertinggi, pola historis menunjukkan puncak pasar #BTC berikutnya bakal terjadi antara November 2024 dan Februari 2025,” ujarnya.

Historically, whenever #Bitcoin has shattered its previous all-time highs, it has consistently taken about 8 to 11 months to hit a market top.

With $BTC currently soaring to record highs, historical patterns suggest the next #BTC market top will be sometime between November… pic.twitter.com/IdEEDxb17S

— Ali (@ali_charts) March 8, 2024

Sementara itu, seorang analis lain dengan nama samaran Emperor juga turut membagikan pembaruan mengenai nilai ATH Bitcoin. Dalam kiriman singkatnya, Kaisar menyatakan bahwa nilai Bitcoin saat ini mirip dengan situasi break ATH (All-Time High) pada tahun 2020.

Berikut adalah poin-poin krusial nan disoroti oleh Emperor:

– Harga Bitcoin saat ini sedang konsolidasi di bawah resistensi utama setelah Open Interest (OI) Flush.

– Meskipun minat terbuka menurun, pasar tetap bergerak naik.

– Bahkan jika terjadi penurunan harga, mungkin hingga kisaran US$ 64.000, Bitcoin tetap bakal melampaui ATH dengan cepat.

“Sejarah bakal mengulang rima dan terulang,” pungkas Emperor.

Bitcoin Price Update 💯$BTC resembles 2020 ATH break a lot right now
(Study it)

– $BTC Consolidating below major resistance after OI Flush

– Market moving up on declining OI

– Even if we dip, (maybe to range low $64,000) we still break ATH Swiftly.

History rhymes and… pic.twitter.com/aZtIo350eK

— Emperor👑 (@EmperorBTC) March 8, 2024

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis