Apa Itu Digital Pr Dan Manfaatnya Bagi Bisnis

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Public relations (PR) telah mengalami transformasi nan signifikan. Kini ranah PR sudah mengalami digitalisasi dan semakin memudahkan para pebisnis untuk mempromosikan produk. Seperti apa penerapan digital PR dan apa saja manfaatnya nan bisa Anda rasakan? 

Meson Digital bakal membahasnya di bawah ini.  

Apa Itu Digital PR

Konsep digital PR sebenarnya tidak berbeda jauh dengan public relations konvensional nan Anda kenal. Namun bedanya, nyaris semua proses strategi dan penerapannya dilakukan secara digital. 

Dapat dikatakan bahwa digital PR merupakan rangkaian strategi alias strategi guna  meningkatkan visibilitas dan gambaran sebuah merek alias perusahaan melalui beragam kanal digital, seperti media sosial, blog, situs berita, dan platform online lainnya. 

Tujuan utama dari strategi tersebut adalah untuk membangun hubungan nan kuat dengan audiens digital, meningkatkan kesadaran merek, dan memperkuat reputasi perusahaan. 

Perbandingan Digital PR dan PR Tradisional

Digital PR dan konvensional mempunyai tujuan nan sama, ialah meningkatkan kesadaran merek dan membangun hubungan positif dengan publik. Namun, pendekatan dan media nan digunakan cukup jauh berbeda. 

Digital PR menggunakan platform online untuk mencapai tujuannya. Kampanye digital PR umumnya menggunakan konten imajinatif nan dapat dibagikan secara luas di internet, dan hasilnya dapat diukur dengan lebih jelas.

Di sisi lain, PR melalui metode konvensional beraksi melalui media tradisional seperti surat kabar, majalah, televisi, dan radio. PR konvensional biasanya menggunakan siaran pers dan relasi dengan wartawan untuk mendapatkan liputan media. Meskipun pendekatan dengan langkah ini tetap sangat efektif, hasilnya seringkali lebih susah diukur secara langsung.

Meskipun demikian, kedua pendekatan ini bisa saling melengkapi dan sering digunakan berbarengan untuk mencapai hasil nan optimal.

Jenis Digital PR 

Karena proses penyaluran nan beragam, digital PR terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut contoh-contoh jenisnya: 

1. Content Marketing 

Content marketing adalah strategi dengan konsentrasi dalam pembuatan dan penyebaran  konten dalam artikel, infografis, short video, dan sebagainya di beragam platform media online. 

Semua topik nan dibuat serelevan mungkin dengan kebutuhan audiens, sehingga dapat memberikan info nan berfaedah dan menarik perhatian audiens. 

2. Influencer Marketing 

Selain itu, ada pula influencer marketing nan cukup umum digunakan oleh praktisi digital marketing. 

Influencer mempunyai keahlian untuk menjangkau audiens nan luas dan dapat meningkatkan kepercayaan serta kesadaran merek melalui rekomendasi nan mereka berikan. Hampir 69 persen konsumen percaya terhadap produk nan direkomendasikan oleh influencer nan mereka ikuti di media sosial. 

Pilihlah influencer nan sesuai dengan sasaran audience Anda. Karena setiap influencer mempunyai karakter dan niche nan berbeda-beda

3. Iklan Advertorial 

Iklan advertorial adalah corak iklan nan disajikan dalam format editorial alias artikel. Iklan ini bermaksud untuk memberikan info alias cerita nan menarik sembari mempromosikan produk alias jasa secara halus. Advertorial biasanya ditemukan di situs web berita, majalah online, alias blog. 

4. Press Release 

Pernyataan resmi nan dikeluarkan oleh perusahaan disebut dengan press release. Fungsi utama dari press release adalah mengumumkan buletin krusial kepada media massa dan masyarakat luas.

Press release nan efektif kudu jelas, ringkas, dan mencakup semua info krusial nan perlu diketahui oleh khalayak umum. 

5. Social Media Content 

Social media content adalah bagian dari strategi digital PR. Lewat konten nan disalurkan di media sosial, Anda dapat berinteraksi langsung dengan audiens, membangun komunitas, dan menyebarkan pesan secara cepat. 

Konten media sosial mencakup beragam format, seperti gambar, video, sampai live streaming. Setiap platform media sosial mempunyai karakter uniknya. Itu sebabnya Anda perlu menyesuaikan konten dengan platform nan digunakan.

Contohnya saja antara TikTok dan LinkedIn. Di TikTok, konten ringan dan parodi jauh lebih digemari daripada konten dengan topik berat. Berbeda jauh dengan LinkedIn nan kebanyakan condong ke konten-konten serius seperti case study. 

Manfaat Digital PR

Digital PR bisa membawa akibat positif terhadap upaya Anda, yaitu: 

1. Menjangkau Audiens Lebih Luas 

Salah satu kelebihan utama digitalisasi PR adalah keahlian untuk menjangkau audiens nan lebih luas. Dengan menggunakan platform online seperti media sosial, blog, dan situs berita, info tentang brand Anda dapat dengan sigap dan mudah disebarkan ke beragam bagian dunia. 

2. Efektif dan Efisien

Digital PR seringkali lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan metode tradisional. Biaya untuk menjalankan campaign secara online biasanya condong rendah lantaran tidak memerlukan produksi bentuk alias biaya pengedaran seperti iklan cetak alias TV. 

Selain itu, strategi digital PR juga dapat dipantau serta diukur tingkat keberhasilannya  secara real-time. Anda pun dapat menyesuaikan strategi berasas info nan diperoleh agar memberikan hasil nan optimal​.

3. Memperkuat Reputasi

Digital PR sangat efektif dalam memperkuat brand awareness. Konsistensi dalam mengunggah konten dapat membangun gambaran positif dan kredibilitas di mata audiens. Jadi, Anda dapat bersaing dengan pesaing nan lain. 

4. Mengumpulkan Leads Unggulan

Salah satu tujuan utama digital PR adalah untuk menarik leads berbobot tinggi nan berpotensi menjadi konsumen setia. Leads nan datang melalui digital PR condong lebih engaging dan mempunyai minat nan lebih tinggi terhadap produk alias jasa nan ditawarkan.

Cara Menjalankan Digital PR

Di bawah ini adalah beberapa langkah menjalankan digital PR: 

1. Tentukan Tujuan Sejelas-jelasnya 

Langkah pertama dalam menjalankan digital PR adalah menentukan tujuan kampanye dengan jelas. Tujuan nan spesifik dan terukur bakal membantu Anda merancang strategi nan tepat dan menilai keberhasilan kampanye.  

Contohnya, brand Anda sedang mengeluarkan produk terbaru untuk kesehatan anak. Untuk meraih awareness terhadap produk terlebih dahulu, Anda mulai menjalankan campaign digital PR demi memperkenalkan produk ke masyarakat. 

Perkenalan ini dilakukan lewat beberapa kanal, seperti tulisan advertorial di web portal buletin ibu dan anak, content media sosial, sampai endorsement berbareng momfluencer terkenal.  

2. Pelajari Siapa Audiens Anda 

Memahami audiens adalah kunci untuk membikin konten nan relevan dan menarik. Lakukan penelitian untuk mengetahui demografi, minat, kebutuhan, dan perilaku online audiens Anda. 

3. Analisis Kompetitor 

Analisis ini dapat menemukan kesempatan celah di pasar maupun pesaing nan bisa Anda manfaatkan. Misalnya, jika pesaing Anda mendapatkan banyak engagement dari tulisan blog tentang topik tertentu, Anda bisa membikin konten serupa namun dengan pendekatan nan lebih mendalam alias unik.

4. Buat Strategi Distribusi Konten

Setelah memahami tujuan, audiens, dan pesaing Anda, langkah berikutnya adalah membikin strategi pengedaran konten nan efektif. Tentukan jenis konten nan bakal Anda buat, seperti tulisan blog, infografis, video, alias podcast. 

5. Monitor dan Evaluasi Hasil 

Pemantauan secara rutin dan pertimbangan adalah langkah krusial untuk memastikan campaign melangkah dengan baik dan mencapai tujuan nan telah ditetapkan.

Dengan melakukan monitoring secara rutin, Anda dapat mengidentifikasi metode apa  nan bekerja dengan baik dan nan perlu diperbaiki. Selanjutnya info tersebut dapat melakukan penyesuaian strategi di periode mendatang. 

Cara Mengukur Keberhasilan Digital PR

Parameter keberhasilan digital PR bisa bermacam-macam, tergantung dari metode alias proses nan berlangsung. Namun secara umum, ada tiga kriteria nan menentukan: 

1. Lead dan Konversi

Lead dan konversi adalah metrik utama nan menunjukkan seberapa efektif kampanye dalam menarik perhatian dan mengubah audiens menjadi prospek alias pelanggan. 

Untuk mengukur metrik ini, Anda bisa menggunakan perangkat seperti Google Analytics untuk melacak jalur konversi, mulai dari kunjungan pertama hingga tindakan nan diinginkan seperti pendaftaran email, pengisian blangko kontak, alias pembelian produk. 

2. Website Ranking 

Web ranking adalah parameter krusial nan menunjukkan posisi situs web Anda di search engine untuk kata kunci nan relevan. Tools nan cukup familiar digunakan untuk menelisik posisi ranking web adalah Google Search Console, Ahrefs, alias SEMrush.

3. Engagement

Engagement adalah parameter seberapa baik konten diterima oleh audiens dan seberapa aktif mereka berinteraksi dengan brand Anda. Adapun cakupan engagement meliputi hubungan audiens dengan konten nan Anda publikasikan, seperti likes, shares, comments di media sosial, serta komentar.  

Konklusi 

Digital PR adalah corak modern dari public relations nan menggunakan kanal digital untuk meningkatkan visibilitas dan gambaran sebuah merek alias perusahaan. 

Dengan strategi nan mencakup content marketing, influencer marketing, iklan advertorial, press release, dan konten media sosial, digital PR bermaksud untuk membangun hubungan kuat dengan audiens digital, meningkatkan kesadaran merek, dan memperkuat reputasi perusahaan. 

JIka Anda butuh strategi digital PR terbaik untuk bisnis, maka Meson Digital Agency siap membantu Anda. Jasa online PR dari Meson Digital dapat mengembangkan strategi digital marketing Anda bisa meraih keuntungan. Hubungi kami untuk info lebih lanjut! 

Selengkapnya
Sumber Digital Marketing Agency
Digital Marketing Agency