Apa Itu Komunikasi Pasif Tegas? Berikut Contoh, Manfaat, Dampak Dan Cara Melatihnya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Dalam kehidupan kehidupan sehari-hari, dimulai dari tetangga, rekan kerja alias sahabat, kadang diperlukan komunikasi nan mendukung batas antara nilai nan kita anut dengan nilai nan orang lain anut. Terkadang demi menghindari konflik, kita seringkali mengalah dan mengorbankan nilai pribadi. Oleh lantaran itu, diperlukan komunikasi pasif tegas agar kita bisa menyampaikan pendapat pribadi tanpa menyinggung emosi orang lain.

Pengertian Komunikasi Pasif Tegas

Komunikasi pasif tegas merujuk pada style komunikasi di mana seseorang condong berkarakter pasif, namun tetap dapat mengekspresikan kemauan alias pendapat mereka dengan tegas. Dalam konteks ini, seseorang mungkin condong menghindari bentrok alias konfrontasi, tetapi ketika mereka merasa perlu, mereka dapat menyampaikan pendapat alias kemauan mereka dengan jelas dan tegas.

Ciri-ciri komunikasi pasif tegas melibatkan sikap nan umumnya berkarakter merendah, menghindari pertentangan, dan mengutamakan keselarasan hubungan. Namun, meskipun berkarakter pasif, orang nan menggunakan style komunikasi ini tidak ragu untuk menyatakan pendapat mereka alias menetapkan batas dengan jelas ketika diperlukan. Ini menciptakan keseimbangan antara mempertahankan hubungan nan baik dan memastikan bahwa kebutuhan alias kemauan perseorangan dihargai.

Contoh Komunikasi Pasif Tegas 

(Sumber foto: www.pexels.com)

Komunikasi Pasif Tegas dalam Persahabatan

  • Menolak Ajakan

Teman A membujuk Teman B untuk pergi hangout, tetapi Teman B sebenarnya mau menghabiskan waktu sendiri. Teman B dapat merespons dengan tegas, namun tetap mempertahankan sikap positif, misalnya, “Terima kasih banyak atas undangannya, tetapi saya merencanakan malam ini untuk bersantai di rumah. Mungkin lain kali ya?“.

  • Memberikan Pendapat

Ketika teman-teman berbincang tentang rencana alias buahpikiran tertentu, seseorang nan menggunakan komunikasi pasif tegas dapat mengungkapkan pendapatnya dengan tegas tanpa menciptakan konflik. Contohnya, “Cara nan Anda sampaikan bagus kok, tetapi saya pribadi lebih memilih untuk mencoba langkah lain.“.

  • Menetapkan Batasan

Teman C mungkin merasa terbebani oleh permintaan terus-menerus dari Teman D untuk meminjam uang. Teman C bisa menggunakan komunikasi pasif tegas untuk menetapkan batas dengan mengatakan, “Saya senang bisa membantu, tetapi saya kudu memprioritaskan finansial saya sekarang. Maaf, saya tidak bisa memberikan pinjaman lagi.”

  • Menyampaikan Kritik

Dalam situasi di mana seseorang merasa tidak puas dengan perilaku teman, komunikasi pasif tegas dapat digunakan untuk menyampaikan kritik dengan lembut dan jelas. Misalnya, “Saya menghargai persahabatan kita dan saya merasa lebih nyaman kalau  kita bisa berbincang terbuka. Sebenarnya, saya  sedikit merasa terganggu dengan dengan kejadian tempo hari.“.

Seni Bersikap Tegas

Komunikasi Pasif Tegas dalam Dunia Profesional

Dalam konteks profesional, komunikasi pasif tegas dapat membantu seseorang untuk menyampaikan pendapat, kebutuhan, alias batas mereka dengan tegas, namun tetap mempertahankan etika dan keprofesionalan. Berikut adalah beberapa contoh komunikasi pasif tegas dalam bumi profesional:

  • Menyatakan Pendapat pada Rapat

Seorang personil tim mungkin tidak sepakat dengan buahpikiran nan diusulkan dalam rapat. Dengan menggunakan komunikasi pasif tegas, dia bisa berkata, “Saya menghargai buahpikiran ini, tetapi saya mempunyai pandangan nan berbeda. Saya mau memandang opsi lain sebelum kita membikin keputusan.“.

  • Menanggapi Tuntutan Kerja nan Berlebihan

Jika seorang tenaga kerja merasa diberi terlalu banyak tanggung jawab alias tuntutan kerja nan tidak realistis, dia bisa menggunakan komunikasi pasif tegas untuk menetapkan batasan. Contohnya, “Saya mau memberikan nan terbaik untuk proyek ini, tetapi saya merasa sekarang ada terlalu banyak pada plat saya. Bisakah kita mencari solusi untuk mendistribusikan tanggung jawab dengan lebih seimbang?“.

  • Menyampaikan Pembaruan Status Proyek

Seorang pemimpin proyek dapat menggunakan komunikasi pasif tegas untuk menyampaikan pembaruan status proyek nan mungkin menunjukkan keterlambatan. Misalnya, “Saya mau menunjukkan semua bahwa proyek mengalami beberapa hambatan, dan kami sedang bekerja keras untuk mengatasi masalah ini. Saya percaya kami dapat menemukan solusi dan menyelesaikan proyek ini dengan sukses.”

  • Memberikan Umpan Balik Kinerja

Saat memberikan umpan kembali kepada rekan kerja, seseorang dapat menggunakan komunikasi pasif tegas dengan menyampaikan kritik secara konstruktif. Misalnya, “Saya memandang bahwa ada area di mana kita bisa meningkatkan kinerja. Bagaimana menurutmu jika kita bekerja berbareng untuk menemukan solusi dan mencapai sasaran nan telah ditetapkan?“.

Komunikasi Pasif Tegas dalam Kehidupan Bertetangga

Dalam konteks kehidupan bertetangga pun dibutuhkan komunikasi pasif tegas jika dibutuhkan. Berikut adalah beberapa contoh komunikasi pasif tegas dalam kehidupan bertetangga:

  • Menegur saat Ada Kebisingan nan Mengganggu

Jika tetangga terlalu ribut pada jam-jam malam, seseorang dapat menggunakan komunikasi pasif tegas dengan mengatakan, “Saya sangat menghargai kenyamanan di lingkungan kita, tapi sudah beberapa malam belakangan ini, ada sedikit kebisingan nan mengganggu, terutama saat malam. Bisakah kita bersama-sama mencari langkah agar bisa lebih tenang di waktu-waktu tersebut?“.

  • Menyampaikan Ketidaknyamanan dengan Santai

Jika ada perilaku tetangga nan membikin seseorang merasa tidak nyaman, komunikasi pasif tegas dapat digunakan, misalnya, “Saya menghargai kebebasan pribadi kita di lingkungan ini. Namun, saya merasa agak tidak nyaman dengan beberapa perihal baru-baru ini. Mungkin kita bisa duduk berbareng dan mencari solusi nan bisa membikin kita semua merasa lebih baik.“.

  • Menjelaskan Batasan Privasi

Ketika tetangga terlalu sering memasuki area privat tanpa izin, seseorang dapat menggunakan komunikasi pasif tegas dengan berkata, “Saya senang kita bertetangga, tetapi saya mau menjaga batas privasi. Bisakah kita membikin kesepakatan tentang area pribadi masing-masing agar kita semua merasa nyaman?”.

  • Menyatakan Keprihatinan dengan Lembut

Jika ada kekhawatiran mengenai dengan pemeliharaan properti tetangga, seseorang bisa menggunakan komunikasi pasif tegas, seperti, “Saya memandang ada beberapa masalah dengan pemeliharaan properti, dan saya hanya mau memastikan bahwa semuanya baik-baik saja. Apakah mungkin kita bisa berbincang tentang langkah terbaik untuk menjaga lingkungan ini tetap indah?“.

Manfaat Komunikasi Pasif Tegas

(Sumber foto: www.pexels.com)

Komunikasi pasif tegas mempunyai beberapa faedah dalam beragam situasi interpersonal. Beberapa faedah utama termasuk:

  • Mempertahankan Hubungan nan Baik

Komunikasi pasif tegas membantu menjaga keselarasan dan kualitas hubungan interpersonal. Dengan menyatakan pendapat secara tegas, namun lembut, seseorang dapat menghindari bentrok nan berlebihan dan tetap menjaga atmosfer nan positif.

  • Meningkatkan Kepahaman

Pendekatan ini memungkinkan perseorangan untuk menyampaikan pesan mereka dengan jelas dan terperinci, sehingga tercipta pemahaman antara pihak nan terlibat. Dengan demikian, potensi kesalahpahaman dapat diminimalisir.

  • Meminimalkan Konflik nan Tidak Perlu

Komunikasi pasif tegas membantu menghindari bentrok nan tidak perlu tanpa mengorbankan ekspresi kemauan alias pendapat. Cara ini memungkinkan perseorangan untuk mempertahankan kedamaian dalam hubungan interpersonal, namun tetap mempunyai kejelasan dalam komunikasi.

  • Meningkatkan Keterbukaan dan Kejujuran

Dengan menggunakan style komunikasi ini, seseorang dapat merasa lebih nyaman dalam menyatakan kebutuhan, keinginan, alias pendapat mereka. Hal ini dapat meningkatkan keterbukaan dan kejujuran dalam suatu hubungan.

  • Membantu Menetapkan Batasan

Komunikasi pasif tegas memungkinkan perseorangan untuk menetapkan batas dengan jelas tanpa menciptakan ketegangan. Cara ini berfaedah dalam situasi di mana perseorangan perlu melindungi privasi, waktu, alias kebutuhan pribadi masing-masing.

  • Mengurangi Stres dan Ketegangan

Dengan menghindari bentrok nan tidak perlu dan menyatakan kemauan dengan tegas, namun lembut, perseorangan dapat mengurangi tingkat stres dan ketegangan dalam hubungan interpersonal.

  • Mendorong Kerjasama dan Solusi Bersama

Komunikasi pasif tegas mendorong atmosfer kerjasama dan menciptakan kesempatan untuk menemukan solusi berbareng dalam menghadapi masalah alias perbedaan pendapat.

  • Menghormati Orang Lain

Pendekatan ini memungkinkan perseorangan untuk menyampaikan pesan mereka dengan langkah nan menghormati dan memerhatikan emosi orang lain. Ini membantu menciptakan lingkungan sosial nan positif.

Tegas Membangun Batas

Dampak Positif Komunikasi Pasif Tegas

Komunikasi pasif tegas dapat membawa beragam akibat positif dalam beragam aspek kehidupan. Beberapa dari akibat positif tersebut meliputi:

  • Mempertahankan Hubungan nan Sehat

Komunikasi pasif tegas membantu menjaga hubungan interpersonal dengan tetap menyatakan kemauan alias kebutuhan tanpa menciptakan bentrok nan merugikan. Ini mendukung keselarasan hubungan.

  • Meningkatkan Keterbukaan

Individu nan menggunakan komunikasi pasif tegas condong lebih terbuka dalam menyampaikan perasaan, pendapat, alias kebutuhan mereka. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman antara pihak-pihak nan terlibat.

  • Mengurangi Kegelisahan

Dengan menyatakan kemauan alias kebutuhan dengan langkah nan tegas, namun lembut, seseorang dapat mengurangi kegelisahan nan mungkin timbul lantaran penolakan alias konfrontasi nan kuat.

  • Mendorong Kerjasama

Komunikasi pasif tegas menciptakan lingkungan nan mendukung kerjasama. Seseorang dapat menyampaikan kemauan alias pendapat mereka dengan langkah nan membujuk obrolan dan pemecahan masalah bersama.

  • Menjaga Keseimbangan dalam Hubungan

Individu nan menggunakan komunikasi pasif tegas condong menemukan keseimbangan antara menyatakan kemauan mereka dan mempertahankan hubungan nan baik. Ini membantu mencegah terjadinya ketegangan nan tidak perlu.

  • Meningkatkan Keterampilan Komunikasi

Penggunaan komunikasi pasif tegas membantu mengembangkan keahlian komunikasi nan efektif. Seseorang belajar menyampaikan pesan dengan jelas dan positif, tanpa mengorbankan keaslian alias integritas pribadi.

  • Memfasilitasi Pemecahan Masalah

Dengan menyatakan kemauan alias kebutuhan secara terbuka, perseorangan dapat lebih mudah bekerja sama untuk menemukan solusi nan memuaskan bagi semua pihak terlibat.

  • Membangun Sikap Positif

Komunikasi pasif tegas condong menciptakan lingkungan nan mendukung sikap positif. Individu nan merasa dihargai dan didengar melalui style komunikasi ini condong mempertahankan sikap nan positif.

  • Menjaga Kesehatan Mental

Menghindari bentrok nan berlebihan dan menyampaikan pesan dengan langkah nan tegas, namun lembut dapat membantu menjaga kesehatan mental seseorang. Ini dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan.

  • Meningkatkan Kualitas Hidup

Secara keseluruhan, komunikasi pasif tegas dapat memberikan kontribusi positif terhadap kualitas hidup seseorang dengan menciptakan hubungan nan sehat, mendukung, dan membangun suasana nan positif dalam beragam situasi.

Dampak Negatif Komunikasi Pasif Tegas

Meskipun komunikasi tegas dapat mempunyai manfaat, ada beberapa akibat negatif nan dapat muncul tergantung pada situasi dan langkah komunikasinya. Beberapa akibat negatif komunikasi tegas dalam kehidupan sehari-hari antara lain:

  • Konflik dan Ketegangan Hubungan

Komunikasi tegas nan berlebihan alias tidak sensitif dapat memicu bentrok dan meningkatkan ketegangan dalam hubungan interpersonal. Orang mungkin merasa diserang alias diabaikan.

  • Menciptakan Ketidaknyamanan

Penyampaian pesan nan terlalu tegas tanpa mempertimbangkan emosi orang lain dapat menciptakan ketidaknyamanan dan membikin orang merasa terancam.

  • Menyulitkan Kerjasama

Komunikasi nan terlalu tegas alias dominan dapat menyulitkan kerjasama. Orang mungkin tidak merasa termotivasi untuk bekerja sama jika merasa pendapat mereka diabaikan.

  • Menimbulkan Perasaan Tidak Dihargai

Jika komunikasi tegas dilakukan tanpa memerhatikan emosi dan perspektif orang lain, dapat membikin orang merasa tidak dihargai alias diremehkan.

  • Menurunkan Motivasi dan Kreativitas

Komunikasi nan terlalu tegas dapat menurunkan motivasi dan produktivitas dalam lingkungan kerja alias kelompok. Orang mungkin merasa tidak nyaman untuk berkontribusi alias menyampaikan ide-ide kreatif.

  • Membuat Perasaan Tidak Aman

Komunikasi nan terlalu tegas alias otoriter dapat menciptakan atmosfer di mana orang merasa tidak kondusif alias takut untuk berbicara. Hal ini dapat menghalang pertukaran buahpikiran dan gagasan.

  • Menghambat Pembangunan Hubungan nan Positif

Sikap tegas nan berlebihan dapat menghalang keahlian untuk membangun hubungan nan positif dan saling mendukung. Orang mungkin enggan terbuka alias berbagi dengan orang nan terlalu tegas.

  • Menyulitkan Resolusi Konflik

Komunikasi tegas nan tidak dipertimbangkan dapat menyulitkan proses resolusi konflik. Orang mungkin susah mencapai kesepakatan alias mencari solusi berbareng jika komunikasi berkarakter otoriter.

  • Menyebabkan Rasa Sakit Hati

Penyampaian pesan nan terlalu tegas alias kasar dapat menyebabkan rasa sakit hati dan dapat meninggalkan jejak dalam hubungan interpersonal.

  • Mengurangi Fleksibilitas

Terlalu banyak menggunakan komunikasi tegas bisa mengurangi elastisitas dalam beradaptasi dengan perubahan alias berpikir secara terbuka terhadap ide-ide baru.

Cara Bersikap Tegas dalam Segala Situasi

Cara Melatih Komunikasi Pasif Tegas

Salah satu langkah untuk melatih komunikasi pasif tegas adalah dengan memerhatikan bahasa tubuh, intonasi suara, dan pilihan kata alternatif. Misalnya, dalam situasi di mana kita mau menolak rayuan tanpa menyinggung perasaan, kita dapat menggunakan bahasa nan memperkuat keputusan pribadi kita tanpa merendahkan rayuan tersebut.

Contoh, kita dapat berkata, “Saya menghargai undanganmu dan sungguh senang Anda membujuk saya, tetapi saat ini saya sudah mempunyai rencana lain. Mungkin lain kali kita bisa merencanakan sesuatu bersama.” Dalam perihal ini, kita menyampaikan penolakan tanpa mengkritik alias menilai rayuan tersebut, dan menawarkan kemungkinan untuk beraktivitas berbareng di waktu nan lain.

Selain itu, mendengarkan dengan empati dan merespons secara positif dapat memperkuat komunikasi pasif tegas. Misalnya, ketika kita menyampaikan kebutuhan alias emosi kita, kita bisa mengungkapkannya dengan langkah nan positif, “Saya merasa lebih nyaman jika kita dapat berbincang tentang ini berbareng dan mencari solusi nan baik untuk kita berdua.”

Latihan mengungkapkan pendapat alias kebutuhan dengan tegas dan positif dapat membantu membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi tanpa menyakiti emosi orang lain. Komunikasi pasif tegas memerlukan kejelian dalam menyampaikan pesan agar terdengar jelas dan tegas, namun tetap menghormati emosi orang lain. Dengan praktik dan kesadaran diri, seseorang dapat mengembangkan keahlian ini untuk menciptakan hubungan nan lebih sehat dan efektif.

Kesimpulan

Komunikasi pasif tegas adalah suatu corak komunikasi nan menggabungkan sikap pasif untuk menghindari bentrok dengan keahlian untuk menyampaikan pendapat alias kebutuhan dengan sikap tegas saat penyampaiannya.

Manfaat dari komunikasi pasif tegas adalah terjaganya hubungan nan sehat, terciptanya keterbukaan dan kesembangan dalam berinteraksi. Komunikasi pasif tegas bisa menjaga keseimbangan antara kejelasan pesan dan menjaga hubungan positif.

Meskipun demikian, ada potensi akibat negatif seperti menciptakan ketidaknyamanan dalam hubungan sosial, alias menghalang pertumbuhan perseorangan lantaran penolakan hal-hal nan bertentangan dengan nilai nan mereka anut.

Penerapan komunikasi pasif tegas nan efektif melibatkan penggunaan bahasa nan positif, mendengarkan dengan empati, dan memerhatikan bahasa tubuh nan mendukung pesan nan disampaikan. Dengan demikian, komunikasi pasif tegas dapat diterapkan tanpa menyakiti emosi orang lain, menciptakan lingkungan nan mendukung kerjasama dan keseimbangan hubungan dalam kehidupan sehari-hari. Grameds bisa mempelajari kiat-kiat untuk menjadi pribadi nan lebih positif dengan membaca koleksi kitab self improvement di Gramedia.com.

ePerpus adalah jasa perpustakaan digital masa sekarang nan mengusung konsep B2B. Kami datang untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan kitab dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk memandang laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog