Apa Jadinya Jika Muslim Tidak Sholat Jumat Tiga Kali Berturut-turut?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Ilustrasi sholat Jumat. Sholat Jumat wajib bagi setiap Muslim

KINCAIMEDIA, JAKARTA — Hari Jumat merupakan penghulunya hari dan mempunyai banyak keutamaan. Pada Jumat, umat Muslim nan mukallaf (memenuhi kriteria kewajiban) wajib melaksanakan sholat jumat, mereka bakal berdosa andaikan meninggalkan sholat Jumat. 

Lantas gimana hukum sholat Jumat bagi laki-laki muslim jika telah meninggalkan sholat Jumat tiga kali berturut-turut?

Tentu saja seorang Muslim tersebut bakal berdosa dan mendapatkan  sejumlah ancaman andaikan meremehkan sholat jumat dengan tidak melakukannya selama tiga kali berturut-turut.

Karena mengerjakan sholat Jumat hukumnya adalah wajib bagi setiap laki-laki muslim, di mana perihal tersebut sudah tercantum dalam surat Al Jumuah ayat 9. 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا نُودِىَ لِلصَّلَوٰةِ مِن يَوْمِ ٱلْجُمُعَةِ فَٱسْعَوْا۟ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ وَذَرُوا۟ ٱلْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

"Hai orang-orang nan beriman, andaikan Anda diseru untuk menunaikan sholat Jum’at, maka bersegeralah Anda kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, nan demikian itu lebih baik bagimu jika Anda mengetahui. " (QS. Al Jumuah: 9).

Ada banyak hadits juga nan menyebutkan, bahwa meninggalkan sholat Jumat tanpa ada uzur syar’i adalah sebuah kemaksiatan besar.

Mengingat pengertian sholat Jumat mempunyai sıfat nan wajib, itulah kenapa ada ancaman bagi mereka nan meninggalkan sholat Jumat. Perihal ancaman tersebut, telah disebutkan dalam hadist Rasulullah SAW.

مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمُعَاتٍ مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ كُتْبَ مِنَ المُنَافِقِيْن

Artinya, “Barang siapa nan meninggalkan tiga kali ibadah sholat Jumat tanpa uzur, niscaya dia ditulis sebagai orang kafir nifaq alias munafiq." (HR At-Thabarani). 

Dalam hadits lain, dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah nan mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمُ الْجُمُعَاتِ، أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ، ثُمَّ لَيَكُونُنَّ مِنَ الْغَافِلِينَ

"Hendaknya orang nan suka meninggalkan sholat Jumat itu menghentikan kebiasan buruknya, alias Allah bakal mengunci mata hatinya, lampau dia bakal menjadi orang ghafilin alias orang lalai." (HR Muslim). 

Terdapat juga hadits lain nan turut memberi peringatan berupa ancaman bagi mereka nan meninggalkan sholat Jum'at. Dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah SAW bersabda: 

مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ، ثَلَاثًا، مِنْ غَيْرِ ضَرُورَةٍ، طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ

"Siapa nan meninggalkan sholat Jumat sebanyak tiga kali, bukan lantaran darurat alias halangan maka Allah bakal mengunci hatinya.” (HR Ibnu Majah)

Menurut Imam Syafi’i, banyaknya hadits nan menyebut larangan meninggalkan sholat Jumat tanpa ada uzur syar’i adalah penegasan keras tentang larangan meninggalkan sholat Jumat sehingga  menghadiri sholat Jumat, kata Imam Syafii, hukumnya adalah fardhu.

Maka peralatan siapa nan meninggalkan perkara fardhu lantaran meremehkan, berfaedah dia sudah melakukan sebuah keburukan, selain andaikan Allah SWT memaafkannya.

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam