Apa Keutamaan Sholat Jumat? Ini Penjelasannya

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA --Salah satu argumen mengapa hari Jumat dianggap sebagai hari baik lantaran terdapat sholat Jumat. Ibadah ini hukumnya fardhu 'ain (kewajiban individual) bagi laki-laki. Jumlah rakaat sholat Jumat sebanyak dua rakaat.

Dan barangsiapa nan melaksanakan sholat Jumat maka gugur tanggungjawab melaksanakan sholat dhuhur. Namun jika tidak melaksanakan sholat Jumat maka seseorang wajib menjalankan sholat dhuhur.

Abdul Qadir ar-Rahbawi dalam bukunya "Seri Fikih Shalat Empat Madzhab, 'Sholat Tahiyyatul Masjid, Shalat Berjama'ah Serta Shalat Jumat" mengatakan keistimewaan sholat Jumat lantaran berangkaian dengan hari Jumat nan spesial dibandingkan dengan hari-hari lainnya.

Berdasarkan sabda Rasulullah daru Abu Hurairah, "Sebaik-baik hari nan di dalamnya terbit mentari adalah hari Jum'at. Pada hari itu diciptakan Adam AS, pada hari itu pula dia dimasukkan ke surga, pada hari itu juga dia dikeluarkan dari surga, dan tidak bakal terjadi hari hariakhir selain pada hari Jum'at" (HR Muslim, Abu Dawud dan lainnya. Disahihkan oleh Tirmidzi).

Dan penegasan tentang keistimewaan Sholat Jumat adalah ada pada sabda Rasulullah dari Abu Lubanah Al-Badri, Rasulullah bersabda, "Penghulunya hari-hari adalah hari Jum'at, dan hari Jum'at juga adalah hari nan paling agung di sisi Allah. Dan lebih agung di sisi Allah daripada hari raya 'Iidul Fitri dan 'Iidul Adha. Pada hari Jum'at juga terdapat lima peristiwa; pada hari itu Allah menciptakan Adam AS, pada hari itu pula Allah melemparkan Adam ke bumi serta pada hari itupula Adam wafat. Pada hari Jum'at juga terdapat waktu nan tidak ada seorang hamba pun nan meminta kepada Allah selain Allah bakal memberikan kepadanya, selama tidak meminta sesuatu nan haram. Pada hari itu pula bakal terjadi kiamat. Tak seorangpun dari Malaikat, langit, bumi, angin, gunung dan lautan selain mereka memuliakan hari Jum'at." (HR Ahmad dan Ibnu Majah. Al-'Iraqi berbicara bahwa sanad ini hasan).

Berdasarkan dua sabda di atas tersebut, menurut Abdul Qadir sholat Jum'at sangat istimewa. Karena terdapat peristiwa-peristiwa krusial pada hari Jumat. Dan Allah bakal memberi sesuatu kepada hambanya selain nan haram pada hari Jumat. Maka dari itu memuliakan hari Jumat adalah dengan sholat Jumat.

Oleh karena itu pula dianjurkan memperbanyak ibadah pada hari Jumat. Menurut Abdul Qadir beberapa ibadah nan bisa dilakukan pada hari Jumat adalah memperbanyak membaca sholawat, membaca surah al-Kahfi, mandi dan memakai wangi-wangian ketika hendak melaksanakan sholat Jumat.

Dan perintah agar melaksanakan sholat Jumat juga tertuang dalam Surah al-Jumu'ah ayat 9-10:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا نُوْدِيَ لِلصَّلٰوةِ مِنْ يَّوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا اِلٰى ذِكْرِ اللّٰهِ وَذَرُوا الْبَيْعَۗ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Yā ayyuhal-lażīna āmanū iżā nūdiya liṣ-ṣalāti miy yaumil-jumu‘ati fas‘au ilā żikrillāhi wa żarul-bai‘(a), żālikum khairul lakum in kuntum ta‘lamūn(a).

Artinya: "Wahai orang-orang nan beriman, andaikan (seruan) untuk melaksanakan salat pada hari Jumat telah dikumandangkan, segeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. nan demikian itu lebih baik bagimu jika Anda mengetahui."

فَاِذَا قُضِيَتِ الصَّلٰوةُ فَانْتَشِرُوْا فِى الْاَرْضِ وَابْتَغُوْا مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ وَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Fa iżā quḍiyatiṣ-ṣalātu fantasyirū fil-arḍi wabtagū min faḍlillāhi ważkurullāha kaṡīral la‘allakum tufliḥūn(a).

Artinya: "Apabila salat (Jumat) telah dilaksanakan, bertebaranlah Anda di bumi, carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar Anda beruntung."

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam