Apa Yang Dimakan Nabi Muhammad Saat Buka Puasa?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA, DEPOK -- Berbuka puasa alias iftar adalah momen nan sangat krusial selama bulan Ramadhan, di mana umat Islam di seluruh bumi berbuka puasa mereka setelah mentari terbenam. Nabi Muhammad SAW memberikan contoh nan baik tentang gimana berbuka puasa dengan langkah nan sederhana namun penuh manfaat. 

Berhadirkan hadits Nabi, setidaknya ada dua menu nan dikonsumsi, yaitu kurma dan air. Nabi SAW bersabda:

إذا أفطر أحدكم فليفطر على تمر، فإن لم يجد فليفطر على ماء فإنه طهور 

Artinya, “Apabila Anda mau berbuka, berbukalah dengan kurma. Jika tidak ada, minumlah air putih lantaran dia suci,” (HR At-Tirmidzi).

Nabi Muhammad SAW biasanya berbuka puasa dengan kurma lantaran kurma merupakan sumber daya nan sigap diserap oleh tubuh. Jika tidak ada kurma, beliau berbuka dengan air, menunjukkan pentingnya hidrasi.

Setelah mengonsumsi kurma, Nabi Muhammad SAW bakal mengikuti dengan meminum air, nan membantu hidrasi dan persiapan untuk sholat Maghrib.

Dalam kitab Mir’atul Mafatih, Al-Mubarakfuri juga menjelaskan bahwa kurma sangat baik dikonsumsi saat berbuka. Kurma termasuk makanan pokok nan dapat menguatkan tubuh, terutama menyegarkan mata, setelah puasa seharian. Sesangkan air putih, dia suci dan bersih, dan sangat baik dikonsumsi sebelum mencicipi menu buka puasa lainnya.

Penting untuk diingat bahwa Nabi Muhammad SAW selalu mengutamakan kesederhanaan dan keseimbangan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam berbuka puasa. Beliau mengajarkan untuk tidak berlebihan alias royal dalam makan dan selalu berterima kasih atas apa nan tersedia.

Sebelum berbuka puasa, jangan lupa juga untuk selalu membaca angan buka puasa sebagai berikut:

 اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa`ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu saya berpuasa, dan kepada-MU saya beriman, dan dengan rezeki-Mu saya berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai nan Maha Pengasih dan Penyayang." (HR Bukhari dan Muslim).

Selain itu, ada juga angan buka puasa seperti diriwayatkan dari Ibnu Umar Ra bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa mengucapkan:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ الله

“Dzahabaz zhama`u wabtallatil `uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah”.

Artinya: “Telah lenyap rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah pasti ganjaran, dengan kehendak Allah Ta`ala.” (HR Abu Dawud, Daruquthni, Hakim, dan Nasai). 

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam