Apakah Halving 20 April Benar-benar Bakal Dorong Kenaikan Bitcoin Lebih Lanjut?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Halving Bitcoin (BTC) merupakan salah satu momen nan paling ditunggu oleh para penanammodal kripto. Pasalnya, pemotongan bingkisan pada para penambang mata uang digital utama tersebut, disinyalir bakal membikin suplai nan beredar di pasar makin sedikit.

Melansir dari cointelegraph.com, seorang mahir mata uang digital dari UTXO Management Dylan LeClair, menyatakan bahwa saat ini ada indikasi nilai Bitcoin tidak bakal turun kembali ke US$ 50.000 dalam waktu dekat. 

“Dari apa nan saya pelajari dalam beberapa waktu terakhir, Bitcoin sering kali mencapai level nilai nan lebih tinggi daripada sebelumnya. Pun juga tidak ada tanda-tanda spekulasi berlebihan di pasar derivatif nan dapat menyebabkan penurunan nilai secara signifikan,” ungkap LeClair.

LeClair menjelaskan, jika nilai Bitcoin kembali ke kisaran US$ 70.000 – US$ 75.000, bakal ada tekanan besar pada posisi jual. Ini disebabkan oleh kebenaran bahwa semakin banyak penanammodal alias pedagang nan menjual Bitcoin mereka ketika nilai mulai naik. 

“Dengan kata lain, mereka nan mempunyai posisi jual bakal merasa terdesak untuk menutup posisi mereka lantaran nilai terus meningkat,” ujarnya.

Ia juga memberikan contoh bahwa jika nilai Bitcoin mencapai US$ 70.000, maka diperkirakan sekitar US$ 174,17 juta kudu “dilikuidasi” alias dijual. Dan jika nilai mencapai US$ 75.000, diperkirakan sekitar US$ 830 juta bakal dijual. 

“Ini berfaedah bahwa semakin tinggi nilai Bitcoin, semakin besar pula jumlah Bitcoin nan dijual, nan mana kemungkinan bakal memicu lonjakan nilai lebih lanjut,” kata LeClair.

Peringatan Penurunan

Di satu sisi, LeClair juga mempertimbangkan kemungkinan nilai Bitcoin turun kembali ke US$ 50.000. Meskipun ini bisa membikin banyak orang menjual Bitcoin mereka, LeClair menganggap kemungkinannya rendah. 

“Ini bisa kita lihat dari kebenaran bahwa struktur nilai Bitcoin telah menunjukkan pola “higher lows”, dimana kecenderungan kenaikan nilai nan berkelanjutan,” pungkas LeClair.

Kendati demikian, koreksi ini tidak bakal menghentikan pertumbuhan Bitcoin. Dia beranggapan bahwa beberapa perusahaan besar seperti BlackRock telah menunjukkan minatnya pada Bitcoin dengan memperbarui prospektus ETF Bitcoin mereka. 

“Sebenarnya kan sudah jelas, minat institusional dalam mata uang digital terus meningkat. Tentunya itu bisa menjadi aspek pendukung bagi nilai Bitcoin di masa depan,” paparnya.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis