Ashabul Kahfi: Mengenal Nama-nama Pemuda (bagian Ii)

Oct 28, 2025 11:42 AM - 5 bulan yang lalu 178494

Kincai Media , JAKARTA -- Menyambung kisah sebelumnya, tidak semua rakyat seturut dengan penguasa yang lalim lagi musyrik, Decius. Di antara mereka terdapat para pemuda. Buku Corpus Inscriptionum Arabicarum Palaestinae (Jilid Enam) menyebut siapa saja nama-namanya, yang kelak bergelar Ashab al-Kahfi.

Dalam bahasa Latin, julukan untuk para pemuda itu sebelum beragama adalah Achillides, Diomedes, Diogenes, Probatus, Stephanus, Sambatius, dan Quiriacus. Setelah menjadi pengikut aliran Nabi Isa AS, mereka berturut-turut berganti nama menjadi Maximianus, Malchus, Martinianus, Constantinus, Dionysius, Johannes, dan Serapion.

Tidak ada kode iklan yang tersedia.

Sumber lain, Ensiklopedia Britannica, mengungkapkan bahwa tradisi Kristen Barat menamakan mereka sebagai Maximian, Malchus, Marcian, John, Denis, Serapion, dan Constantine. Adapun menurut tradisi Kristen Ortodoks mereka terdiri atas Maximilian, Jamblichus, Martin, John, Dionysius, Antonius, dan Constantine.

Dari lingkungan elite

Selain Antonius, keenam orang tersebut merupakan pejabat krusial di lingkungan istana gubernur Daqyanus. Seperti halnya Decius, gubernur tersebut merupakan seorang penyembah dewa-dewi Romawi. Tidak mengherankan jika mertua Maximilian itu menghiasi setiap perspektif kota Ephesus dengan patung-patung yang menggambarkan aliran politeisme.

Akan tetapi, keluarganya tidak seluruhnya terjerumus kesesatan. Istrinya sendiri diam-diam beragama pada tauhid. Setelah perihal itu diketahuinya, Daqyanus pun membakar hidup-hidup pasangannya itu di depan umum. Kejadian ini disaksikan putrinya, Helen, yang akhirnya mengikuti jejak ibundanya, menjadi orang beragama secara sembunyi-sembunyi.

Ketika dewasa, Helen dinikahkan dengan Maximilian yang tidak lain anak seorang pejabat yang dekat secara politik dengan Kaisar Decius. Daqyanus berharap, pernikahan putrinya itu bakal memuluskan jabatannya di Ephesus. Setidak-tidaknya, besannya itu yang menjabat senat tidak mungkin menjelek-jelekkan namanya di hadapan sang kaisar.

Pasangan Maximilian dan Helen dikaruniai anak berjulukan Iqmith.

Selengkapnya