Astra Valorant : Agent Controller, Sulit Tapi Op!

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Riot Games terus berupaya memastikan Valorant tetap menjadi salah satu game FPS terbesar di dunia. Mereka terus menyajikan konten segar secara berkala, dan baru-baru ini, Riot Games telah mengungkapkan pemasok baru nan bakal segera hadir.

Sejak peluncurannya, sudah ada empat pemasok baru nan ditambahkan ke dalam Valorant, termasuk nan terbaru, Yoru. Dan sekarang, para fans bakal segera diperkenalkan pada pemasok baru berikutnya, nan diberi nama “Astra”.

Tak butuh waktu lama setelah pengumuman pemasok ke-15 (Astra), Riot Games merilis trailer seru nan mengungkap keahlian unik dari Astra. 

Astra berasal dari Ghana dan dikenal sebagai mahir dalam mengendalikan kerumunan. Kemampuan uniknya mencakup beragam hal, mulai dari penempatan jebakan hingga menciptakan tembok asap nan dapat menutupi sepanjang peta. Agent inibenar-benar patut untuk diperhitungkan dalam pertempuran.

Astra Valorant Skill

Astra, Agent dari Ghana, mempunyai keahlian nan unik dengan memanfaatkan daya kosmos untuk mengubah medan tempur. 

Sebagai Controller dalam tim, kekuatannya memungkinkan Astra untuk mengendalikan bentuk astralnya dengan strategis, memberinya kelebihan tak terduga.

Meskipun terlihat kuat, menguasai Astra bukanlah perihal nan mudah! Memahami langkah menempatkan setiap skillnya dengan tepat sangat penting. 

Selain itu, keahlian untuk membaca pergerakan musuh menjadi kunci utama saat menggunakan Astra.

Gravity Well (C ability)

Astra Valorant

Dengan Gravity Well-nya, Astra bisa mengeluarkan lubang gravitasi nan menarik semua Agent di sekitarnya, baik kawan maupun musuh, ke dalam cengkeramannya. 

Ini adalah salah satu skill terbaik Astra, dan mempunyai banyak langkah untuk membikin hidup timmu lebih mudah. 

Ada banyak tips untuk memanfaatkan kekuatan ini, terutama ketika Anda memperhatikan kebiasaan musuh. 

Misalnya, jika Anda memandang Omen suka mengintip dari kejauhan di Haven, Gravity Well bisa menggagalkan rencananya dengan mudah. 

Begitu juga dengan mereka nan suka berkemah di jendela garasi; Gravity Well sederhana bisa menahannya cukup lama untuk memastikan pembunuhan dan memastikan timmu mendekati letak dengan aman. 

Bedanya dengan pemasok lainnya, keahlian Astra mempunyai waktu pendinginan, jadi gunakan lagi setelah 12 detik jika diperlukan.

Nova Pulse (Q Ability)

Astra Valorant

Kamu dapat mengaktifkan Nova Pulse Astra dengan satu bintang untuk meledakkan area tersebut, menyebabkan gegar bagi semua pemain di dalamnya. 

Namun, Anda hanya bisa menggunakannya satu kali dalam waktu tertentu. Kuncinya adalah menunggu cooldown dua belas detik sebelum menggunakannya lagi, asalkan Anda mempunyai bintang nan tersedia.

Kemampuan ini sangat berfaedah baik dalam serangan maupun pertahanan, tapi efektivitasnya tergantung pada pengetahuan Anda tentang map dan strategi musuh. 

Kamu kudu bisa menempatkan bintang dengan tepat untuk menangkap musuh dalam jangkauan Nova Pulse. Ini adalah keahlian nan lebih merespons daripada proaktif, jadi Anda kudu waspada dan siap menggunakannya.

Cara Anda memanfaatkan Nova Pulse bakal menentukan sukses alias tidaknya. Tempatkan bintang di letak nan tidak terduga alias biasa digunakan oleh musuh untuk membikin mereka terkejut dan memberi timmu kesempatan untuk menyerang dengan efektif.

Pada fase pasca-tanam, Anda bisa menggunakan Nova Pulse untuk menghalangi musuh nan mencoba mendekati bom. 

Meledakkan Nova Pulse saat mendengar musuh mulai menjinakkan peledak bakal membikin mereka terpengaruh, memudahkan Anda membersihkan area tanpa perlawanan nan kuat.

Dalam pertahanan, Nova Pulse bisa menjadi perangkat pencegah nan sangat baik. Tempatkan bintang di titik-titik strategis nan sering dilalui musuh, seperti Hookah di Bind alias Heaven di Ascent, untuk membikin mereka ragu-ragu alias apalagi memaksa mereka mundur. 

Hal ini juga berfaedah untuk menghukum pemain nan terlalu garang dengan membikin mereka terkejut oleh ledakan Nova Pulse.

Nebula/Dissipate (E Ability)

Astra Valorant

Nebula adalah skill nan menjadikan Astra sebagai master controller dalam game. Ini seperti menghasilkan kabut misterius selama 15 detik, memungkinkan Astra untuk memicu dua bintang sekaligus untuk membikin kabut di area nan dituju. 

Gunakan skill ini seperti Brimstone alias Omen nan enak-enak merokok di langit, pegunungan, alias sudut-sudut strategis untuk melindungi tim.

Yang menarik, setelah menggunakannya, Astra hanya perlu menunggu 14 detik untuk menggunakan kembali kemampuannya. Jadi, jangan takut untuk memakainya acapkali dalam satu pertandingan.

Dissipate adalah bagian kedua dari kehebatan Astra. Dengan keahlian ini, dia bisa memanggil kembali bintang nan sudah ditempatkan, membuatnya bisa digunakan kembali di saat nan tepat. 

Bintang nan dipanggil kembali meledak menjadi kabut untuk beberapa detik, mengganggu penglihatan musuh sementara Anda bisa bergerak ke posisi nan lebih baik. 

Ini sangat berfaedah ketika Anda perlu melakukan pergerakan sigap alias mengubah posisi secara tiba-tiba tanpa membikin musuh mengetahui rencanamu.

Meskipun bintangnya bisa dipanggil kembali, tapi perlu diingat, bintang tersebut tidak bakal memperkuat dari putaran ke putaran lainnya. Jadi, pastikan Anda memperhatikan bintang nan mana nan tetap baru dan nan mana nan sudah pernah digunakan sebelumnya.

Astral Form (X Ability)

Astra Valorant

Ketika membicarakan Astra dalam Valorant, kita tidak bisa melewatkan inti dari perlengkapannya, ialah Astral Form.

Kemampuan ini adalah kunci untuk menjalankan segala perihal dengan Astra, mulai dari merencanakan tata letak hingga mengaktifkan ultimate-nya.

Dengan menekan tombol X, sama seperti skill ultimate-nya, Astra memasuki Bentuk Astral dan memandang peta secara menyeluruh. 

Hanya dalam Bentuk Astral, Anda bisa meletakkan hingga lima bintang di peta. Jadi, krusial untuk terbiasa dengan peralihan sigap antara Bentuk Astral dan normal, alias mengatur tombol untuk akses nan lebih mudah.

Selama dalam Bentuk Astral, Astra bisa menempatkan dan menarik kembali bintang-bintangnya di sekitar peta. 

Meskipun idealnya digunakan sebelum putaran dimulai, Anda bisa menariknya kembali untuk strategi nan lebih elastis jika situasi berubah. Selain itu, dia juga bisa memicu kemampuannya saat berada dalam Bentuk Astral.

Dengan memandang map dari atas, Astra bisa berkedudukan sebagai dukungan, memantau timnya saat maju. 

Namun, untuk konfrontasi langsung, lebih baik mengarahkan keahlian langsung ke musuh. 

Saat Anda mahir menggunakan perlengkapannya, Anda apalagi bisa mengubahnya di tengah pertarungan, meskipun dengan akibat dan kerentanan nan lebih tinggi.

Penting untuk menguasai keahlian ini lantaran bakal sangat mempengaruhi hasil putaran kamu.

Astra Valorant juga mempunyai sistem unik di mana setiap keahlian mempunyai cooldown sendiri, jadi Anda bisa menggunakan setiap keahlian sesuai keinginan. 

Jangan cemas jika rencana Anda terungkap, lantaran bintang-bintang hanya muncul dua detik sebelum putaran dimulai, apalagi bisa menjadi tipuan untuk mengelabui lawan.

Ultimate: Cosmic Divide

Astra Valorant

Astra Valorant, dengan skill mistiknya, melancarkan penghalang gelap nan membelah peta menjadi dua selama dua puluh detik berikutnya. 

Saat skill ultimaternya teraktif, penghalang itu tidak hanya gelap, tetapi juga tidak dapat ditembus oleh siapapun, membentuk semacam asap raksasa nan menyelimuti area tersebut. 

Tembakan tidak bakal sukses menembusnya, dan apalagi bunyi bakal teredam di seberangnya. 

Namun, perhatikan bahwa meskipun bunyi tetap bisa terdengar, tapi tidak terlalu keras. Sehingga, Anda perlu waspada terhadap kemungkinan serangan, seperti granat alias kilatan, nan dapat muncul dari arah nan tidak terduga dan menyebabkan kekalahan tim.

Untuk menggunakan ultimat ini, Astra kudu berada dalam Bentuk Astral, mengeluarkannya dari tindakan untuk sementara waktu. 

Kamu dapat menetapkan titik awal dengan tombol kanan mouse, kemudian berputar sesuai kemauan sebelum mengunci posisi dengan tombol kiri mouse. 

Dari semua ultimate nan ada dalam permainan, tak satupun nan dapat mengubah lanskap peta sebesar Cosmic Divide. Ultimat ini mempunyai potensi besar baik dalam serangan maupun bertahan, terutama ketika Anda menyerang letak bom.

Ketika menyerang, membagi peta menjadi dua dapat memberikan untung besar bagi tim.

Ini memungkinkan mereka untuk mengambil alih area tanpa kudu banyak menembak. Suara nan teredam juga membantu tim untuk melakukan serangan garang tanpa memberikan petunjuk bunyi nan terlalu mencolok bagi musuh. 

Di fase pasca penanaman bom, penghalang ini bisa menjadi kunci untuk mematahkan permainan lawan.

Itulah penjelasan Astra Valorant nan bisa Anda ketahui lebih lanjut, semoga dapat membantumu ya! Jangan lupa untuk selalu Top Up Valorant hanya di UniPin sekarang juga!

Selengkapnya
Sumber Blog Unipin Indonesia
Blog Unipin Indonesia