Aturan Minum Matcha Saat Puasa, Jangan Salah Pilih Waktu!

Mar 09, 2026 08:55 AM - 1 bulan yang lalu 22331

Jakarta -

Bunda mungkin sudah tidak asing lagi dengan matcha. Minuman berwarna hijau ini cukup terkenal dan digemari banyak orang. Namun, gimana patokan minum matcha yang tepat saat puasa?

Matcha adalah serbuk yang terbuat dari daun teh hijau. Dapat dinikmati sebagai teh alias ditambahkan ke dalam smoothie, kue, dan makanan lainnya.

Teh ini paling umum ditemukan di Jepang dan China, dan condong mempunyai rasa unik yang lebih manis dan lembut daripada teh hijau lainnya. Karena itu, tak mengherankan lagi minuman matcha sangat terkenal di kalangan masyarakat masa kini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kepopulerannya juga membikin sajian ini kerap menjadi pilihan untuk menemani kegiatan harian, baik dalam keadaan hangat maupun dingin.

Namun, saat memasuki bulan suci Ramadhan, muncul pertanyaan mengenai waktu serta langkah terbaik untuk menikmatinya saat puasa. Lalu, kapan sebaiknya matcha dikonsumsi agar tetap nyaman dan kondusif bagi tubuh selama menjalani ibadah puasa?

Aturan minum matcha saat puasa

Dokter ahli jantung dan pembuluh darah, dr. Yislam Aljaidi, SpJP, FIHA, menyarankan untuk minum matcha di antara waktu berbuka hingga sebelum tidur. Namun, dengan catatan perut sudah terisi makanan terlebih dulu untuk menghindari iritasi lambung.

“Mungkin setelah berbuka dan sudah makan, baik itu sebelum alias sesudah tarawih, minum kopi tidak ada masalah. Matcha juga sama. Yang krusial waktunya sahur, mungkin jam-jam setelah berbuka sampai salat Isya, dan dipastikan kadar gulanya rendah,” ujar Yislam, dikutip dari laman detikcom, Selasa (3/3/2026).

Sementara itu, dia juga mengingatkan untuk tidak mengonsumsi kafein sesaat sebelum tidur. Hal ini lantaran kafein bekerja dengan langkah meningkatkan debar jantung yang membikin seseorang lebih terjaga.

Jika diminum terlalu larut, dikhawatirkan bakal mengganggu kualitas tidur malam yang sangat dibutuhkan agar tubuh tetap fit.

“Idealnya (di luar puasa) saat pagi hari alias setelah makan siang. Tapi, jika bulan puasa, setelah Isya baiknya tidak usah dikonsumsi lagi agar tidur tetap berkualitas,” jelasnya.

5 Manfaat minum matcha untuk kesehatan tubuh

Matcha mengandung banyak antioksidan (termasuk polifenol seperti katekin) dan fitokimia (seperti klorofil dan quercetin). Zat-zat ini mungkin mempunyai beberapa pengaruh positif pada kesehatan, terutama ketika dikonsumsi dalam makanan yangn secara alami mengandungnya.

Berikut beberapa faedah matcha yang dapat Bunda peroleh ketika mengonsumsinya:

1. Melindungi kegunaan otak

Dilansir dari laman Health, teh hijau dapat menurunkan akibat gangguan kognitif, yang memengaruhi pembelajaran, ingatan, gerakan, bahasa, perhatian, dan pemecahan masalah.

Gangguan ini, yang lebih umum terjadi setelah usia 65 tahun, meliputi gangguan kognitif ringan, demensia, penyakit Parkinson, dan penyakit Alzheimer.

Bunda yang minum teh hijau dan menjaga berat badan sehat sering kali mempunyai kadar kolesterol total yang lebih rendah. Mereka condong mempunyai kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL) yang lebih rendah.

Kolesteorl LDL umumnya dikenal sebagai kolesterol ‘jahat’ lantaran berkontribusi pada penyumbatan arteri, sehingga meningkatkan akibat penyakit jantung.

Konsumsi teh hijau telah terbukti secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Sistolik adalah nomor di atas, sedangkan diastolik adalah nomor di bawah.

Efeknya apalagi lebih besar pada orang yang sudah mempunyai tekanan hipertensi alias aspek akibat penyakit jantung lainnya.

Hal ini sebagian disebabkan oleh keahlian teh hijau untuk merelaksasi pembuluh darah, yang meningkatkan aliran darah dan mengurangi peradangan.

Penelitian tentang hubungan antara matcha dan pembakaran lemak tetap terbatas. Meski begitu, matcha mungkin dapat meningkatkan pembakaran lemak lantaran kandungan kafeinnya.

Mengonsumsi matcha sedikit meningkatkan oksidasi lemak selama berolahraga. Oksidasi lemak adalah proses pemecahan lemak untuk menghasilkan energi.

5. Meringankan indikasi depresi

Teh hijau dapat membantu meringankan indikasi depresi. Sebuah studi tahun 2023 meneliti hubungan antara konsumsi teh hijau dan depresi pada wanita pascamenopause. Peserta yang minum teh hijau melaporkan tingkat depresi yang lebih rendah.

Nah, itulah patokan minum matcha yang tepat saat puasa dan manfaatnya untuk kesehatan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya