Awas Koreksi, Sejumlah Analis Prediksikan Penurunan Di Bawah Us$ 60.000

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Aset mata uang digital utama Bitcoin (BTC) tengah mengalami fase penurunan, setelah sebelumnya sempat meraih nomor US$ 73.600. Kini, harganya tengah bertengger di nomor US$ 69.335, nan mana merupakan pergerakan turun sebesar 5,90 persen dalam 24 jam terakhir. 

Melihat pergerakan ini, banyak dari kalangan analis nan memprediksi bakal adanya koreksi besar nan bakal terjadi. Salah satunya adalah analis di media sosial X, dengan nama panggung World of Charts, nan menjelaskan bahwa Bitcoin sedang berhadapan dengan resisten.

“Bitcoin saat ini menghadapi resisten. Jika memang terjadi koreksi, maka bakal menguji di low time frame (LTF),” ungkap World of Charts.

Berdasarkan diagram nan dia bagikan dalam postingannya, tampak bahwa resisten nan dia tandai di nomor US$ 73.800 bakal mendorong jatuh nilai BTC ke area support nan dia yakini berada di US$ 52.000 hingga US$ 56.000. 

Gambar

“Jika koreksi terjadi, maka kemungkinan sasaran harganya adalah US$ 52.000 hingga US$ 56.000,” ujarnya.

Namun, World of Charts juga menandai bahwa jika BTC sukses menyentuh area support tersebut, maka nilai bakal memantul dan meraih nilai nan lebih tinggi, ialah US$ 96.000. Dia optimis bahwa mata uang digital utama tersebut bakal meraih ATH baru setelah halving tahun ini.

$Btc#Btc Currently Facing Resistance If Bitcoin Corrected It Self It Can Test Lower Trendline Its Technical Outlook If We Got Correction Will Try To Catch Between 52-56k Area pic.twitter.com/LPTsV01IFX

— World Of Charts (@WorldOfCharts1) March 14, 2024

Sementara itu, analisa lain datang dari seorang trader terkenal dengan nama samaran Trend Rider. Dalam postingannya, Rider menyebut bahwa tidaklah mengherankan jika Bitcoin turun hingga mencapai US$ 62.000. 

“Jangan heran jika Bitcoin turun hingga US$ 62.000. Selama bull run nan lalu, BTC menguji garis merah nan saya tandai beberapa kali sebelum kehabisan daya,” kata Rider.

Namun, dia mengimbau pada para followernya untuk tidak bereuforia jika harganya batal turun, dan tidak panik saat hargaya rupanya beneran turun. Pasalnya, masa bull run seringkali diikuti oleh kenaikan besar nan disertai volatilitas nan sangat tinggi.

“Kalau memang rupanya Bitcoin melanjutkan pump-nya, itu bagus. Tapi jikalau rupanya turun, minta untuk tetap tenang. Karena memang Bull Run mendatangkan untung besar, nan artinya juga ada volatilitas besar,” pungkas Trend Rider.

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, minta simak disclaimer di bawah artikel.

🚨Do not be surprised if Bitcoin goes down to 62K

During past bull run it tested our red line a couple times before running out of steam.

If it continues pumping then great, but if it goes down stay calm.

Bull Run = big gains = huge volatility.

Are you buying Bitcoin… pic.twitter.com/qXXBf98bFh

— Trend Rider (@TrendRidersTR) March 14, 2024

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis