Awas, Sec Dikabarkan Siap Dengan Skenario ‘nuklir’ Terhadap Ethereum

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Ethereum Spot ETF nan telah dinantikan oleh para penanammodal dan trader mata uang digital tetap kudu kuat mempertahankan keyakinannya. Pasalnya, di komunitasnya sendiri telah beredar rumor bahwa aset mata uang digital kedua ini bakal diidentifikasikan sebagai sekuritas, dimana pada akhirnya Ethereum kudu tunduk pada izin finansial tradisional Amerika.

James Seyffart dari Bloomberg Intelligence baru-baru ini berbincang dalam wawancara dengan “Altcoin Daily” tentang kemungkinan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menyetujui biaya nan diperdagangkan di bursa (ETF) Ethereum jenis spot. 

“Saya mempunyai kekhawatiran tersendiri, bahwa Ethereum bisa saja dianggap sebagai sekuritas. Ini nantinya bakal berakibat besar terhadap pasar dan bisa mengarah pada perselisihan norma nan panjang,” ungkap Seyffart, seperti dilaporkan akun X Altcoin Daily, Kamis (2/5/2024). 

Menurut Seyffart, ada kemungkinan nan sangat ekstrem di mana SEC bisa saja menyatakan Ethereum sebagai sekuritas. Ini bakal memicu serangkaian kasus pengadilan nan bisa berjalan lama. Meskipun begitu, dia menilai skenario ini tidak terlalu mungkin terjadi lantaran bakal menimbulkan bentrok dengan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas serta masalah lainnya.

“Saya memandang SEC tidak bakal menyetujui permohonan ETF Ethereum hingga setidaknya tahun 2025. Ini berfaedah potensi untung besar bagi pasar Ethereum, seperti nan terjadi pada Bitcoin setelah ETF-nya disetujui bakal tertunda,” ujarnya.

Melansir dari thestreet.com, Seyffart mengungkapkan bahwa SEC kudu membikin keputusan atas permohonan ETF Ethereum dari VanEck dan Ark sebelum tanggal 23 Mei 2024. Namun, dia sangat meragukan bahwa bakal ada persetujuan pada waktu itu. Ia apalagi menyebut peluangnya sangat kecil.

“SEC kemungkinan bakal menggunakan beragam istilah teknis nan rumit untuk membenarkan penolakan permohonan tersebut dan memperpanjang proses peninjauan,” kata Seyffart. 

Ia juga beranggapan bahwa keputusan mungkin bakal diundur, dengan angan persetujuan mungkin bakal lebih mungkin terjadi pada tahun 2025 setelah memandang surat penolakan.

Menurutnya, hasil pemilihan presiden AS nan bakal datang bisa berpengaruh terhadap persetujuan ETF Ethereum dan izin pasar kritpo secara lebih luas. 

“Spekulasi saya jika manajemen Partai Republik mengambil alih, kemungkinan besar mereka bakal mengambil langkah nan positif terhadap ruang kripto. Berbeda dengan jika Biden tetap berkuasa,” pungkas Seyffart.

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, minta simak disclaimer di bawah artikel

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis