Bagaimana Cara Meredam Amarah? Begini Penjelasannya

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Amarah adalah emosi manusia nan wajar, namun jika tidak dikendalikan bisa berakibat negatif pada diri sendiri dan orang lain. Islam memberikan beberapa kiat untuk meredam amarah, nan didasarkan pada Alquran dan sabda Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. 

Berikut adalah beberapa kiat-kiat meredam amarah. 

Pertama, membaca ta’awudz alias meminta perlindungan kepada Allah

Saat marah dianjurkan untuk membaca ta’awudz ialah meminta perlindungan kepada Allah dari bujukan setan. Hal ini karena kemarahan seringkali dipicu oleh setan. Allah berfirman dalam Alquran:

وَاِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطٰنِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّهٗ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

Jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (QS. Al-Araf: 200). 

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda:

Sulaiman bin Shurad radhiyallahu ‘anhu berkata:

كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَجُلاَنِ يَسْتَبَّانِ، فَأَحَدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ، وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَالَ: أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ

Pada suatu hari saya duduk berbareng Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sedang dua orang laki-laki sedang saling mengeluarkan kata-kata kotor satu dan lainnya. Salah seorang daripadanya telah merah mukanya dan tegang pula urat lehernya. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Sesungguhnya saya tahu satu perkataan sekiranya dibaca tentu lenyap rasa marahnya jika sekiranya dia mau membaca, ‘Audzubillahi minas-syaithoni’ (Aku berlindung kepada Allah dari bujukan setan), niscaya lenyap kemarahan nan dialaminya. (HR. Bukhari, no. 3282).

Kedua, memilih untuk diam

Ketika marah, seseorang dianjurkan untuk tak bersuara agar tidak mengucapkan kata-kata nan tidak Allah ridhoi. Seperti kata-kata kufur, mencaci maki, alias melaknat. 

Ada hadits nan diriwayatkan oleh Imam Ahmad nan berbunyi:

وَ إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ

Jika salah seorang di antara kalian marah, diamlah. (HR. Ahmad). 

KETIGA...Lihat laman berikutnya >>>

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam