Beauty Privilege: Definisi, Dampak Positif & Negatif Dan Cara Menyikapinya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Setiap manusia diciptakan sesuai dengan gambaran dan kehendak dari sang pencipta. Setiap orang dilahirkan dengan corak dan rupa nan berbeda juga serta keunikannya sendiri nan menjadikannya karakter unik alias pembeda dengan nan lain sehingga mudah dikenali. Dalam lingkungan sosial sendiri bagi mereka nan mempunyai penampilan bentuk nan spesial bakal mendapatkan suatu privilege.

Grameds pasti sudah sering mendengar mengenai istilah  nan sering disebutkan dalam kehidupan sehari-hari. Beauty privilege sendiri merupakan kewenangan spesial nan dimiliki seseorang nan diberikan berasas penilaian kecantikan fisik. Hak spesial ini memberikan beragam akibat dan tanggapan dari lingkungan sekitar untuk orang itu.

Apakah Grameds mengetahui apa itu beauty privilege? Jika belum mengetahuinya, maka Anda bisa membaca tulisan dibawah ini nan bakal membahas mengenai beauty privilege. 

Apa itu Beauty Privilege?

Beauty privilege adalah kewenangan spesial alias untung langka dalam diri seseorang nan mempunyai penampilan bentuk menarik dibandingkan dengan orang pada umumnya. Istilah ini dapat disebabkan lantaran ada beberapa aspek nan menjadi pemilihan seperti corak wajah, warna kulit, rambut dan lain sebagainya. Biasanya perihal ini bakal dianggap sesuai dengan standar kecantikan nan bertindak disuatu tempat.

Daya tarik bentuk ini bisa dianggap dapat menentukan kualitas hidup terlepas dari kepribadian, talenta alias skill yang dimiliki. Beauty privilege ini dikenal sebagai lookism atau sebagai diskriminasi atas dasar penampilan seseorang baik di tempat kerja, di lingkungan sosial lain dan dimana saja. Orang nan mempunyai beauty privilege ini bakal mendapat perlakuan nan lebih baik dibandingkan dengan nan lain.

Sebenarnya tidak ada nan menetapkan istilah beauty privilege itu sendiri lantaran kecantikan sendiri berkarakter subjektif. Namun, dengan adanya standar kecantikan nan membikin beauty privilege semakin jelas.

Di Mana Beauty Privilege Ditemukan?

(Sumber foto: www.pexels.com)

Grameds, beauty privilege bisa terjadi dimana pun dan dalam kondisi apapun, berikut ini adalah contoh terjadinya beauty privilege nan biasanya terjadi di lingkungan:

1. Dunia Pendidikan

Nyatanya tetap banyak keistimewaan ini nan terjadi di bumi pendidikan, padahal di dalam bumi pendidikan kita diajarkan untuk tidak membeda-bedakan satu sama lain. Contoh nan terjadi dalam bumi pendidikan adalah ketika ada pembimbing nan memperlakukan murid-muridnya dengan spesial hanya lantaran mereka lebih menarik. Jika perihal ini tetap dilakukan bakal ada banyak akibat nan dapat terjadi untuk bumi pendidikan ialah adanya kemungkinan terjadi perselisihan dan siswa nan merasa tidak percaya diri dan tidak dianggap.

2. Dunia Pekerjaan

Tidak hanya di bumi pendidikan, bumi ahli seperti bumi pekerjaan juga sering terjadi hal-hal ini. Contohnya ketika pemimpin sedang mau memberikan promosi seperti naik kedudukan alias mendapatkan kenaikan gaji. Contoh ketika pemimpin sedang mau melakukan promosi, namun nan mendapatkan promosi itu adalah seseorang dengan penampilan nan menarik meski tidak mempunyai kompetensi nan begitu baik. Sementara itu, orang lain nan mempunyai kompetensi nan begitu baik, namun tidak mempunyai penampilan nan menarik tidak mendapatkan promosi. Hal ini semestinya bisa diminimalisir lantaran bakal menimbulkan ketidakadilan di bumi pekerjaan.

3. Lowongan Kerja

Contoh beauty privilege nan biasa terjadi lainnya adalah dalam melamar pekerjaan. Sering kali kita memandang di dalam kualifikasi rekrutmen perusahaan selain jurusan, kemampuan, lulusan dan ada “berpenampilan menarik”. Maksud perihal ini ialah memberikan kesempatan dan kesempatan diterima nan lebih besar kepada mereka nan mempunyai penampilan menarik.

4. Lingkungan Keluarga

Terkadang orang terdekat kita nan justru berani berkomentar alias langsung mengkritik. Beauty privilege memberikan pujian pada seseorang dalam lingkup family kemudian dijadikan bahan komparasi family ketika seseorang dari family tidak sesuai dengan standar kecantikan. Contohnya ketika nan lain berkulit putih, namun ada nan mempunyai kulit sawo matang sehingga berbeda dengan nan lain, selain itu juga ketika ada nan mempunyai berat badan ideal bakal dibandingkan dengan nan mempunyai berat badan berlebih alias tidak ideal.

5. Lingkungan Pertemanan

Grameds pernah tidak merasakan tidak diterima dalam suatu circle pertemanan lantaran tidak sesuai dengan standar kecantikan alias berbeda dengan nan lain? Hal ini juga nan dirasakan kita seseorang menggunakan beauty privilege di lingkungan pertemanan, ialah ketika ada seseorang nan memenuhi standar kecantikan maka bakal digabungkan ke dalam circle pertemanan, sedangkan nan tidak maka biasanya bakal mendapatkan body shaming dari nan lain. Hal ini juga nan mendorong bahwa tingkat body shaming juga dipengaruhi oleh standar kecantikan nan ada.

Dampak Negatif Beauty Privilege

(Sumber foto: www.pexels.com)

Grameds, dengan adanya beauty privilege ini bakal ada akibat nan dirasakan untuk masyarakat. Nah, beberapa akibat nan bisa terjadi adalah sebagai berikut,

1. Membuat Standar Kecantikan nan Tidak Sehat

Dengan adanya beauty privilege maka bakal ada standar kecantikan nan dibentuk dan menjadi tidak sehat. Hal ini bisa mempunyai akibat negatif pada gambaran tubuh dan kepercayaan diri setiap orang nan tidak memenuhi standar kecantikan itu. Akan ada banyak orang nan merasa minder dan tidak percaya diri dan menganggap dirinya tidak elok alias tidak menarik.

2. Membuat Diskriminasi dan Ketidaksetaraan

Orang nan tidak memenuhi standar kecantikan bakal menghadapi perlakuan nan tidak setara alias bisa saja dikucilkan alias dianggap berbeda. Hal ini membikin munculnya perselisihan dan juga ketidakakuran.

3. Membuat Tekanan Mental dan Emosional

Dengan adanya standar kecantikan itu sendiri membikin setiap orang nan mau mencapainya bakal melakukan semua langkah untuk dapat memenuhi standar kecantikan itu. Berbagai langkah dilakukan dan bisa menyebabkan kecemasan, gangguan makan dan kesehatan mental lainnya.

Dampak Positif Beauty Privilege

Tidak hanya akibat negatif, namun beauty privilege juga mempunyai akibat positif bagi masyarakat sekitar.

1. Menambah Lapangan Pekerjaan di Dunia Kecantikan

Dengan adanya beauty privilege ini maka dapat menambah lapangan pekerjaan bagi mereka nan menyukai bumi influencer dan kecantikan, perihal ini lantaran untuk beberapa produk mempunyai kriteria berpenampilan menarik alias sesuai dengan standar kecantikan sesuai dengan wilayah tertentu.

2. Meningkatkan Motivasi Bagi Banyak Orang

Dengan adanya beauty privilege maka seseorang nan sebelumnya merasa minder bakal berupaya untuk mempunyai beauty privilege itu perihal ini dapat dijadikan sebagai motivasi. Akan ada perubahan bagi setiap wanita untuk tetap menjaga tubuhnya seperti mengatur pola makan sehat, giat olahraga dan lain-lain.

3. Hubungan Sosial nan Baik

Dengan adanya beauty privilege orang nan dianggap menarik bakal mempunyai hubungan sosial nan lebih baik dan lebih luas dengan banyak orang, lantaran mereka mempunyai kemudahan untuk menarik perhatian orang lain dan membikin orang lain merasa lebih nyaman. Hal ini bisa meningkatkan rasa keterikatan dan support sosial nan diperoleh seseorang hingga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional.

4. Akses dan kesempatan nan Lebih Mudah

Dengan adanya beauty privilege ini orang nan dianggap menarik bakal mendapatkan kemudahan dalam akses dan kesempatan dalam beberapa aspek kehidupan seperti pekerjaan, pendidikan dan hubungan sosial. Hal ini membikin mereka mempunyai kepercayaan lebih dan mendapat kepercayaan dari orang lain sehingga lebih mudah berkomunikasi dengan orang lain.

“Orang-orang elok memegang kunci pintu peluang, koneksi, dan pilihan nan tertutup, terkunci dan dibarikade dari orang lain.”

Cara Menerima Beauty Privilege

Beauty privilege sudah tertanam dalam pikiran masyarakat dan ada 3 langkah utama untuk melawan beauty privilege dengan menerima sendiri secara utuh. Kamu tidak perlu insecure dan menerima diri sendiri.

1. Mulai Belajar Menerima Diri Sendiri

Jika Anda merasa bahwa dirimu tidak sesuai dengan beauty privilege dalam lingkup sosial, maka Anda kudu mencoba untuk memerhatikan dirimu dengan baik-baik dan mencari perihal nan Anda sukai dari dirimu. Misalnya, rupanya Anda mempunyai mata nan cantik, rambut nan sehat dan perspektif bagian tubuh lainnya nan tidak dimiliki orang lain. Kamu juga bisa menerapkan metode seperti law attraction, setiap malam untuk mengembangkan rasa percaya diri dan mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda sangat berbobot dan sama seperti nan lain.

2. Pola Hidup Sehat

Jika Anda merasa minder dengan standar kecantikan nan ada maka Anda bisa memulai dengan perawatan wajah dengan rutin. Kamu bisa memulai menggunakan skincare yang cocok dan melakukan beberapa perawatan kulit ke master kulit alias klinik kecantikan. Selain itu Anda juga bisa mulai mengkonsumsi makanan sehat nan kaya bakal protein dan serat serta vitamin.

Kamu juga bisa memulai olahraga minimal seminggu 3 kali untuk membikin badanmu terasa lebih bugar. Kamu juga bisa memilih-milih model baju nan cocok denganmu sehingga penampilan Anda juga bakal lebih menarik lagi.

3. Bahasa Tubuh

Selanjutnya bahasa tubuh disebut dengan body language merupakan langkah menyampaikan sesuatu dalam ruang lingkup sosial. Jika Anda merasa body language kamu belum baik maka Anda bisa mulai mengembangkan itu lantaran semakin terlihat bagus maka bakal semakin terlihat lebih menarik.

Bahasa tubuh ini sangat digunakan ketika Anda sedang wawancara baik untuk pekerjaan alias untuk nan lain. Dari bahasa tubuh saat wawancara bakal ada penilaian kesiapan dalam menyampaikan info mengenai sendiri kepada HRD dan menjadi nilai tambah semua nan Anda tunjukan dengan rasa percaya diri. Percaya diri disini bukan gimana Anda bisa menjawab pertanyaan, namun ketika Anda awal masuk ruangan dan hingga selesai.

4. Menguasai Keterampilan Baru

Cara lain untuk bisa menerima beauty privilege adalah dengan mempunyai keahlian baru nan sebelumnya tidak dimiliki, perihal ini berfaedah untuk bisa lebih mengembangkan diri menjadi lebih baik dan tidak tertinggal dengan nan lain. Meski penampilan bakal memberi kesan pertama, namun dengan keahlian nan Anda miliki perihal itu bisa berubah dan menjadi pertimbangan terutama pada bumi kerja.

Penutup

Nah, Grameds itu dia adalah penjelasan mengenai beauty privileges nan bisa Anda baca. Sekarang sudah mengerti kan apa itu beauty privilege. Nah menurut kamu, apakah beauty privilege itu bakal setara dan krusial diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

Kamu bisa mendapatkan buku-buku mengenai hanya di gramedia.com alias toko kitab gramedia di kotamu! Gramedia senantiasa menjadi #SahabatTanpaBatas untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, gramedia selalu menyediakan buku-buku berbobot dan original agar Grameds mempunyai info #LebihDenganMembaca

Penulis: Devina

Rekomendasi Buku Terkait

The Privileged Ones

The Privileged Ones

Tugas akhir mata kuliah Publisitas berubah menjadi kejuaraan bergengsi nan diadakan oleh Universitas Pandawa dan Change TV. Para mahasiswa diwajibkan untuk membangun kanal YouTube berbobot nan bisa mengimbangi gempuran konten sampah nan banyak beredar. Persoalannya, Rara hanyalah seorang mahasiswa miskin asal desa pelosok di Banyuwangi nan mendapat beasiswa. Dapat dikatakan bahwa kedua kawan dalam kelompoknya tersebut adalah mahasiswa rata-rata. Mustahil golongan mereka bersaing dengan golongan Diva nan semua anggotanya lahir dari family kelas sosialis di Jakarta. Jika Anda membandingkannya dengan balapan lari, Rara dan Diva memulai dari garis start nan sama sekali berbeda. Bagaimana mungkin mengalahkan orang nan sudah mempunyai segalanya sejak lahir?

Le Mariage: Privileges

 Privileges

Bagi Fadhil, Kamila itu ribet, cerewet, dan manja. Kalau bukan lantaran mau menggabungkan perusahaan kedua keluarga, sudah pasti Fadhil tidak bakal menikah dengan Kamila. Bagi Kamila, Fadhil itu nggak peka, serius banget, dan membosankan. Bila saja Mamih tidak jatuh sakit, dan takut Mamih tidak sempat melihatnya menikah, sudah pasti Kamila tetap melajang. Fadhil dan Kamila tahu, pernikahan mereka hanya untuk untung semata. Tapi, perlahan keduanya menyadari sisi lain masing-masing, membikin Fadil dan Kamila sepakat untuk mencoba menjalani pernikahan mereka dengan sepenuh hati. Kenyataannya, komitmen saja tidak cukup untuk mempertahankan rumah tangga. Kedatangan orang di masa lampau masing-masing menguji hubungan mereka. Saat pernikahan mereka diuji, apakah keputusan nan paling tepat? Pergi alias berbareng kembali?

The Price of Privilege

The Price of Privilege

Madeline Levine telah berpraktik sebagai psikolog selama dua puluh lima tahun, namun baru belakangan ini dia mulai mengawasi generasi baru remaja nan tidak bahagia. Ketika seorang gadis berumur lima belas tahun nan pandai dan menarik, dari family nan penuh kasih sayang dan nyaman secara finansial, datang ke kantornya dengan kata kosong terukir di lengan kirinya, Levine terkejut. Gadis ini dan pesannya sepertinya mencerminkan pola mengganggu nan diamati Levine. Pasien remaja nan cerdas, terampil dalam bersosialisasi, dan dicintai oleh orang tua mereka nan kaya. Namun di kembali prestasi dan pesonanya, banyak dari remaja ini nan menderita masalah emosional nan parah. Apa nan sedang terjadi? 

ePerpus adalah jasa perpustakaan digital masa sekarang nan mengusung konsep B2B. Kami datang untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan kitab dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk memandang laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Selengkapnya
Sumber Gramedia Official Blog
Gramedia Official Blog