Benarkah Es Kopi Bisa Bikin Gagal Interview Kerja? Ini Kata Para Pakar Karier

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 3 menit 41x dilihat
Benarkah Es Kopi Bisa Bikin Gagal Interview Kerja? Ini Kata Para Pakar Karier

Bagikan Postingan

  1. Home
  2. Life
  3. Career

Narita Fuji Triani | Beautynesia

Senin, 05 Oct 2026 14:00 WIB

Benarkah Es Kopi Bisa Bikin Gagal Interview Kerja? Ini Kata Para Pakar Karier

Benarkah Es Kopi Bisa Bikin Gagal Interview Kerja? Ini Kata Para Pakar Karir/Foto: pexels.com/Gu Ko

Beauties, beberapa waktu kemudian sebuah unggahan video TikTok ramai menjadi perdebatan. Hal ini dimulai ketika seorang perekrut perusahaan membagikan pendapatnya tentang kandidat Gen Z yang membawa es kopi saat wawancara kerja.

Dalam videonya, ia mengutarakan bahwa minum es kopi saat wawancara “terlihat terlalu santai” sehingga menurutnya itu bisa mengurangi kesempatan untuk diterima dalam pekerjaan yang dilamar. Video yang viral tersebut memunculkan perdebatan di antara netizen, Beauties.

Berbagai komentar dari yang setuju dengan gagasan bahwa membawa es kopi saat interview kerja kelihatan tidak profesional. Sementara yang lainnya ada yang berpendapat, bahwa membawa es kopi tidak ada hubungannya dengan kualifikasi pekerjaan tersebut.

Pendapat Para Pakar Karier

Pendapat para ahli karier. Sebaiknya cari terlindungi saat interview kerjan dengan tidak membawa es kopi/Foto: pexels.com/Kampus Production

Terlepas dari perdebatan sengit yang terjadi dalam unggahan tersebut, rupanya tidak ada bukti kuat jika Gen Z lebih sering bawa es kopi saat interview kerja dibanding generasi lainnya. Melansir dari yang CNBC make it, Fisher seorang ahli pekerjaan mengutarakan mungkin beberapa dari mereka lebih cenderung menolak ketentuan maupun standar tempat kerja yang menurut mereka tampak sewenang-wenang maupun ketinggalan era bagi mereka.

Menurut beberapa perekrut, kandidat Gen Z yang membawa es kopi saat wawancara kerja mungkin tampak tidak ahli bagi buruh yang lebih tua yang menguatkan stereotip Gen Z di tempat kerja bahwa mereka akan malas saat bekerja maupun mereka tidak akan cocok.

Menurut Jamie Close, ahli pekerjaan lainnya, seorang kandidat yang membawa minuman maupun tidak bukanlah hal yang mesti diingat sebagai perekrut. Namun, karena para perekrut memiliki perspektif pandang yang berbeda, jadi sebaiknya cari terlindungi saja, untuk menghindari hal-hal yang mungkin di luar kendali, misalnya kopinya bisa tumpah yang bisa membikin interview-nya jadi tidak fokus Menghindari apapun yang mengurangi performa saat interview kerja mesti selalu dipersiapkan. Tentunya, tujuan akhirnya adalah memberikan yang terbaik dan menarik para perekrut. 

Apa yang Bisa Dilakukan Kandidat dan Perekrut?

Hal yang bisa dilakukan kandidat dan perekrut. Fokus pada kemampuan/Foto: pexels.com/MART PRODUCTION

Intinya, jangan langsung menganggap penolakan karena membawa es kopi sebagai tanda kandidat yang buruk. Menurut Gavin, hal tersebut juga bisa mencerminkan adat maupun karakter tempat kerja tersebut. Kalau punya pilihan, kandidat bisa menganggapnya sebagai tanda bahwa perusahaan tersebut mungkin memang bukan tempat yang cocok.

Para ahli menyarankan bahwa wawancara kerja adalah proses dua arah. Kandidat bukan cuma dinilai perusahaan, tetapi juga bisa menilai lingkungan kerja. Interview kerja bisa jadi kesempatan untuk lebih banyak bertanya soal adat kerja dan ekspektasi perusahaan, sehingga bisa memiliki gambaran.

Untuk para perekrut, para ahli karir juga menyarankan sebaiknya memberi kandidat sedikit kelonggaran saat wawancara, jangan terlalu beku yang bisa membikin orang gugup. Penilaian sebaiknya statis fokus apakah kandidat bisa menjalankan pekerjaan dengan baik.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads