Berapa Rakaat Sholat Dhuha Yang Jadi Media Lancarkan Rezeki?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA –Sholat dhuha mempunyai sejumlah keutamaan, termasuk sebagai wasilah untuk memperlancar rezeki. 

Dalam hadits nan diriwayatkan dari Abu Dzar RA, Nabi Muhammad SAW menyebut keistimewaan sholat dhuha. Berikut haditsnya:

عَنْ أَبِى ذَرٍّ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَللِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَىى » أخرجه مسلم

"Setiap pagi, setiap anak Adam wajib baginya bersedekah untuk setiap persendian nan ada di tubuhnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap rayuan kepada kebaikan adalah sedekah, melarang dari kemungkaran adalah sedekah. Semua itu tercukupi dengan dua rakaat (sholat) dhuha." (HR Muslim)

Adapun riwayat hadits nan lain mengisyaratkan agar sholat dhuha dengan empat rakaat. Diriwayatkan dari Nu'aim bin Hammar Al-Gatafani, Rasulullah SAW bersabda:

- يقولُ اللَّهُ عزَّ وجلَّ يا ابنَ آدمَ لاَ تعجزني من أربعِ رَكعاتٍ في أوَّلِ نَهارِكَ أَكفِكَ آخرَهُ 

"Allah 'Azza wa jalla berfirman, 'Wahai anak adam, janganlah engkau luput dari 4 rakaat di awal harimu, niscaya bakal Aku cukupkan untukmu (rezeki) di penghujung hari.'" (HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasa'i)

Empat rakaat dalam hadits tersebut dapat merujuk pada empat rakaat sholat dhuha, alias sholat fajar ialah sholat fajar dan fardhu (sholat Subuh).

Adapun maksud dari "niscaya bakal saya cukupkan untukmu (rezeki) di penghujung hari" ialah diberi perlindungan dan dibebaskan dari segala perihal nan mencemaskan maupun mengkhawatirkan. Termasuk juga dihindarkan dari dosa dan musibah hingga penghujung siang.

Seorang Muslim nan melaksanakan ibadah sholat dhuha akan mendapatkan untung berlipat ganda. Dalam hadits riwayat Abdullah bin Amr bin Ash RA, dia berkata,

"Rasulullah SAW mengirimkan sepasukan tentara lampau banyak mendapatkan kekayaan rampasan dan sigap pulang. Orang-orang mempercakapkan cepatnya perang itu dan banyaknya kekayaan rampasan nan didapat.

Lalu Rasulullah SAW bersabda, 'Maukah Anda saya tunjukkan sesuatu nan lebih sigap dari peperangan semacam itu, lebih banyak pula rampasan nan diperoleh apalagi lebih sigap pulangnya dari itu? Yaitu seorang nan berwudhu, kemudian pergi ke masjid untuk sholat sunnah dhuha. Orang itulah nan lebih sigap perangnya, lebih banyak ghanimah-nya dan lebih sigap pulangnya.'" (HR Ahmad, Thabrani, Abu Ya'la)

Sumber: dorar

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam