Bitcoin Anjlok, Trader Terlikuidasi Sebesar Us$ 300 Juta

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Kincaimedia – Harga aset mata uang digital utama Bitcoin (BTC) tiba-tiba mengejutkan para investor, lantaran penurunan nan terjadi hingga area di bawah nomor support US$ 70.000. Kabar ini dipublikasi oleh media Watcher.Guru di laman X-nya. Lantas apa nan jadi aspek turunnya nilai Bitcoin?

Melansir dari coingape.com, rupanya ada dua aspek utama nan menyumbang kelesuan harga, termasuk info ketenagakerjaan AS nan kuat dan penurunan nilai saham GameStop. Kedua aspek ini telah memengaruhi sentimen di pasar kripto.

Dampak Data Ketenagakerjaan AS nan Kuat

Laporan ketenagakerjaan AS terbaru menunjukkan bahwa 272.000 pekerjaan ditambahkan pada bulan Mei, jauh lebih tinggi dari perkiraan 185.000.

Data ketenagakerjaan nan kuat ini mengurangi kemungkinan penurunan suku kembang oleh The Fed dalam waktu dekat, nan menyebabkan kenaikan suku kembang dan nilai dolar AS.

Perubahan ekonomi ini memberikan tekanan negatif pada aset berisiko, termasuk cryptocurrency.

Saham GameStop dan Sentimen Pasar

Penurunan signifikan saham GameStop (GME) juga memperburuk sentimen di pasar kripto. Penurunan ini dipicu oleh sesi langsung di YouTube oleh Roaring Kitty, seorang pedagang terkenal di media sosial.

Baca Juga: Bitcoin Tidak Kunjung Capai US$ 100.000, Founder Capriole Investments Angkat Suara

Sesi ini mengecewakan investor, menyebabkan penurunan 40 persen saham GameStop dan 50 persen koin meme GME. Tren bearish ini juga berakibat negatif pada cryptocurrency meme lainnya seperti DOGE (-8 persen), SHIB (-10 persen), dan PEPE (-15 persen).

Penurunan nilai Bitcoin ini telah menyebabkan likuidasi lebih dari $300 juta di pasar cryptocurrency hanya dalam satu jam terakhir. Ini menunjukkan sungguh sensitifnya pasar terhadap perubahan ekonomi dan pergerakan saham besar.

Apakah Bull Run Sudah Selesai?

Indeks Fear & Greed untuk pasar mata uang digital menunjukkan sentimen pasar turun 1,28 persen menjadi 77, nan tetap berada di wilayah ‘Greed’. Biasanya, greed level ekstrem adalah tanda akhir dari pasar bullish, nan menunjukkan kemungkinan koreksi pasar di masa depan.

Tidak hanya itu, likuidasi ini menyebabkan persediaan Bitcoin di bursa turun 0,06 persen menjadi 1,81 juta. Ini menunjukkan bahwa penanammodal mungkin menarik Bitcoin ke dompet pribadi untuk disimpan jangka panjang, bukan untuk dijual di bursa.

Di sisi lain, Open Interest bakal CME BTC Futures turun 2,19 persen menjadi US$ 11,12 miliar. Ini menunjukkan bahwa pedagang menutup posisi mereka, nan bisa berfaedah kurangnya kepercayaan terhadap pasar alias periode konsolidasi setelah volatilitas harga.

Kendati nilai Bitcoin mengalami penurunan, beberapa parameter pasar menunjukkan bahwa Bitcoin tetap lebih baik dibandingkan dengan mata uang digital lainnya.

Metrik Dominasi Bitcoin, nan menunjukkan persentase dari total kapitalisasi pasar mata uang digital nan dimiliki oleh Bitcoin, naik 1,04 persen menjadi 53,69 persen.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis