Bitcoin Bergerak Turun Bersama Kabar Serangan Israel Ke Iran 

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Bitcoin terlihat bergerak turun kembali ke wilayah $60.000 setelah kemarin berupaya naik ke wilayah $64.000.

Yang awalnya merupakan Upaya untuk pemulihan dan dianggap positif oleh kebanyakan penanammodal dan trader, saat ini Bitcoin terlihat bergerak turun namun belum secara signifikan, membikin kekhawatiran di pasar keuangan. 

Bitcoin Bergerak Turun 

Pagi ini perdagangan mata uang digital dibuka dengan pasar nan bergerak secara negatif, memberikan kekhawatiran kepada kebanyakan penanammodal dan trader nan ada di pasar. 

Bitcoin terlihat kembali bergerak turun ke wilayah $60.000 setelah sukses pulih kemarin ke wilayah $64.000.

Gagalnya pemulihan ini disebabkan oleh aspek ketegangan kondisi geopolitik, dimana saat ini terdapat ketidakpastian antara kondisi Iran dan Israel 

Saat ini tersebar buletin bahwa Israel telah menyerang kembali Iran dengan adanya nuklir nan mencapai beberapa wilayah di Iran. 

Kabar ini sukses menciptakan kekhawatiran di pasar finansial dan ekonomi global, sehingga kebanyakan aset bergerak turun secara cepat. 

Namun, nan mengejutkan adalah rupanya berita ini adalah berita palsu, dimana Iran memberikan penjelasan ke seluruh bumi bahwa Israel tidak menyerang dan tidak melemparkan nuklir apapun. 

Perwakilan dari Pemerintah Iran memperjelas bahwa Israel hanya menerbangkan beberapa helikopter di atas Iran nan kemudian hanya lewat saja alias sukses ditembak jatuh oleh tentara militer Iran. 

Jadi untuk saat ini tidak ada bentrok apapun dan tidak ada korban jiwa serta kerusakan di Iran lantaran tidak ada serangan secara langsung. 

Mendengar berita ini, kebanyakan aset berisiko terlihat bergerak naik lagi, nan membikin Bitcoin bergerak naik dari sebelumnya turun di bawah $60.000 pada pagi ini untuk sekarang kembali ke wilayah $62.000 kembali. 

Analisis Harga Bitcoin

Walau terlihat tetap tenang, saat ini ketidakpastian tetap relatif kuat lantaran tetap ada kemungkinan Israel melakukan serangan asli. 

Melihat kondisi finansial Israel, kemungkinan ini tetap sangat kecil, selain Israel mendapatkan suntikan biaya dari Amerika. 

Hal ini disebabkan Israel sedang mengalami kondisi perekonomian dan finansial nan jelek dimana pengeluarannya jauh lebih besar dibandingkan pendapatannya. 

Jika Israel menyerang secara resmi, maka biaya tersebut berasal dari Amerika, nan berfaedah Amerika mendukung serangan oleh Israel. 

Jika Amerika terlihat mendukung Israel, maka ada negara-negara lain nan siap menyerang yait Russia, Cina, dan Korea Utara, dimana militer ketiga negara tersebut sudah bersiap untuk melakukan penyerangan demi membantu Iran dan kepentingan negaranya masing-masing. 

Grafik Harian BTCUSD

Dalam kondisi ini, Bitcoin tetap bergerak sangat volatil dengan adanya sumbu alias wick panjang untuk harganya. 

Terlihat bahwa Bitcoin telah sukses naik dari wilayah $59.000 dan kemungkinan bakal bergerak lanjut naik di wilayah $63.000.

Saat ini terlihat bahwa terdapat potensi konsolidasi besar antara $70.000 dan $60.000 dengan area nan lebih mini berada pada $60.000 hingga $63.000.

Pergerakan ketiddakpastian ini kemungkinan bakal terus bersambung hingga akhir pekan selesai, lantaran pada akhir pekan, Bitcoin bakal mengalami Bitcoin Halving. 

Bitcoin Halving diprediksi bakal terjadi pada 20 April 2024, sehingga ada kemungkinan hingga kejadian tersebut betul terjadi, maka Bitcoin bakal terus volatil. 

Prediksi saat ini adalah bearish dimana kebanyakan analis memprediksi bahwa Bitcoin bakal turun secara signifikan setelah halving lantaran pola pergerakan sejarah Bitcoin ditambah dengan kondisi dunia saat ini. 

Kemungkinan besar koreksi saat ini dapat membawa Bitcoin ke wilayah $50.000 nan menjadi pemisah terkuat untuk Bitcoin pada saat ini. 

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis