Bitcoin Halving 2024 Disinyalir Bakal Berbeda Dari Tahun-tahun Sebelumnya, Bagaimana?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Halving Bitcoin tahun ini telah menjadi pembicaraan hangat di kalangan penanammodal kripto. Event nan terjadi sekitar setiap empat tahun sekali ini, melibatkan pengurangan jumlah bitcoin baru nan masuk ke pasar. Akan tetapi, ada dugaan bahwa akibat halving tahun ini mungkin tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya.

Mari kita lihat kenapa halving ini begitu krusial dan gimana ini dapat mempengaruhi nilai Bitcoin. Jumlah bitcoin baru nan dihasilkan setiap hari bakal dipangkas dari sekitar 900 BTC menjadi 450 BTC.

Beberapa orang percaya bahwa pasar sudah memperhitungkan pengaruh halving ini, artinya bahwa kenaikannya mungkin tidak sesuai dengan nan diharapkan. Namun, tetap ada perdebatan tentang ini.

Ada dua teori ekonomi nan membantu kita memahami perdebatan ini. Pertama, teori pasar efisien menyatakan bahwa lantaran aktivitas ini sudah diketahui sebelumnya, dampaknya sudah tercermin dalam nilai saat ini. Di sisi lain, ada teori nan menyoroti pola historis dan aspek penawaran dan permintaan nan menunjukkan bahwa halving bisa menyebabkan lonjakan harga.

Namun, nan membikin halving kali ini berbeda adalah beberapa aspek baru dalam industri kripto. Peluncuran protokol baru seperti Ordinals dan pertumbuhan sektor pertambangan nan semakin kuat dapat mengurangi pengaruh halving terhadap harga.

Selain itu, lembaga finansial besar seperti BlackRock dan Fidelity sekarang terlibat dalam pasar bitcoin. Ini memberikan legitimasi baru pada mata uang digital dan meningkatkan minat penanammodal institusional. Hal ini juga bisa mempengaruhi langkah nilai bereaksi terhadap halving.

Namun, ada juga faktor-faktor nan dapat menekan nilai bitcoin. Kondisi makroekonomi saat ini, termasuk kenaikan suku kembang dan inflasi, mungkin membikin penanammodal lebih berhati-hati terhadap aset berisiko tinggi seperti kripto.

Dalam perihal ini, para penambang bitcoin juga terpengaruh. Pengurangan bingkisan blok, biaya operasional nan meningkat, dan persaingan nan semakin ketat dapat menyebabkan margin untung menipis bagi para penambang. Untuk bertahan, mereka perlu menjadi lebih efisien dan menemukan langkah untuk mengelola biaya dengan baik.

Selain itu, halving ini juga memberikan kesempatan bagi protokol baru seperti Runes untuk berkembang. Protokol ini memungkinkan pembuatan dan transfer token di jaringan Bitcoin, nan dapat meningkatkan permintaan untuk ruang blok.

Jika kita lihat secara garis besar, halving Bitcoin tahun ini memunculkan angan dan spekulasi nan tinggi di kalangan penanammodal kripto. Namun, dampaknya pada tahun mungkin tidak sebesar nan diharapkan. Karena itulah, alangkah bijaknya penanammodal untuk tidak betul-betul menjadi serakah alias rakus saat halving terjadi. 

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis