Bitcoin Siap-siap Untuk Turun, Analis Ingatkan Pelaku Pasar Soal Ini

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Kincaimedia – Euforia tetap tetap terlihat di kalangan penanammodal Bitcoin (BTC), kala nilai ketua aset mata uang digital ini telah mencapai nilai tertinggi sepanjang masa (ATH) di nomor US$ 73.000. Namun, apakah masa euforia ini bakal memperkuat lama, alias malah tergantikan oleh sesuatu nan bakal mengejutkan para penanammodal dalam waktu dekat?

Dalam perihal ini, seorang trader di platform X dengan nama samaran Negentropic mengatakan, para fans Bitcoin perlu diingatkan agar tidak terlalu optimis.

Pasalnya, Bitcoin kemungkinan bakal mengalami penurunan nilainya. Cuitan tersebut menyebut bahwa meskipun nilai Bitcoin melonjak dari US$ 38.000 pada akhir Januari menjadi US$ 72.000 USD pada awal Maret, ada kemungkinan bakal terjadi koreksi.

“Tidak ada nan bergerak dalam garis lurus, apalagi BTC. Seperti diketahui, pada tahun 2022 lampau Bitcoin sedang dalam masa terpuruk. Kemudian pada akhir Januari, BTC berada di US$ 38.000, kemudian awal Maret di US$ 72.000,” ungkap Negentropic.

Cuitan tersebut menjelaskan bahwa terlihat adanya “Divergensi Negatif,” nan menandakan bahwa Bitcoin mungkin bakal mengalami penurunan sementara. Hal ini disebabkan lantaran Bitcoin naik ke puncaknya melalui pola tiga gelombang nan disebut “gelombang B.” Analisis juga menunjukkan bahwa sentimen pasar saat ini sangat tinggi, mencapai nomor 89.

“Kami mengawasi adanya indikasi Divergensi Negatif. Sebab, BTC telah mencapai titik tertinggi dalam struktur 3 gelombang (gelombang B). Sentimen sedang panas di 89,” ujarnya.

Menurut kajian dari Negentropic, diprediksikan bahwa Bitcoin bisa turun menjadi sekitar US$ 58.000-US$ 59.000 dalam waktu dekat. Namun, krusial untuk diingat bahwa penurunan ini tidak berfaedah bahwa Bitcoin sudah mencapai puncak tertinggi.

Nothing rallies in a straight line. Not even #BTC

BTC has been on a tear. In late January BTC was at 38K. I early March it was at 72K.

No moves without a counter-move. And a counter-move seems to be near.

We observe Negative Divergence – as BTC has rallied into its highs in a… pic.twitter.com/JjCiQHAez3

— 𝗡𝗲𝗴𝗲𝗻𝘁𝗿𝗼𝗽𝗶𝗰 (@Negentropic_) March 13, 2024

Sementara itu melansir dari Matrixport, perusahaan aset digital Swissblock menyatakan bahwa Bitcoin nyaris dua kali lipat nilainya sejak akhir Januari tanpa mengalami penurunan signifikan. Para analis di Swissblock mengatakan bahwa kenaikan ini mungkin bakal berjumpa dengan hambatan.

“Mari kita ingat, tidak ada kenaikan nan lurus. Termasuk untuk BTC. Mungkin bakal ada pergerakan nan berlawanan sejenak lagi,” kata analis Swissblock. 

Peringatan ini didasarkan pada penemuan bahwa meski nilai Bitcoin terus naik, namun indeks kekuatan relatif (RSI) menunjukkan tren penurunan di diagram 4 jam. Menurut diagram dari analis Swissblock, kemungkinan penurunan bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan. Namun, mereka percaya bahwa penurunan ini bakal sementara, dan nilai Bitcoin bakal kembali naik lagi suatu saat nanti.

“Kami memperkirakan Bitcoin bakal turun ke kisaran US$ 58.000 – US$ 59.000 dalam pergerakan berikutnya, menurun sekitar 20 persen dari nilai saat ini. Namun, kami percaya bahwa belum mencapai puncaknya,” tambahnya.

Selain itu, Matrixport nan merupakjan sebuah perusahaan jasa investasi kripto, juga menyatakan bahwa reli Bitcoin mungkin bakal berakhir untuk sementara waktu. 

“Perbedaan antara penurunan RSI dengan nilai Bitcoin nan tetap tinggi bisa menjadi pertanda bahwa Bitcoin perlu beristirahat sebelum melanjutkan reli,” pungkas Matrixport.

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, minta simak disclaimer di bawah artikel.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis