Bitcoin Turun Dari Harga Tertinggi Baru Di $69.170, Us$1,16 Miliar Terlikuidasi 

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Bitcoin baru saja menyentuh nilai tertinggi barunya pada $69,170, menghilangkan narasi bahwa Bitcoin perlu mengalami halving untuk mencapai nilai tertinggi barunya. 

Walau perbedaannya sangat tipis dengan nilai tertinggi barunya, pencapaian ini merupakan pencapaian signifikan nan kemungkinan dapat membikin siklus bull market tahun ini berbeda. 

Sayangnya setelah mencapai nilai baru tersebut, Bitcoin mengalami pergerakan turun kembali, membikin banyak trader mengalami kerugian signifikan dalam 24 Jam terakhir. 

Bitcoin Turun Melikuidasi Trader

Bitcoin baru saja mencapai nilai tertinggi baru di wilayah $69,170 menurut info dari Coinmarketcap, membaut narasi baru bahwa Bitcoin tidak perlu halving untuk mencapai nilai tertinggi baru. 

Walau di beberapa exchange seperti Binance nilai ini tetap dalam ranah bull run tahun lampau dan belum mencetak nilai tertinggi baru, saat ini pasar mata uang digital telah mengakui bahwa Bitcoin sudah bergerak lebih tinggi dari bull market sebelumnya. 

Sayangnya, setelah apresiasi nilai signifikan ini, nilai Bitcoin turun secara drastis, memberikan kerugian signifikan kepada para trader. 

Menurut info dari Coinglass, saat ini terdapat likuidasi mencapai nomor $1,16 Miliar hanya dalam 24 Jam terakhir. 

Artinya adalah terjadi kerugian sebesar $1,16 Miliar hanya dalam 24 Jam terakhir dari para trader nan posisinya terpaksa tertutup lantaran perubahan nilai Bitcoin dari bergerak naik secara signifikan hingga saat ini bergerak turun. 

Sebagian besar dari kerugian tersebut dialami oleh posisi long ialah trader nan percaya bahwa Bitcoin bakal bergerak naik lebih tinggi apalagi lebih tinggi dari harganya saat ini. 

Sebesar $881,91 Juta dari $1,16 Miliar adalah posisi long nan rugi sehingga saat ini nampaknya volume transaksi sedang bergerak turun. 

Pergerakan volume transaksi nan turun ini menjadi pertanda  bahwa banyak trader nan saat ini lebih memilih untuk menunggu dibandingkan membuka posisi lagi lantaran adanya potensi volatilitas dalam beberapa hari ke depan. 

Melihat kondisi Bitcoin saat ini nan belum ada sentimen positif baru, ada kemungkinan bahwa harganya tetap bakal konsolidasi alias apalagi lanjut bergerak turun, menghapus apresiasinya dalam beberapa pekan terakhir. 

Volume transaksi dari insitusi juga terlihat sedang bergerak turun dengan banyaknya ETF Bitcoin Spot nan mulai dijual, sehingga menambah narasi negatif di pasar crypto. 

Analisis Harga Bitcoin

Jika memandang pada diagram Bitcoin sendiri, terlihat bahwa harganya mulai bergerak turun dari pemisah atasnya. Pada nilai di Binance, terlihat bahwa ada wick tertinggi di sekitar wilayah $69,400 nan tercipta pada bull run 2021, sehingga bisa dijadikan pemisah atas acuan.

Grafik Harian BTCUSD

Melihat nilai Bitcoin belum bergerak menembus wilayah tersebut, di Binance sendiri Bitcoin belum bisa dikatakan mencapai nilai tertinggi baru, meski di beberapa exchange memberikan nilai nan berbeda. 

Semua perbedaan ini terjadi lantaran adanya perbedaan biaya transaksi, namun Binance bisa dijadikan referensi lantaran volume transaksinya saat ini paling tinggi. 

Jika merujuk pada kajian teknikal, ada kemungkinan saat ini volume beli bakal berhujung lantaran banyaknya trader dan penanammodal nan mulai mengambil keuntungan. 

Apa jika lanjut bergerak turun, saat ini tujuan Bitcoin kemungkinan besar bakal mencapai wilayah $60.000 hingga $51.000 dengan syarat tidak ada sentimen negatif besar secara mendadak. 

Ada kemungkinan jika sentimen negatif bertambah, Bitcoin bakal bergerak turun ke wilayah $35.000 nan saat ini tetap menjadi pemisah bawah paling kuat untuk siklus bull market ini. 

Tapi koreksi ke wilayah tersebut tidak bakal terjadi secara instan memandang banyaknya penemuan dan transaksi nan terjadi di sekitar Bitcoin. 

Oleh lantaran itu, untuk saat ini ada kemungkinan besar Bitcoin hanya bakal bergerak turun ke wilayah $60.000 dalam jangka pendek. 

Secara menyeluruh kondisi pasar tetap terlihat berisiko, terutama mengingat sejarah Maret nan tidak bisa diprediksi lantaran sering memberi hasil positif maupun negatif dalam beberapa tahun terakhir. 

Jadi untuk saat ini penanammodal dan trader diharapkan tetap waspada serta selalu menjaga manajemen akibat agar tidak FOMO untuk membuka posisi short alias membeli dengan angan untung jangka pendek dengan cepat. 

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis