Breakout 2020 Bitcoin Diisukan Bakal Terulang, Berapa Target Harganya?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Ditengah sentimen bullish pasar mata uang digital saat ini, banyak dari kalangan mahir nan menyatakan bahwasanya Bitcoin (BTC) bakal mengulang apa nan terjadi pada 4 tahun lalu.

Mengutip dari akun media sosial X cointelegraph, Bitcoin saat ini tengah menjadi perbincangan hangat. Hal ini, lantaran Bitcoin nampaknya sedang mengikuti pola lonjakan nan sama seperti tahun 2020. 

Para analis pun memprediksi bahwa Bitcoin bisa melonjak hingga mencapai nomor US$ 92.500. Ini semua berkah lonjakan baru-baru ini dalam aliran biaya di Bursa (ETF) dan sinyal positif dari parameter teknis. Setelah mencapai rekor tertinggi sebesar US$ 69.210, Bitcoin sekarang tengah dalam fase konsolidasi.

Berdasarkan keterangan cointelegraph, perihal Ini seringkali menjadi pertanda bahwa ada pergerakan besar nan bakal terjadi dalam waktu dekat. Para analis pun memperkirakan bahwa Bitcoin bisa naik hingga 35 persen untuk mencapai nomor US$ 92.500.

Salah satu argumen utama di kembali optimisme ini adalah meningkatnya jumlah biaya nan masuk ke dalam ETF, nan sekarang sudah mencapai lebih dari US$ 53 miliar, dibandingkan dengan US$ 27,95 miliar pada bulan Januari lalu.

Ini menunjukkan minat nan semakin bertambah dari para penanammodal terhadap Bitcoin, terutama menjelang aktivitas halving Bitcoin berikutnya. Jika dilihat dari pergerakan-pergerakan sebelumnya, halving selalu diikuti dengan lonjakan nilai nan signifikan.

Kinerja Bitcoin saat ini sangat mirip dengan pola kenaikan nan terjadi pada tahun 2020 lalu, nan pada akhirnya menghasilkan lonjakan nilai hingga US$ 69.000. Para analis mengatakan bahwa kesamaan ini mengindikasikan bahwa Bitcoin mungkin bakal menembus nomor US$ 75.000 dalam waktu dekat.

Masih pada pembahasan nan sama, analis Rekt Capital juga turut mengeluarkan prediksinya, jika memang apa nan terjadi di 2020 terulang kembali. Berdasarkan analisanya, jika 2020 terulang, maka pasar bull diperkirakan bakal terjadi pada 518 hingga 546 pasca halving.

“Puncak Bull Market berikutnya mungkin terjadi 518-546 hari setelah Halving. Perkiraan pada pertengahan bulan September alias pertengahan Oktober tahun 2025,” kata Rekt Capital.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis