Cara Apakah Kamu Siap Menjalin Cinta Quiz

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Siap dan mau menjalin cinta nan membahagiakan tentu saja berbeda. Orang nan sudah siap menjalin cinta berfaedah sudah menyiapkan diri untuk mencintai pasangan (dan merasa dicintai oleh pasangan!) dengan menjalin hubungan nan sehat. Untuk itu, lanjutkan membaca karena ada hal-hal mendasar nan perlu Anda ketahui sebelum menjalin cinta.

Kamu tahu seperti apa hubungan nan Anda inginkan. Hubungan jangka panjang alias pendek, serius alias kasual, eksklusif alias tidak, Anda bebas menentukannya dan menyampaikan apa nan Anda inginkan kepada pasangan.

Kamu sudah memikirkan apa nan Anda harapkan dengan menjalin cinta, batasan nan mau diterapkan, dan apa nan bisa menjadi deal breaker dalam hubungan ini. Jangan sampai Anda terperangkap dalam hubungan nan tidak membahagiakan. Pikirkan baik-baik apa nan bisa dan tidak bisa Anda terima sebelum menjalin cinta. Apakah Anda mau memperkuat dengan pasangan nan tidak setia? Maukah Anda punya pasangan nan sangat sibuk hingga susah bertemu?

Kamu tahu pola hubungan nan membentuk kepribadianmu dan Anda sedang berupaya mengatasinya. Apakah Anda punya pola kelekatan kekhawatiran (anxiety attachment style)? Kalau iya, mungkin Anda perlu belajar lebih memercayai pasangan. Apakah Anda punya pola kelekatan mengelak (avoidant attachment style)? Kalau iya, ada baiknya Anda meningkatkan keahlian berkomunikasi.

Kamu punya ekspektasi nan realistis kepada pasangan. Kamu memahami perlunya elastisitas dan penerimaan dalam hubungan. Tidak ada nan sempurna di bumi ini, tapi Anda beriktikad mengatasi setiap hambatan nan muncul.

Kamu tahu bahwa komunikasi nan jujur dan saling menghargai adalah kunci hubungan nan sehat. Jika kalian sampai bertengkar, tujuanmu adalah mencari solusi, bukannya mau mengontrol pasangan. Kamu mau menggunakan frasa “Aku merasa” dan meminta maaf jika Anda melakukan salah.

Kamu bisa menjadi pasangan nan suportif dan bisa diandalkan. Dalam suka dan suka, Anda berkeinginan menjadi pasangan nan baik untuknya (sama seperti perlakuan nan Anda harapkan darinya!). Kamu mau menjadi orang nan bisa diandalkan dengan memberikan perhatian dan support kepada pasangan.

Kamu mau memberikan apresiasi dan meletakkan respek kepada pasangan. Kamu tahu bahwa hubungan nan sehat bisa terjalin jika ada hubungan nan positif. Kamu tahu sungguh pentingnya bersikap baik kepada pasangan, misalnya dengan memberikan pujian dan mengucapkan terima kasih kepadanya.

Kamu mau kalian berdua tetap punya identitas diri. Kamu tahu bahwa kalian kudu bisa menjalani kehidupan individual secara mandiri. Aktivitas dan orang-orang nan Anda anggap krusial saat ini kudu tetap krusial saat Anda punya pasangan.

Kamu mau terus memperhatikan diri sendiri saat menjalin cinta. Bagaimanapun juga, Anda tahu bahwa kalian berdua kudu merasa senang agar bisa menjalin hubungan nan sehat. Jadi, Anda bakal berupaya mengendalikan emosi, menjaga kesehatan, dan melakukan aktivitas menyenangkan, termasuk bersikap suportif kepada pasangan.

Selengkapnya
Sumber Panduan Wikihow Terlengkap
Panduan Wikihow Terlengkap