Cara Cepat Mengetahui Dan Memperbaiki Canonical Url Di Website

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Apakah Anda sudah pernah dengar bahwa sebuah laman website bisa mempunyai konten plagiatisme dan mengganggu penerapan SEO nan sudah ditargetkan? Lalu, apakah Anda sudah pernah mengetahui tentang Canonical alias URL Kanonik?

Jika belum tahu tentang URL Kanonik, maka tulisan ini bakal memberikan beragam penjelasannya untuk Anda. Dengan info ini, maka Anda bisa mengatasi beragam masalah plagiatisme sehingga sajian konten website bisa lebih maksimal.

Mengenal tentang Canonical URL

Sebelum membahas lebih lanjut tentang langkah mengetahui dan memperbaiki URL kanonik, maka ada baiknya Anda pahami dulu tentang pengertian dari istilah website nan satu ini.

Canonical URL alias nan diterjemahkan sebagai URL Kanonik merupakan salah satu bagian dari penerapan SEO pada website. Ini dapat membantu Anda dalam memastikan apakah SEO sudah diterapkan secara optimal alias belum.

Selain itu, URL Kanonik juga dapat membantu untuk mencegah munculnya konten duplikasi. Ketika terdeteksi ada URL nan mirip alias dianggap sebagai duplikasi, maka perihal ini dapat berpengaruh terhadap penilaian Google untuk website Anda.

Jika bicara tentang SEO, selain krusial untuk memahami URL kanonik, Anda juga sebaiknya memahami 7 Strategi SEO Building nan Efektif di 2024.

Cara Mengetahui Canonical URL

Untuk meminimalisir adanya konten plagiatisme pada website Anda, maka sebaiknya Anda lakukan pengecekan terhadap URL Kanonik.

Ada beragam perangkat alias tools nan bisa digunakan untuk membantu Anda dalam melakukan pengecekan ini dan dapat dilakukan dengan cukup mudah, dua di antaranya ialah sebagai berikut:

  • Menggunakan Google Search Console (GSC)

Pertama, Anda bisa memanfaatkan Google Search Console nan merupakan tools nan cukup dasar dan mudah digunakan.

Namun jangan salah, tools ini dapat digunakan dengan baik untuk mengecek URL Kanonik, lantaran dapat memberikan info dan info nan cukup luas. Wajar saja, karena tools ini memang merupakan akomodasi nan disediakan langsung oleh Google.

Untuk bisa menemukan Canonical URL dengan GSC, maka Anda bisa masuk ke laman laporan pengindeksan. Untuk memastikan website aman, Anda perlu melakukan pengecekan untuk bagian:

  • Alternate page with proper canonical tag (halaman pengganti nan berisi tag kanonik tepat)
  • Duplicate without user-selected canonical (duplikasi tanpa adanya kanonik nan dipilih oleh pengguna)
  • Duplicate, Google choose different canonical than user (terdeteksi salinan dan Google telah memilih kanonik nan berbeda dari pengguna)

Dengan memanfaatkan beragam fitur nan telah disediakan, maka Anda bisa memandang laman mana saja nan terdeteksi duplikasi.

  • Memanfaatkan WebSite Auditor

Tools kedua nan bisa dimanfaatkan dalam perihal ini ialah WebSite Auditor. Ini merupakan perangkat audit nan canggih untuk mengecek beragam aspek nan mengenai dengan sistem SEO, termasuk Canonical URL.

Anda hanya perlu membuka bagian Site Structure, lampau pilih Site Audit, lampau perhatikan bagian Redirect. Di sana, Anda bakal menemukan bagian nan tertulis ‘Page with rel=canonical’.

Tools ini dapat menunjukkan Anda tentang semua laman nan mengandung tag kanonik. Selain itu, Anda juga bakal tahu gakaman mana saja nan masuk ke dalam daftar kanonik.

Itu tadi dua langkah mengecek URL kanonik pada website Anda. Untuk mengurus website serta beragam media sosial, memang ada beragam aspek nan krusial untuk diperhatikan. Anda juga sebaiknya memperhatikan jenis dan jumlah ideal content pillar.

Cara Memperbaiki Canonical URL

Jika sudah memahami penjelasan sebelumnya, maka sekarang Anda sudah bisa mengecek apakah website Anda mempunyai persoalan tentang URL kanonik alias tidak. Jika rupanya ada masalah, maka perihal tersebut sebaiknya segera diperbaiki.

Secara umum, ada dua langkah utama dalam memperbaiki masalah ini. Pertama, dengan menerapkan 301 redirect. Kedua, dengan menambahkan tag kanonik di laman website Anda, lampau ada beragam langkah selanjutya nan juga perlu diperhatikan agar hasilnya maksimal.

Untuk lebih lengkapnya, di bawah ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang langkah memperbaiki URL kanonik, sesuaikan dengan persoalan pada website Anda.

  • Menerapkan 301 Redirects untuk Seluruh Halaman Duplikasi

Cara pertama nan bisa dilakukan ialah menerapkan 301 Redirect alias pengalihan 301 untuk setiap laman nan terdeteksi duplikasi. Cara ini dapat diterapkan untuk masalah kanonik pada situs WWW alias non WWW dan HTTP alias HTTPS.

Sebenarnya, ada beragam langkah nan bisa dilakukan ketika bakal menerapkan pengalihan 301 ini. Namun, jika mau langkah paling mudah, sederhana, dan minim risiko, maka sebaiknya Anda mempersiapkan pengalihan melalui hosting dari website Anda.

Anda dapat menelusuri apakah hosting nan Anda pakai untuk website tersebut telah menyediakan laman support dan menjelaskan langkah pengalihan ini. Selain itu, untuk mendapatkan info nan lebih komplit dan valid, maka Anda sebaiknya menghubungi penyedia hosting untuk mendapatkan bantuan.

Jika sudah diubah alias dialihkan, maka mungkin saja Anda bakal memandang beragam perubahan tentang ranking Google serta lampau lintas visitor website Anda.

Namun tenang saja, ini merupakan perihal nan wajar terjadi dan dapat pulih dengan sendirinya dalam beberapa waktu. Sampai website betul-betul pulih, Anda bisa melakukan pengecekan secara berkala.

  • Menambahkan Tag Kanonik ke Seluruh Halaman pada Website

Cara kedua ialah dengan menambahkan tag kanonik ke semua laman nan ada di website Anda. Caranya cukup mudah, ialah hanya perlu menambahkan tag rel=canonical untuk setiap laman pada website Anda.

Meski caranya mudah, namun mungkin saja bakal memerlukan banyak waktu jika kudu menambahkannya untuk setiap halaman. Maka dari itu, ada baiknya Anda hubungi sistem pengelola website Anda untuk meminta info apakah ada langkah praktis untuk melakukan perihal ini untuk seluruh laman website.

  • Terkait Tag Kanonik, Perhatikan Ini jika Memiliki Situs Versi Seluler

Jika website mempunyai dua jenis alamat, ialah jenis desktop dan seluler, maka Anda perlu memilih alamat nan bakal menjadi kanonik. Biasanya, pemilik website bakal mengutamakan alamat untuk desktop, agar lebih mudah dan familiar bagi pengunjung.

Langkah krusial nan perlu dilakukan ialah pastikan alamat desktop tersebut telah mempunyai tag kanonk mandiri. Lalu, tambahkan tag kanonik di setiap laman seluler dan arahkan ke URL desktop pada website Anda.

  • Jika Website Lain Mempublikasikan Konten Anda, Pastikan Memakai Tag Kanonik

Masih mengenai tag kanonik, langkah krusial lainnya nan perlu Anda lakukan ialah memastikan bahwa tag kanonik juga dipakai pada website lain nan mempublikasikan konten Anda.

Maka dari itu, website tersebut juga perlu memakai tag=canonical, lampau diarahkan kembali kepada URL website Anda. jika tidak demikian, maka Google dapat mengalami kesulitan untuk memandang mana sumber original dari konten tersebut. Bisa jadi, ranking dari website Anda justru kalah dibanding website sekunder.

Itulah beragam penjelasan tentang URL Kanonis nan sangat krusial untuk diperhatikan jika mau menerapkan SEO dengan optimal. Di atas, telah dibahas tentang pengertian, langkah mengetahui, serta langkah untuk memperbaiki jika terdapat masalah tersebut pada website Anda.

Jadi bagaimana, langkah di atas cukup mudah untuk diterapkan bukan? Jika Anda mengikuti langkah-langkah di atas, maka website bakal lebih terkontrol dengan baik, terlebih untuk masalah mengenai SEO.

Sebenarnya, ketika bakal menerapkan SEO dengan maksimal, memang ada beragam aspek nan perlu diperhatikan, termasuk canonical URL. Maka dari itu, layanan SEO dari Dreambox dapat menjadi solusi tepat untuk membantu perkembangan website Anda, silakan hubungi kontak untuk info selengkapnya!

Selengkapnya
Sumber Dreambox
Dreambox