Jakarta -
Ukuran kondom yang pas dapat memaksimalkan perlindungan selama berasosiasi intim. Ketahui yuk, langkah menentukan ukuran kondom yang tepat untuk berasosiasi intim.
Di pasaran, kondom tersedia dalam beragam ukuran dan dideskripsikan dengan istilah standar dan reguler yang mungkin mempunyai makna sama. Namun, meski kondom dilengkapi dengan tabel ukuran, mungkin terdapat perbedaan pada makna besar pada satu merek dan ukuran besar juga pada merek lainnya.
Biasanya, kondom diukur dalam milimeter dan berasas lebar diameter kondom pada ujung terbukanya. Untuk itu, jika memilih ukuran yang tepat berasas pengukuran penis yang akurat, ukuran kondom kudu pas dan nyaman untuk memaksimalkan kenikmatan dan mengurangi akibat kehamilan serta jangkitan menular seksual seperti HIV.
Cara memilih ukuran kondom yang pas
Kondom merupakan salah satu corak perlindungan penghalang yang digunakan untuk melindungi dari kehamilan dan IMS. Kondom eksternal adalah kondom yang menutupi penis dan perlu disesuaikan ukurannya. Sementara, kondom internal adalah kondom yang dimasukkan dalam memek alias rektum dan tidak perlu diubah ukurannya.
Bagi yang menggunakan kondom eksternal, pastikan memilih ukuran kondom yang pas agar dapat membantu mengatasi dua masalah utama ialah kondom selip ataupun kondom robek. Karenanya, memilih ukuran kondom yang pas sangat krusial untuk memastikan kenyamanan, efektivitas, dan keamanan.
Untuk mengukur dan memilih ukuran kondom yang pas, kenali terlebih dulu beragam istilah yang berbeda seperti berikut:
1. Small (close fit, snug, slender, slim)
2. Regular (medium, standard, typical, classic, alias average)
3. Large (large format alias magnum)
4. Extra large (XL. maxi, maximum, jumbo, alias grand)
5. Extra extra large (XXL alias 3X)
Nah, ukuran kondom yang tercantum oleh produsen mungkin merujuk alias tidak merujuk panjangnya. Karena itu, panjang kondom condong kurang krusial dibandingkan lebar kondom. Terkecuali, penis pasangan sangat panjang maka sebagian besar kondom standar bakal memberikan cakupan yang cukup, hingga mencapai sekitar 20 cm (panjang penis ereksi rata-rata antara 12.5 dan 15 cm).
Jika pasangan mempunyai penis yang sangat panjang, tersedia merek-merek tertentu seperti Calibre 3X. Penggunaan kondom yang pas pada pasangan memang perlu disesuaikan karena jika terlalu pendek, ada kemungkinan air mani bakal keluar setelah ejakulasi seperti dikutip dari laman Very Well Family.
Mengenal ukuran kondom
Sebenarnya, tidak ada standar industri untuk pelabelan ukuran kondom. Meskipun demikian, sebagian besar produsen di Amerika Serikat mendeskripsikan ukuran kondom sebagai berikut:
1. Small: 49-52 mm 190-195 mm
2. Reguler: 52-56 mm 190-195 mm
3. Large: 56-60 mm 190-200 mm
4. Extra large 60-64 mm 200-205 mm
5. XXL: 64-68 mm 205-230 mm
Jika tidak percaya dengan ukuran kondom yang bakal dipilih, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan master alias penyedia jasa kesehatan. Atau, berhati-hati sebelum membeli dan bisa juga dengan pengganti membeli dua ukuran berbeda untuk dicoba.
Selain itu, guna menemukan ukuran kondom yang pas, perhatikan dan ukur penis dengan betul menggunakan pita pengukur. Pengukuran sebaiknya dilakukan saat penis ereksi penuh lantaran melibatkan pengukuran panjang dan lingkarnya. Lingkar tersebut nantinya digunakan untuk menghitung lebar diameter.
Untuk melakukan pengukuran, tempelkan pita pengukur pada tulang kemaluan di sisi atas penis. Ukur dari pangkal hingga ujung penis. Kemudian, lingkarkan pita pengukur dengan pas di sekitar bagian penis yang paling tebal tepat di bawah kepala. Untuk menghitung lebar, bagi lingkar penis dengan 3.14.
Misalnya, jika lingkar penis sebesar 5 inci, maka lebar penis adalah 1,59 inci (5 inci : 3,14 = 1,59 inci).
Jika di rumah tidak ada pita pengukur, lilitkan seutas tali di penis dan menempelkannya pada penggaris untuk mengukur lingkar penis.
Bagaimana jika ukuran kondom tidak pas?
Menemukan kondom yang pas, aman, dan nyaman sangatlah penting. Dengan memenuhi kriteria kondom yang baik tentunya dapat meningkatkan kenikmatan dan memberikan perlindungan terbaik.
Untuk menentukan kondom mana yang terbaik untuk pasangan. Mulailah dengan mengukur panjang dan lingkar penis guna menentukan kondom dengan ukuran yang pas.
Penting diketahui bahwa kondom yang sempurna perlu dipilih guna meminimalisasi akibat yang mungkin timbul seperti berikut:
1. Kondom melorot
Memilih kondom yang terlalu besar dan lenggang dapat meningkatkan kemungkinan kondom melorot saat berasosiasi seks. Hal ini juga dapat meninggalkan celah yang memungkinkan air mani merembes keluar dari bagian atas.
2. Kondom mudah robek
Memilih kondom yang terlalu mini dan ketat tidak hanya meningkatkan kemungkinan kondom melorot tetapi juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan bagi penggunanya.
Pertimbangan lainnya saat membeli kondom
Meskipun ukuran kondom jadi aspek krusial dalam kenyamanan dan efektivitas, ada faktor-faktor lainnya yang juga krusial dipertimbangkan sebelum membeli kondom. Termasuk di antaranya sensitivitas dan apakah kondom digunakan untuk mencegah kehamilan, IMS, alias keduanya.
Kemudian, salah satu aspek utama yang perlu dipertimbangkan adalah apakah kondom mempunyai ujung reservoir. Ujung ini seperti puting yang menampung air mani saat ejakulasi. Sebagian besar kondom komersial yang dijual di Amerika Serikat mempunyai reservoir dan, demi keamanan, sebaiknya hindari kondom yang tidak mempunyai reservoir.
Selain itu, aspek lainnya yang perlu dipertimbangkan adalah bahan kreator kondom. Di pasaran, ada kondom yang terbuat dari lateks, kulit domba, poliuretana (terbuat dari sejenis plastik), poliisoprena (terbuat dari bahan berbasis minyak bumi dengan struktur kimia yang mirip dengan lateks), dan lainnya.
Dan, aspek lain yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kondom yang tepat adalah tekstur kondom, aroma alias rasa, pelumasan kondom, dan lainnya. Ingatlah pula bahwa memilih kondom mungkin memerlukan proses coba-coba untuk menemukan kondom yang kondusif dan menyenangkan bagi Bunda dan pasangan. Nikmati prosesnya dan cobalah beragam merek saat berasosiasi intim dan persempit pilihan hingga menemukan yang paling cocok untuk Bunda serta pasangan.
Semoga informasinya membantu, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·