cara mengolah pare | foto ilustrasi: Gemini AI
Pare dikenal punya cita rasa khas yang berbeda dari sayuran lainnya. Meski begitu, rasa pahit sering membuat banyak orang ragu saat ingin mengolahnya, apalagi bila kepahitan menutupi bumbu dan membuat masakan terasa getir.
Sebenarnya kepahitan pare dapat dikurangi tanpa harus dihilangkan sepenuhnya. Kuncinya ada pada persiapan sebelum memasak dan pilihan bahan pelengkap agar rasa gurih lebih menonjol, sementara karakter unik pare tetap terasa.
Kenapa Pare Terasa Pahit?
Rasa pahit pada pare berasal dari senyawa alami bernama momordisin. Karena sebagian momordisin larut dalam air, kepahitan pare dapat dikurangi dengan beberapa teknik sederhana seperti diremas bersama garam, direndam, atau direbus sebentar.
Perlu ditekankan bahwa tujuan mengolah bukan menghilangkan pahit sepenuhnya. Sedikit pahit justru memberi karakter dan membantu keseimbangan rasa pada masakan.
Metode Mengurangi Rasa Pahit Pare
| Remas garam | Taburi pare dengan garam, remas hingga layu lampau bilas. | Tinggi | Pahit berkurang, tekstur sedikit lebih lembut. |
| Rendam air kapur sirih | Rendam 15–20 menit lampau bilas hingga bersih. | Sedang | Pare tetap renyah dan hijau. |
| Blanching | Rebus 1–2 menit lampau pindahkan ke air es. | Tinggi | Warna tetap segar, pahit lebih ringan. |
Trik: cara mengolah pare agar lebih gurih
Untuk mengurangi dominasi pahit, padukan pare dengan bahan-bahan beraroma umami seperti teri, ebi, cumi asin, atau tauco. Komposisi ini membantu menyeimbangkan rasa sehingga tumisan terasa lebih kaya.
Selain itu, tumislah bawang putih hingga benar-benar matang agar keluar rasa manis alami. Menambahkan sedikit gula merah atau kecap manis di akhir memasak juga efektif menambah kedalaman rasa gurih.
Hack mengolah pare agar gurih tanpa rasa pahit berlebihan
Pare tumis akan lebih enak jika dipersiapkan dengan benar. Membersihkan bagian dalam pare dan mengurangi rasa pahit sejak awal memudahkan bumbu meresap. Memasak dengan api besar membantu pare matang cepat tanpa banyak mengeluarkan air.
Bahan
- 2 buah pare ukuran sedang
- 1 sdm garam kasar
- 75 gram teri medan
- 5 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 5 cabe merah alias sesuai selera
- 1 sdt gula merah sisir
- ½ sdt kaldu jamur
- 2 sdm minyak goreng
Langkah
1. Belah pare menjadi dua, buang biji dan kerok bagian putih di dalamnya hingga bersih.
2. Iris tipis pare, taburi garam kasar, lalu remas perlahan sampai layu dan mengeluarkan air. Bilas menggunakan air mengalir.
3. Goreng teri hingga renyah, kemudian sisihkan.
4. Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabe hingga wangi serta matang.
5. Masukkan pare, tumis sigap menggunakan api besar selama beberapa menit.
6. Tambahkan gula merah dan kaldu jamur, aduk hingga rata.
7. Masukkan teri goreng, aduk sejenak lalu angkat dan sajikan.
FAQ
1. Apakah pare kudu dikupas sebelum dimasak?
Tidak perlu mengupas. Cukup belah, buang biji, lalu kerok bagian putih di dalamnya karena bagian tersebut menyumbang rasa pahit yang lebih kuat.
2. Kenapa pare sebaiknya dimasak dengan api besar?
Memasak dengan api besar membantu pare cepat matang tanpa banyak mengeluarkan air sehingga teksturnya tetap renyah.
3. Apakah pare bisa disimpan setelah diremas garam?
Bisa. Simpan dalam wadah tertutup di lemari es dan gunakan dalam waktu sekitar satu hari agar teksturnya tetap baik.
4. Bolehkah menggunakan garam lembut untuk mengurangi rasa pahit?
Boleh, tetapi garam kasar biasanya lebih efektif menarik cairan yang membawa sebagian rasa pahit.
5. Selain ditumis, pare cocok dimasak apa?
Pare juga cocok dijadikan isian siomay, campuran telur dadar, sayur kuah, hingga dikukus lalu diberi sambal atau saus tiram.