Cara Meningkatkan Iman Di Tengah Godaan Duniawi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

KINCAIMEDIA, JAKARTA -- Godaan duniawi merupakan tantangan bagi ketaatan yang sering menghampiri manusia dalam kehidupannya sehari-hari. Di antara bujukan tersebut adalah ketamakan, keserakahan, kemauan bakal kekuasaan, bujukan nafsu, dan bujukan kemewahan material. 

Ketika manusia terjerumus dalam godaan-godaan ini, ketaatan mereka bisa terkikis dan terancam. Oleh lantaran itu, setiap umat Muslim kudu berupaya untuk bisa meningkatkan keimanannya agar terus berada di jalan Allah subhanahu wa ta’ala. 

Berikut tips meningkatkan keagamaan di tengah bujukan duniawi. 

Pertama, memperbanyak berdzikir kepada Allah

Memperbanyak berdzikir adalah salah satu langkah nan sangat efektif untuk meningkatkan keagamaan seseorang. Saat seseorang mengucapkan nama-nama Allah alias memuji-Nya, mereka memperkuat ikatan spiritual mereka dengan Sang Pencipta.

Allah berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 152, nan berbunyi:

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Karena itu, ingatlah Anda kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah Anda mengingkari (nikmat)-Ku. (QS. Al-Baqarah: 152). 

Kedua, menunaikan sholat sunnah tahajud

Sholat tahajud adalah ibadah sunnah nan dilakukan di malam hari setelah tidur sejenak. Melalui sholat tahajud, seseorang dapat meningkatkan imannya dalam beberapa langkah nan signifikan.

Sholat tahajud juga mempunyai potensi besar untuk meningkatkan ketaatan seseorang lantaran memperkuat hubungan dengan Allah, memperkuat kedisiplinan spiritual, membersihkan hati dan pikiran, serta memperkuat rasa syukur dan kesadaran bakal nikmat Allah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

عَقِدَ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ

Setan membikin tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan bakal mengatakan, “Malam tetap panjang, tidurlah!” Jika dia bangun lampau berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia bakal antusias dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas. (HR. Bukhari no. 1142 dan Muslim no. 776).

Ketiga, memperbanyak membaca dan memahami Alquran

Membaca Alquran adalah salah satu langkah paling efektif untuk memperdalam keagamaan seseorang kepada Allah SWT dan memperkuat hubungan spiritual mereka.

Di sisi lain membaca Alquran juga memberikan kesempatan untuk merenungkan kebesaran Allah dan memperdalam hubungan spiritual seseorang dengan Allah. Karena, setiap kali seseorang membaca ayat-ayat Alquran, mereka merasakan kehadiran Allah nan mendamaikan dan menguatkan hati mereka.

Sebagaimana Allah berfirman pada ayat berikut:

اِنَّ هٰذَا الْقُرْاٰنَ يَهْدِيْ لِلَّتِيْ هِيَ اَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ يَعْمَلُوْنَ الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمْ اَجْرًا كَبِيْرًاۙ

Sungguh, Alquran ini memberi petunjuk ke (jalan) nan paling lurus dan memberi berita ceria kepada orang mukmin nan mengerjakan kebajikan, bahwa mereka bakal mendapat pahala nan besar. (QS. Al-Isra: 9). 

Keempat, mencari ilmu

مَنْ خَرَجَ فِى طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَفِى سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ

Barangsiapa nan keluar untuk mencari ilmu, maka dia berada di jalan Allah hingga dia pulang. (HR Tirmidzi).

Kewajiban mencari ilmu merupakan aspek krusial dalam kepercayaan dan kehidupan sehari-hari. Namun, lebih dari sekadar pencapaian intelektual, mencari ilmu mempunyai akibat nan dalam terhadap keagamaan seseorang.

Mencari pengetahuan membuka pintu ke arah pemahaman nan lebih mendalam tentang agama. Alquran sendiri mendorong umatnya untuk memperoleh pengetahuan nan luas dan mempertajam intelektualitas mereka. 

Selengkapnya
Sumber Intisari Islam
Intisari Islam