Ciri Khas Orang Bodoh

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Orang-orang tentu sepakat tidak mau menjadi tolol dan berperilaku bodoh. Namun, faktanya sebagian orang senantiasa dalam kebodohan. Tidak tahu jika dia bodoh, apalagi enggan mengangkat (menghilangkan) kebodohannya. Sehingga, orang-orang seperti ini kerap kali memicu fitnah, bertambahnya kekacauan, dan menjadi ujian bagi mahir pengetahuan dari era ke zaman.

Oleh karenanya, kita perlu mengenal ciri-ciri mereka agar kita lebih waspada dan berhati-hati di dalam berinteraksi dengan mereka dan bisa menghindari dan meminimalisasi tuduhan dari mereka.

Abu Darda’ radhiyallahu anhu berkata,

علامة الجاهل ثلاثٌ: العجب، وكثرة المنطق فيما لا يعنيه، وأن ينهى عن شيء ويأتيه

“Tanda orang tolol itu ada 3 (tiga), ialah bangga diri, banyak bicara dalam perihal nan tidak bermanfaat, melarang orang lain dari suatu perbuatan, namun dia sendiri melakukannya.” [1]

Umar Abdul Aziz rahimahullah berkata,

ما عدمت من الأحمق فلن تعدم خَلتين، سرعة الجواب وكثرة الالتفات

“Aku selalu menjumpai orang nan tolol tidak lepas dari dua tabiat: sigap menjawab dan banyak menoleh.” [2]

Abu Hatim Al-Hayyan Al-Hafidzh berkata,

علامة الحمق سرعة الجواب وترك التثبت والإفراط في الضحك، وكثرة الالتفات والوقيعة في الأخيار، والاختلاط بالأشرار

“Tanda orang tolol adalah sigap menjawab, tidak meneliti jawabannya terlebih dulu alias mencari bukti nan tepat, banyak tertawa, banyak menoleh, mencela ulama, suka berbaur dengan orang-orang jelek.” [3]

Dari tiga nukilan di atas, maka kita bisa rangkum sebagai berikut:

Banyak bicara dalam perihal nan tidak bermanfaat

Ini di antara karakter unik nan paling nampak dari orang bodoh. Dia suka dan banyak berbincang segala perihal tanpa peduli faedah alias tidaknya dan apakah menimbulkan kebaikan alias keburukan karenanya. Oleh karenanya, muncul peribahasa, “Tong kosong, nyaring bunyinya.”, ialah orang nan tolol biasanya banyak bualnya (bicaranya).

Cepat menjawab

Sebab kepandirannya dan kebodohannya, terhadap segala hal, dia mau segera komentari dan tanggapi. Begitu pula nan sering terjadi di sosial media, segala buletin dan kejadian dia segera komentari tanpa mengecek terlebih dulu kebenaran berita.

Bangga diri

Betapa sering dijumpai orang tolol justru merasa dirinya pandai dan tahu segala hal. Sehingga, acapkali dia merasa bangga diri dan sombong terhadap orang lain, apalagi terhadap mahir pengetahuan nan sudah jelas-jelas pandai dan jauh berilmu darinya.

Banyak tertawa

Dengan banyak tertawa, maka kegoblokan bakal bertambah. Dan andaikan orang pandai banyak tertawa, maka kepandaiannya bakal berkurang. Disebutkan bahwa andaikan seseorang itu tertawa, maka dia telah memuntahkan ilmunya.

Banyak menoleh

Banyak menoleh adalah sifat orang nan bingung alias takut. Sehingga sikap ini tidaklah baik, apalagi merupakan perkara nan tercela.

Suka berbaur dengan orang-orang jelek

Seseorang bakal berbareng dan duduk-duduk dengan orang-orang nan semisalnya, nan mencocokinya, dan sejalan dengannya. Sehingga, tidak heran jika orang tolol suka berbaur dengan orang-orang nan jelek. Di samping dia tidak pandai memilih dan memilah teman, kebaikan alias keburukan, dan juga lantaran kegoblokan acap kali mengantarkan mereka kepada kejelekan. Maka, jadilah kegoblokan dan kejelekan ini seperti kakak adik nan beriringan bersama.

Semoga bermanfaat.

Baca juga: Menuntut Ilmu untuk Menghilangkan Kebodohan

***

Penulis: Junaidi, S.H., M.H.

Artikel: Muslim.or.id

Catatan kaki:

[1] ‘Uyunu Al-Akhbar, oleh Ibnu Qutaibah, 2: 39.

[2] Akhbarul Hamqa’ wal Mughaffalin, oleh Ibnul Jauzi, hal. 34-35.

[3] Ibid.

Selengkapnya
Sumber Akidah dan Sunnah
Akidah dan Sunnah