
cara panaskan ayam goreng | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Ayam krispi sisa sering kali jadi kurang menarik saat dipanaskan ulang. Bagian luar yang tadinya renyah berubah jadi lembek, sementara bagian dalam justru kering. Banyak orang akhirnya memilih menggoreng ulang, padahal langkah ini justru bisa membikin ayam semakin berminyak dan teksturnya tidak sebaik sebelumnya.
Dikutip BrilioFood dari akun IG @kreatifams, rupanya ada trik sederhana yang bisa Anda coba di rumah tanpa perlu repot menggoreng ulang. Hanya dengan tambahan es batu, ayam krispi bisa kembali hangat dengan tekstur luar yang tetap kriuk dan bagian dalam yang tetap juicy. Cara ini juga lebih praktis dan tidak membikin dapur berantakan.
Metode ini bekerja dengan memanfaatkan uap dari es batu yang mencair. Uap panas membantu menjaga kelembapan daging ayam, sementara panas dari wajan tetap mempertahankan kerenyahan lapisan luarnya. Hasilnya, ayam terasa seperti baru dimasak!
Cara Memanaskan Ayam Krispi dengan Es Batu
1. Siapkan wajan dan panaskan dengan api mini hingga sedang.
2. Letakkan ayam krispi di atas wajan tanpa minyak.
3. Tambahkan 1–2 pangkas es batu di sisi wajan (jangan langsung di atas ayam).

foto: Instagram/@kreatifams
4. Segera tutup wajan menggunakan penutup panci.

foto: Instagram/@kreatifams
5. Biarkan es batu mencair dan menghasilkan uap panas di dalam wajan.
6. Panaskan selama beberapa menit hingga ayam hangat merata.
7. Angkat ayam—hasilnya tetap renyah di luar dan juicy di dalam.
Tips Maksimalkan Tekstur Ayam Krispi
Untuk mendapatkan hasil yang lebih sempurna saat menggunakan metode uap es batu, Anda bisa menerapkan beberapa tips tambahan berikut:
- Gunakan Wajan Anti Lengket: Penggunaan wajan anti lengket membantu panas merata ke seluruh permukaan kulit ayam tanpa akibat kulit menempel alias robek saat dibalik.
- Pastikan Penutup Wajan Rapat: Efektivitas metode ini berjuntai pada uap yang terperangkap; pastikan penutup wajan tidak mempunyai celah agar panas dan kelembapan es batu bekerja maksimal melunakkan daging tanpa membasahi kulit.
- Jangan Tumpuk Ayam: Tata ayam dalam satu lapisan dan berikan jarak antar potongan agar uap panas dapat bergerak dengan baik ke seluruh bagian.
- Lap Sisa Air: Jika setelah diangkat tetap ada sedikit kelembapan di permukaan kulit, diamkan ayam di atas rak kawat (cooling rack) selama 1 menit agar udara mengalir dan mengeringkan sisa uap pada lapisan tepung.
FAQ
1. Mengapa es batu tidak boleh diletakkan langsung di atas ayam?
Jika es batu diletakkan langsung di atas ayam, air hasil pencairan bakal terserap oleh tepung, yang justru membikin lapisan luar ayam menjadi basah, lembek, dan hancur. Meletakkannya di sisi wajan bermaksud agar hanya uap panasnya saja yang menghangatkan daging.
2. Berapa lama waktu ideal untuk memanaskan ayam dengan langkah ini?
Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 3 hingga 5 menit dengan api kecil. Durasi ini cukup untuk mencairkan es batu menjadi uap dan memastikan panas meresap hingga ke tulang ayam.
3. Apakah metode ini bisa digunakan untuk ayam yang baru keluar dari kulkas?
Bisa, namun disarankan untuk mendiamkan ayam di suhu ruang selama 10–15 menit terlebih dahulu. Jika ayam terlalu dingin (beku), es batu mungkin bakal lenyap mencair sebelum bagian dalam ayam betul-betul hangat.
4. Apakah es batu bakal merusak wajan yang panas?
Selama Anda menggunakan api mini ke sedang dan es batu diletakkan perlahan, akibat kerusakan wajan (seperti thermal shock) sangat minim. Namun, pastikan wajan tidak dalam kondisi sangat panas membara sebelum es batu dimasukkan.
5. Bagaimana jika saya mau memanaskan ayam dalam jumlah banyak?
Gunakan wajan yang lebih lebar agar ayam tidak saling menumpuk. Kamu bisa menambah jumlah es batu menjadi 3–4 pangkas yang disebar di beberapa perspektif wajan agar pengedaran uap panas merata ke seluruh potongan ayam.
Penulis: Anggita Cahya Rosdiana
Bio: Alumni Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang yang mempunyai pengalaman dalam penulisan tulisan ilmiah yang telah dipublikasikan, serta aktif menulis tulisan blog pribadi. Beberapa tulisan mengangkat topik kopi, seperti robusta dan arabika, sebagai bagian dari eksplorasi minat. Saat ini, tertarik mengembangkan penulisan pada topik kuliner dan lifestyle, serta mempunyai kesukaan pada bagian komunikasi digital.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·