Dari Tren Historis, Analis Ini Ramal Target Puncak Harga Bitcoin

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Dalam sebuah cuitan terbaru oleh analis mata duit mata uang digital terkenal dengan nama samaran Mags di platform X, ekspektasi terhadap All-Time High (ATH) baru Bitcoin semakin meningkat. Dalam perihal ini, dia menggunakan info historis pergerakan nilai BTC, untuk memberikan gambaran menarik tentang kemungkinan rekor terbaru harga.

“Bitcoin ATH bakal segera tercapai. Apa Anda penasaran apa nan terjadi pada siklus sebelumnya ketika Bitcoin menguji titik tertinggi sepanjang masa (ATH)?,” ungkap Mags.

Dari hasil kajian Mags, saat ini Bitcoin mengalami lonjakan nilai besar nan persis pada tahun 2017, dimana nilai Bitcoin sempat turun sekitar 33 persen setelah mencapai ATH pertama kali. Namun, penurunan ini rupanya menjadi nan terakhir sebelum nilai Bitcoin melonjak kembali di atas ATH dalam waktu 50 hari.

“Kemudian pada tahun 2020, BTC mengalami kemunduran 16 perseb setelah pengetesan pertama ATH. Ini adalah penurunan terakhir lantaran nilai menembus di atas ATH dalam 20 hari berikutnya,” ujarnya.

Saat ini, setelah mencoba mencapai ATH baru, Bitcoin mengalami penurunan sekitar 14 persen. Mags menyampaikan bahwa jika pola masa lampau terulang, penurunan ini bisa menjadi nan terakhir sebelum nilai Bitcoin kembali naik di atas ATH dalam beberapa hari mendatang.

“Jika sejarah terulang, ini adalah penurunan terakhir dan nilai bakal menembus di atas ATH-nya dalam beberapa hari ke depan,” kata Mags.

Pun demikian, Mags juga menyarankan para penanammodal untuk tidak ‘panic-selling’ saat nilai Bitcoin turun. Ia menekankan bahwa penurunan nilai selama pasar bullish adalah kesempatan untuk membeli.

“Penurunan nan terjadi saat pasar bullish adalah momen untuk membeli, jangan sampai terburu-buru menjual,” paparnya.

#Bitcoin New ATH Soon 👀

Ever wondered what happened in the previous cycle when Bitcoin tested its All time high (ATH) ?

In 2017, BTC took a -33% pullback after the first test of the ATH. This was the last dip as price broke out above the ATH in the next 50 days

In 2020, BTC… pic.twitter.com/F3w5OdFtUO

— Mags (@thescalpingpro) March 6, 2024

Sementara itu, analis lain dengan nama panggung Doctor Profit juga turut membagikan proyeksinya tentang nilai Bitcoin dalam beberapa tahun ke depan. Dari apa nan dia analisa, dirinya memandang Bitcoin bakal mencapai di atas US$ 100.000 pada tahun ini.

Sedangkan pada tahun 2025, dia memperkirakan bahwa nilai Bitcoin bakal mencapai kisaran US$ 170.000 hingga US$ 220.000 dengan mudah. Namun, dia juga menyatakan bahwa setelah itu, pasar bakal masuk ke dalam periode penurunan (bear market), di mana nilai Bitcoin bakal turun hingga sekitar US$ 40.000.

“Kita bakal memandang BTC di atas 100 ribu tahun ini. Puncak nilai bakal terbentuk pada pertengahan tahun 2025, perkiraan US$ 170.000 – US$ 220.000 dengan mudah. Kemudian, pasar bear bakal dimulai pada pertengahan tahun 2025, turun hingga US$ 40.000,” pungkas Doctor Profit.

We will see BTC above 100k this year

Top in mid 2025 will be 170-220k easily

Bear start in mid 2025, and bottom 40k

— Doctor Profit 🇨🇭 (@DrProfitCrypto) March 6, 2024

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis