Jakarta -
Tak dapat dipungkiri, banyak artis Korea menjalani pola makan ketat demi memperoleh corak tubuh proporsional dan penampilan terbaik. Langkah serupa juga ditempuh Park Min Young yang sedang menjadi sorotan usai mengungkap tengah menjalani diet ekstrem.
Park Min Young menjelaskan bahwa program ketat itu dipersiapkan unik untuk mendalami karakter perannya dalam sebuah drama terbaru.
Dedikasi tersebut memicu kekaguman dari para penggemar. Namun, tak sedikit pula yang cemas terhadap potensi akibat kesehatan yang mungkin timbul, Bunda.
Park Min Young hanya minum 3 liter air sehari
Pada konvensi pers baru-baru ini untuk drama tvN, Siren, Park Min Young mengatakan apalagi nyaris tidak makan.
“Karakter saya nyaris tidak makan. Selama syuting, saya berpuasa sembari minum sekitar tiga liter air sehari,” ujar Park Min Young, dikutip dari laman Korea Times, Kamis (5/3/2026).
Park Min Young dikabarkan berkedudukan sebagai Han Seol Ah, seorang wanita yang menjadi pusat skandal penipuan asuransi.
Sang aktris mengatakan berupaya menjaga tubuhnya sekurus mungkin untuk memerankan karakter yang terdorong hingga ke titik ekstrem psikologis.
“Saya cemas apalagi sedikit penambahan berat badan bakal mengurangi keputusasaan karakter tersebut,” ungkap Park Min Young, menekankan bahwa pengelolaan bentuk adalah bagian dari aktingnya.
Sebelumnya, wanita 40 tahun ini mengatakan telah menurunkan berat badannya hingga 37 kilogram untuk perannya sebagai pasien kanker di movie Marry My Husband, dan hanya mengonsumsi minuman ion selama syuting.
Meskipun tidak mengungkap berat badannya saat ini, para pengamat mengatakan dia tampaknya kembali memaksakan tubuhnya hingga pemisah maksimal untuk peran tersebut, Bunda.
Teaser resmi untuk Siren menunjukkan penampilannya yang jauh lebih kurus, yang memicu beragam reaksi di media sosial, ada yang memberikan pujian terhadap profesionalismenya dan ada juga yang menyatakan kekhawatiran tentang kesehatan sang aktris.
Ini yang terjadi pada tubuh ketika puasa hanya minum 3 liter air sehari
Puasa hanya dengan minum air sebanyak tiga liter sehari tentu dapat memengaruhi kesehatan. Berikut beberapa kemungkinan yang bakal terjadi pada tubuh ketika Bunda menjalani diet ekstrem ini:
1. Penurunan berat badan lebih cepat
Pembatasan asupan kalori yang ketat menyebabkan penurunan berat badan yang cepat. Pada fase awal, tubuh pertama-tama bakal menggunakan glikogen yang tersimpan, yang terikat dengan air.
Saat glikogen digunakan, air yang mengenai juga bakal hilang, menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan sebesar 1 hingga 3 kilogram dalam waktu singkat.
Jika puasa bersambung selama beberapa hari, tubuh mulai menggunakan persediaan lemak. Namun, asupan protein yang tidak mencukupi selama proses ini juga dapat menyebabkan kehilangan massa otot.
Pengurangan lemak dan kerusakan otot dapat terjadi secara bersamaan, artinya seseorang mungkin tampak lebih langsing meskipun mengalami penurunan tingkat metabolisme basal.
2. Mengganggu keseimbangan elektrolit
Air sangat krusial untuk keseimbangan tubuh, tetapi asupan cairan berlebihan tanpa makanan dapat menurunkan konsentrasi natrium dalam tubuh.
Kebutuhan cairan harian rata-rata untuk orang dewasa bervariasi tergantung kondisi dan aktivitas, tetapi umumnya sekitar 1,5 hingga 2 liter.
Mengonsumsi 3 liter dalam jangka pendek tidak selalu berbahaya, tetapi dapat menjadi beban jika asupan nutrisi tidak mencukupi.
Jika terjadi hiponatremia, indikasi seperti sakit kepala, pusing, dan lesu dapat muncul. Puasa ekstrem yang berulang dapat mengganggu keseimbangan tubuh dan memerlukan kewaspadaan.
3. Penurunan berat badan jangka pendek meningkatkan akibat batu empedu
Laporan menunjukkan bahwa penurunan berat badan secara tiba-tiba dalam waktu singkat dapat meningkatkan akibat batu empedu.
Kehilangan lebih dari 10 persen berat badan dalam beberapa minggu dapat mengganggu komposisi empedu dan memicu pembentukan batu empedu. Pembatasan kalori yang parah dapat mengurangi kontraksi empedu, menyebabkan tetap empedu yang mengakibatkan sakit perut alias gangguan pencernaan.
Pembatasan kalori yang ekstrem juga mengonsumsi otot berbarengan dengan lemak. Ketika asupan protein tidak mencukupi, massa otot berkurang dan tingkat metabolisme basal menurun, sehingga kemungkinan penambahan berat badan kembali meningkat di kemudian hari.
Siklus penurunan dan penambahan berat badan yang sigap secara berulang dapat mengganggu komposisi tubuh dan menimbulkan beban kesehatan jangka panjang.
Nah, itulah penjelasan mengenai diet ekstrem Park Min Young yang hanya minum 3 liter air sehari. Semoga berfaedah dan hati-hati, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·