Doa Angin Kencang Dari Imam An-nawawi

Oct 28, 2025 02:05 PM - 5 bulan yang lalu 169031
Doa Angin Kencang dari Imam An-NawawiDoa Angin Kencang dari Imam An-Nawawi

Kincai Media – Angin adalah salah satu buatan Allah yang mempunyai dua wajah. Pada sisi, bisa menjadi rahmat, namun sisi lain pula, bisa menjadi malapetaka. Dalam kehidupan sehari-hari, kita kerap merasakan tiupan angin yang lembut membawa kesejukan, tetapi tak jarang pula menghadapi angin kencang yang menakutkan. Nah dalam Islam, ketika ada angin kencang dianjurkan membaca angan angin kencang.

Salah satu angan yang bisa dibaca saat terjadi angin kencang adalah angan dari Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar An-Nawawiyah. Berikut doanya;

اللَّهُمَّ إِني أسألُكَ خَيْرَها وَخَيْرَ ما فِيها، وَخَيْرَ ما أُرْسِلَتْ بِهِ، وأعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّها وَشَرّ ما فِيهَا وَشَرّ ما أُرسِلَتْ بِهِ

Allāhumma innī as’aluka khairahā, wa khaira mā fīhā, wa khaira mā ursilat bih, wa a‘ūdzu bika min syarrihā, wa syarri mā fīhā, wa syarri mā ursilat bih.

Artinya; Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, dan kebaikan tujuan yang dengannya dia dihembuskan. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan apa yang ada di dalamnya, dan kejahatan tujuan yang dengannya dia dihembuskan.

Doa ini sebagaimana dijelaskan dalam sabda yang termaktub dalam Sunan Abu Dawud dan Ibnu Majah. Rasulullah dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:

وروينا في ” سنن أبي داود، وابن ماجه، بإسناد حسن، عن أبي هريرة رضي الله عنه، قال: سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: ” الرِّيحُ مِنْ رَوْحِ اللِّهِ تَعالى، تأتي بالرحمة، وَتأتِي بالعَذَابِ، فإذا رأيْتُمُوها فَلا تَسُبُّوها، وَسَلُوا اللَّهَ خَيْرَها، وَاسْتَعِيذُوا باللَّهِ مِنْ شَرّها

Artinya; Diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud dan Ibnu Majah dengan sanad yang hasan, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Aku mendengar Rasulullah bersabda: Angin adalah bagian dari rahmat Allah Ta‘ala. Ia datang membawa rahmat, dan juga dapat datang membawa azab. Maka andaikan kalian memandang angin bertiup, janganlah mencacinya, tetapi mintalah kepada Allah kebaikannya, dan berlindunglah kepada Allah dari keburukannya.”

Lebih jauh, ada juga angan angin kencang, berasal dari Imam At-Tirmidzi, yang meriwayatkan dari Ubay bin Ka‘b radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah bersabda:

وروينا في كتاب الترمذي وغيره، عن أُبيّ بن كعب رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ” لا تَسُبُّوا الرّيحَ، فإنْ رأيْتُمْ ما تَكْرَهُونَ فَقُولوا: اللَّهُمَّ إنَّا نَسْألُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الرّيحِ، وخَيْرِ ما فِيها، وَخَيْرِ ما أُمِرَتْ بِهِ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّ هَذِهِ الرّيحِ وَشَرّ ما فِيها وَشَرّ ما أُمِرَتْ بِهِ

Artinya; Diriwayatkan dalam Kitab At-Tirmidzi dan lainnya, dari Ubay bin Ka‘b radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah bersabda: “Janganlah kalian mencaci angin. Apabila kalian memandang sesuatu dari angin yang tidak kalian sukai, maka ucapkanlah angan ini:

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْألُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الرّيحِ، وخَيْرِ ما فِيها، وَخَيْرِ ما أُمِرَتْ بِهِ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّ هَذِهِ الرّيحِ وَشَرّ ما فِيها وَشَرّ ما أُمِرَتْ بِهِ

Allāhumma innā nas’aluka min khairi hādhihir-rīḥi, wa khairi mā fīhā, wa khairi mā umirat bih, wa na‘ūdzu bika min sharri hādhihir-rīḥi, wa sharri mā fīhā, wa sharri mā umirat bih

Artinya; Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, dan kebaikan tujuan yang dengannya dia diperintahkan. Dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan apa yang ada di dalamnya, dan kejahatan tujuan yang dengannya dia diperintahkan.’ (HR. Imam Tirmidzi)

Hadits ini mengajarkan etika ketika menghadapi kejadian alam seperti angin kencang. Rasulullah melarang umatnya untuk mencaci angin lantaran dia hanyalah makhluk Allah yang tunduk pada perintah-Nya. Sebaliknya, umat Islam dianjurkan untuk bermohon dan berlindung kepada Allah agar angin tersebut membawa kebaikan, bukan bencana.

Selengkapnya