Doa Nabi Sulaiman

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia– Nabi Sulaiman, putra Nabi Daud, terkenal dengan kebijaksanaan dan kekuasaannya nan luar biasa. Di kembali kejayaannya, terdapat kisah inspiratif tentang doa-doanya nan penuh makna dan keutamaan. Artikel ini bakal mengupas tuntas angan Nabi Sulaiman.

Nabi Sulaiman adalah salah satu nabi nan terkenal dengan kebijaksanaan dan keadilan nan luar biasa. Dalam perjalanan hidupnya, beliau tidak hanya meminta kepada Allah SWT untuk kekayaan alias kekuasaan semata, tetapi juga memohon pengetahuan dan kebijaksanaan.

Permohonan ini menunjukkan kesadaran dan kearifan Nabi Sulaiman bakal pentingnya mempunyai pengetahuan dan kepintaran dalam menjalankan tugas kepemimpinan. Beliau menyadari bahwa hanya dengan pengetahuan dan kebijaksanaan, dia bakal bisa memimpin umatnya dengan setara dan bijaksana.

Dengan anugerahi pengetahuan dan kebijaksanaan oleh Allah SWT, Nabi Sulaiman menjadi pemimpin nan sangat terhormat. Beliau bisa membedakan antara nan kewenangan dan nan batil dengan tepat, serta mengambil keputusan nan setara untuk kepentingan umatnya. Kemampuan ini membawa keberkahan dan kedamaian bagi kerajaannya serta menjadikan umatnya hidup dalam keadilan dan kesejahteraan.

Keinginan Nabi Sulaiman untuk mempunyai pengetahuan dan kebijaksanaan juga memberikan pelajaran berbobot bagi umat manusia. Beliau mengajarkan pentingnya pembelajaran dan pengembangan diri secara terus-menerus. Dalam mencari kebijaksanaan, seseorang kudu bertawakal diri kepada Allah SWT dan memohon petunjuk-Nya.


Nah berikut angan Nabi Sulaiman dalam Q.S al-Naml [27] ayat 19;

رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ

rabbi auzi‘nī an asykura ni‘matakal-latī an‘amta ‘alayya wa ‘alā wālidayya wa an a‘mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn(a).

Artinya; “Ya Tuhanku, anugerahkanlah saya (ilham dan kemampuan) untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu nan telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan untuk tetap mengerjakan amal nan Engkau ridai. (Aku memohon pula) masukkanlah saya dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu nan saleh.”

Dengan merenungkan angan ini, umat Islam seyogianya bakal pentingnya untuk senantiasa merendahkan diri di hadapan Allah SWT, serta memohon kepada-Nya untuk dianugerahi pengetahuan dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan ini.

Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran berbobot dari angan Nabi Sulaiman ini dan menjadikannya sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan kita. [Baca juga: Kisah Cincin Nabi Sulaiman nan Dicuri Setan]

Zainuddin Lubis

Selengkapnya
Sumber Bincang Syariah
Bincang Syariah