Dua Kemungkinan Arah Bitcoin Setelah Penurunan Ke Us$61.000

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kincaimedia – Aset mata uang digital utama, Bitcoin (BTC) telah mengalami penurunan dahsyat setelah sebulan berjuang meraih tingkat nilai nan lebih tinggi. Berdasarkan info dari CoinMarketCap, nilai Bitcoin kembali mengalami penurunan sebesar 3,66 persen, dan saat ini hinggap di nomor US$ 61.450 dalam kurun waktu 24 jam.

Salah satu postingan mengenai prediksi dari salah satu analis di platform X dengan nama panggung Seth sekarang menjadi sorotan. Pada tanggal 16 April lalu, Seth memberikan pandangan netral tentang diagram mingguan. Dalam perihal ini, ada dua pendapat utama nan disebutkan, yakni:

Opsi 1: Bitcoin Bergerak Mendatar Menuju Pertemuan dengan Band Pasar Banteng

Seth pada saat itu memprediksi Bitcoin mungkin bakal bergerak mendatar, nan akhirnya mencapai Band Pasar Banteng dalam kisaran nilai US$ US$ 60.000 hingga US$ 72.000. Ini artinya Bitcoin mungkin bakal tetap stabil dalam waktu dekat sebelum melanjutkan tren naiknya.

Gambar

Opsi 2: Kemungkinan Penurunan Harga dengan Pengujian di Level Lebih Rendah

Pada opsi ini, Seth memperkirakan kemungkinan penurunan nilai Bitcoin, dengan sasaran nilai di nomor US$ 54.000. Meski begitu, menurutnya perihal ini bisa menjadi kesempatan bagi Bitcoin untuk diuji kembali di level nan lebih rendah sebelum kembali ke tren naiknya.

Sementara itu, seorang analis lain dengan nama samaran Cold Blood Shiller turut menyatakan opininya mengenai lesunya nilai BTC. Dari apa nan disampaikan, dia menjelaskan bahwa sekarang Bitcoin berada pada posisi koreksi dan pemulihan, alias tidak ada pemulihan sama sekali. 

Menurutnya, level US$ 60.000 bakal menjadi titik pivot nan telah Ia tandai. Dari diagram nan dia bagikan di postingannya, tampak bahwa pemisah US$ 60.000 adalah pemisah nan jika ditembus, maka pergerakan turun lebih lanjut tak bisa terhindarkan.

“US$ 60.000 kira-kira bakal menjadi titik pivot nan banyak diperhatikan,” ungkap Cold Blood Shiller.

Jika memang pemisah support di US$ 60.000 tertembus, analis tersebut memperkirakan sasaran support berikutnya nan dia tandai adalah US$ 51.000. 

“Bagian bawah gelombang adalah US$ 51.000 nan berjumpa dengan koreksi -30 persen dari atas (US$ 60.000).” pungkas Cold Blood Shiller.

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, minta simak disclaimer di bawah artikel

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di Kincaimedia bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincaimedia tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis
Berita Bitcoin, Kripto dan Bisnis